Sang Pewaris yang Terbuang
Terry bergumam rendah
Terry membereskan barang barangnya dari dalam loker itu ke dalam tas lusuh yang tersimpan di sana, menatanya satu persatu tanpa terkecuali.
Begitu barang barangnya sudah berpindah tanpa ada satupun yang tertinggal, Terry pun berjalan keluar dari toko itu.
"Aku Lapar," Terry memegang perutnya yang terus berbunyi sedari tadi. Ia baru ingat jika ia belum makan sedari kemarin. Tak heran jika tubuhnya terasa lemas dan tak bertenaga.
Terry merasa kepalanya terasa pusing. Bahkan, merasa melayang, seperti tak menapak pada tanah saat dirinya berjalan.