KESEPIAN ABADI
, Alin masih penasaran dengan ceritanya, tidak menyadari bahwa sejak tadi aku mengabaikannya.
"Udah ah, gue mau keluar, jangan sebut-sebut soal hantu, kayak loe pernah dengar suara hantu saja." Kataku sambil berlalu meninggalkan Alin sendiri di ruang Osis.
Aku bisa mendengar Alin berteriak sebal saat aku menutup pintu Osis. Biarkan saja, aku tidak peduli, semakin lama Alin seperti siswi-siswi yang sering bolos ke kantin, tukang rumpi.
Hot Chapters