Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

ulangnya lagi, kali ini kata itu terdengar hampir seperti doa yang diucapkan dengan sepenuh jiwa. Ia menundukkan kepalanya, menempelkan dahinya ke dahiku sambil menarik napas panjang yang terasa berat dan tak beraturan. "Katakan itu sekali lagi," perintahnya lembut namun tegas, suaranya terdengar begitu emosional hingga bergetar. "Aku ingin mendengarnya lagi dari mulutmu sendiri."
101.0K viewsCompletedAdded to Library 34 Times as edo say it again loudly
Read
+Library
My Obsessive Lecturer (ID)

My Obsessive Lecturer (ID)

“Sayang, burungmu berdiri lagi!” “Ah!” desah Alberto. Alberto langsung mengangkat badannya dan setelahnya ia melihat burungnya berdiri lagi. Bukan hanya berdiri saja, burungnya pun sudah ikut membesar. “Ya. Sudah besar juga,” komentar Alberto.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as edo say it again loudly
Read
+Library
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

Kata genderuwo dengan nada bicara yang berat. “Emm… Boleh deh, yuk May kita diluar saja, ngomong-ngomong… Kamu tidak takut kan?” Kata Otoy kepada Maya dengan tersenyum aneh kepada Maya. “Aku? Takut? Emm… Sedikit sih, hehe. Tapi sepertinya, mereka ramah-ramah loh…” Kata Maya sembari berjalan keluar istana bersama dengan Otoy.
1010.5K viewsOn holdAdded to Library 337 Times as edo say it again loudly
Read
+Library
Luna dan Para Garda Patriot

Luna dan Para Garda Patriot

“Intinya mane orang-orangnye? Suara barangnye jejeritan bikin orang lagi makan keselek aja.” DOEEENG! Suara hantaman besi terdengar keras di ranjang. Luna spontan menutup telinga sambil memejamkan mata. Kepalanya terasa berdenging. “Kalo sampe ketemu, gue cincang si Gardu bekicot itu jadi perkedel.” kata Ojan geram. “Garda Patriot bang, Pa-tri-ot.” “Terserah gue,” balas Ojan galak. “Gua mau ke atas, lo cari di bawah sini.”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as edo say it again loudly
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Amit-amit tujuh turunan, delapan belokan, sembilan tanjakkan, sepuluh tikungan lah, ya! “Teman SD lo bilang?” tanya Eriska, masih dengan nada dingin yang sama. Gadis itu kemudian mendengus dan memutar tubuhnya sedikit agar bisa menatap Arziko. Di sana, Arziko masih memandanginya. Tidak gentar sekalipun dia berbicara dengan nada dingin dan tajam yang begitu menusuk. Arziko tetap pada posisinya, berdiri tegak dan menatapnya berani.
6.7K viewsOngoingAdded to Library 233 Times as edo say it again loudly
Read
+Library
Perjalanan Hidup Alvira

Perjalanan Hidup Alvira

you're my strong girl, do you remember that? Iya i know.. but it's another level of broken hearted. Hikss. Abeng Yaudah yuk vc, ada rindu yang harus di obati. . . Tuuut .. tuuutt .. "Woii" (ucap ku sembari berbisik menggunakan headset) "Woii juga" "Aku suara segini ke dengeran gak?" Tanya ku. "Iya ke denger.. udah segitu aja suara nya pelan, jelas ko itu"
103.6K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as edo say it again loudly
Read
+Library
Om Duda! 2

Om Duda! 2

Dio terengah. “Asu!” umpat Gio yang juga sama-sama terengah. “Kenapa sih, Gi?” tanya Dandi yang sedang duduk sembari memakan sosis bakar. “Si Dion kampret ini ninggalin gue di pinggir jalan!” Semua mengeluarkan gelak tawanya mendengar ucapan Gio. “Sorry Dek, ban gue kempes kan, jadi harus buru-buru diisi angin.”
108.1K viewsCompletedAdded to Library 268 Times as edo say it again loudly
Read
+Library
Om Duda!

Om Duda!

ucap Disya mengulang lagi ucapannya. "Nadisya Queensa Fatyavia." Disya mengernyit bingung, ini bukan suara Pak Sandi—Dosen yang mengajar Disya sekarang. Matanya perlahan menatap ke arah sumber suara, dengan refleks ia membelalakkan matanya. "Daddy!" pekik Disya. Seketika seisi kelas langsung membelalakkan matanya mendengar ucapan Disya, termasuk Devan. Lelaki itu langsung menatap Disya dengan tatapan horor.
9.876.5K viewsOngoingAdded to Library 2.5K Times as edo say it again loudly
Show Reviews (27)
Read
+Library
aloha
ceritanya mirip sm novel lain, judul nya pun mirip, duda anak 1, dosen, kaya, mantan istri si dosen model, calon istri mahasiswi, dan anak si dosen yg ngedeketin duluan si mahasiswi. tp tetep aja dibaca juga dua2nya
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Read All Reviews
Bukan Mauku Menjomlo

Bukan Mauku Menjomlo

"Woah! Akhirnya ketemu juga ya, Do!" Salah seorang dari mereka berseru gembira seraya memindaiku. Aku merasa jijik seketika. "Iya, dong! Gue gitu, loh!" Edo menyahut dengan jumawa. "Terus, ini maunya gimana? Langsung aja atau main-main dulu?" Pria itu bertanya kembali. "Main-main dululah. Lo bawa kan obatnya?"
9.8127.4K viewsCompletedAdded to Library 4.6K Times as edo say it again loudly
Show Reviews (34)
Read
+Library
Ziza Ziz S
kalau cerita nya dari si amih lilih nih, yaa jgn ditinggalkan, memang harus dibaca, harus diutamakan harus dimasukkan ke dalam langganan, cerita nya asik ... mendebarkan mengucilkan menyintahatikan... 10 bintang buat author
poulina naisangi
karakter ceritanya konyol, dimana karakter hasminya itu gamau di ghosting tapi tingkat kepekaannya lebih rendah dari dokter karina yg kadar kepekaannya rendah, setiap baca slalu dibikin ketawa guling" dan slalu menanti cerita season 2 nya ...
Read All Reviews
Begin Again With You

Begin Again With You

"Kalo aku bisa ngomong, udah aku suruh mereka semua keluar, Om." Dana menggigit bibir bawahnya. Ia berusaha untuk tidak tertawa kali ini. Entah kenapa ia merasa lucu saat membayangkan Lisa dan Yudhis membahasakan diri mereka Oma-Opa. "Gimanapun juga mereka tetap Oma Opa kamu. Adit tetap Papa kamu 'kan, Ga? Sampai kiamat hal itu tidak bisa diubah."
2.0K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as edo say it again loudly
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status