Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Pada ketinggian sepuluh ribu meter. Kedua kakiku terbuka lebar, bersandar pada dada yang bidang dan keras, membiarkan "area sensitif" yang butuh ditenangkan milikku terekspos tanpa penutup. "Pelatih, aku ... aku lupa melepas mainan itu, rasanya sakit sekali." Jemari yang terbungkus sarung tangan hitam legam mulai meraba masuk. "Aku akan membantumu mengeluarkannya sekarang dan meredakan rasa sakitmu. Kamu mau?"
1.7K viewsCompletedAdded to Library 58 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
Dipaksa Akrab dengan istrinya

Dipaksa Akrab dengan istrinya

Kupikir aku sudah cukup bijak dan berhati luas untuk membiarkan dia menikah lagi. kupikir hidupku akan tenang karena sekarang aku akan punya teman untuk berbagi tugas mengurus suamiku. Ternyata, aku jadi babu, kambing hitam dan korban yang selalu disalahkan. Kukira wanita itu akan sama seperti hatiku, tulus dan ikhlas ternyata dia ular berbisa yang nyaris mencabut nyawa ini.
9.833.6K viewsCompletedAdded to Library 840 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
Istri yang Kau Anggap Bodoh

Istri yang Kau Anggap Bodoh

Mertua julid, ipar sinis kupikir hanya ada di sinetron. Saking takut dicap anak durhaka, suamiku menyerahkan gajinya untuk membiayai keluarganya berfoya-foya, sementara untuk kebutuhan rumah tangga aku harus bant1ng tulang! mereka pikir aku bodoh, menerima perlakukan tak adil ini. "Mulai sekarang, aku akan hitung setiap luka yang kau beri padaku. Akan ada waktunya aku menuntut bal4s!"
107.1K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
Istri Kecil, Tuan Aras!

Istri Kecil, Tuan Aras!

"Uang di kartu debit ini adalah bayaran mu semalam. Sekarang kita impas. Selamat tinggal, Tuan Aras!" Wajah Aras langsung menggelap sempurna. "Teresa!" Teriak Aras marah, menembus udara dan menggemparkan seluruh bangunan. 'Apa dia pikir tubuhnya bisa dijual? Beraninya Teresa menggunakan uang untuk menghinanya!' Kedua tangan Aras mengepal sampai buku-buku jarinya memutih. "Teresa, sebaiknya kau berdoa supaya aku tidak menangkapmu!"
10489 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Di hari ulang tahunku, tunanganku menukarkan poin supermarket untuk membelikanku sepasang sarung tangan cuci piring. Namun, di lelang, dia menawar paling tinggi demi membelikan permata seharga 10 miliar untuk cinta pertamanya. Aku marah, tetapi dia justru menuduhku sebagai perempuan materialistis. "Aku kasih kamu uang buat dipakai, bukannya sudah sewajarnya kamu melayaniku? Ini sebenarnya ujian terakhir yang mau aku kasih sebelum nikah. Kalau kamu lulus, kita nikah. Tapi kamu benaran bikin aku kecewa." Aku mengajukan putus, dan dia langsung berbalik melamar cinta pertamanya. Lima tahun kemudian, kami bertemu kembali di sebuah pulau liburan pribadi. Kevin melihatku mengenakan pakaian kerja sambil memungut sampah di pantai, lalu langsung melontarkan ejekan. "Celine, dulu kamu remehin sarung tangan yang kubelikan, sekarang malah mungut sampah di sini." "Sekarang, sekalipun kamu mohon agar aku nikahi kamu, aku nggak akan melirikmu lagi." Aku tidak menanggapinya. Pelajaran praktik sosial putraku berjudul membersihkan halaman belakang rumah bersama orang tua. Ayahnya memperluas halaman sampai ke tepi pantai, membersihkannya sungguh melelahkan.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
GADIS KESAYANGAN OM ANDI

GADIS KESAYANGAN OM ANDI

Memang salah, jatuh cinta pada Om sendiri?! Usiaku dengan Om Andi memang terpaut lima belas tahun. Tapi ... Soal cinta, hanya aku yang paling paham membuat Om Andi bahagia. Sekarang, kita sudah sama -sama dewasa dan menurutku menjadi kekasih Om Andi itu SAH walaupun ia sudah memiliki istri yang SAH. Fakta baru muncul, setelah aku tahu, kalau ternyata Om Andi itu hanya ...
569 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Kalara Marvela
Dunia Adinda hancur berkeping-keping saat menemukan putri kembarnya terbujur kaku bersimbah darah. Tanpa tangan dan leher yang nyaris putus dengan mengalirkan darah segar yang siapa saja melihatnya bisa mengancam nyawa sama sepertinya. Tanpa tahu siapa pelakunya dan apa alasan ia melakukan perbuatas sadis itu. Apa yang akan dilakukan Adinda demi mengungkap pembunuhan? Baca sekarang dan ikutlah menyelami dunia kegelapan bersama Adinda.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Dia Ibumu Bukan Pembantumu

Feay Hullah
Bagaimana bisa seorang anak tega menyakiti ibunya sendiri? Sedangkan, sembilan bulan lamanya dia mengandungmu dirahimnya. Siang malam bekerja demi membuat hidupmu nyaman, sekarang? Setelah kamu sukses, kamu melupakannya dan menganggapnya sebagai pembantu. Ingatlah! Dia ibumu, bukan pembantumu. Bagaimana ibu menjalani hari-harinya selama ini? Mampukah dia bertahan dan mencoba membuat kedua putrinya tersadar atas sikapnya selama ini salah? Lalu, bagaimana denganku?
104.7K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
Paman, Bawa Aku Pergi

Paman, Bawa Aku Pergi

Anya seperti terjebak dalam pernikahan yang dingin. Suaminya memperlakukan Anya layaknya sebuah barang, begitu kasar dan tidak ada cinta. Tanpa disangka, kehangatan itu justru Anya dapat dari Bagas, paman dari suami sahnya. Tetapi rasa kasih sayang yang sangat dalam dari Bagas begitu menyesakkan karena status pernikahan Anya. Sekarang, Anya berusaha mati-matian menjaga pertahanannya agar tidak runtuh.
448 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
Mimpi Buruk Di Dalam Truk

Mimpi Buruk Di Dalam Truk

Di atas ranjang truk besar, suamiku menciumku dengan penuh gairah, sementara tangannya yang besar membelai dan meremas tubuhku hingga diriku merasa melayang. “Sayang, mulai sekarang aku akan selalu mengajakmu setiap kali pergi.” Aku merasa agak tidak nyaman dan menggeser posisiku, “Kamu… pelan-pelan….” Aku mendongak ke arah ranjang atas, ada sepasang mata sedang mengintip dari balik papan ranjang….
798 viewsCompletedAdded to Library 23 Times as dilan asli sekarang
Read
+Library
PREV
1
...
2324252627
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status