Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikahi Sahabat Tunanganku

Menikahi Sahabat Tunanganku

tanya Lian, mencoba menyembunyikan kecemasannya di balik kata-katanya. Septian terlihat ragu, mencoba menemukan cara untuk menjelaskan tanpa menimbulkan kebingungan yang lebih besar. "Ada sesuatu yang ingin saya pastikan. Saya mungkin bisa memberi penjelasan lebih lanjut setelah ketemu sama keluarga kamu.” “Maaf, Om. Tapi Ibu angkat saya sudah meninggal— sekarang saya tinggal sendiri di Jakarta. Kalau boleh tahu, ada urusan apa Om Septian mau ketemu sama keluarga saya?”
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
SEBELUM BERPISAH

SEBELUM BERPISAH

"Innalilahi wa innailaihi roji'un. Maaf, aku nggak tahu. Aku turut berdukacita, Mel. Semoga beliau husnul khotimah." "Aamiin. Makasih, Mas." "Jadi kamu tinggal sendirian sekarang?" "Iya. Kiki pulang seminggu sekali. Kadang kalau capek ya dua minggu sekali. Tapi papa sama Bunda sering nyambangi di akhir pekan."
10172.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai sepi sendirian
Tampilkan Ulasan (37)
Baca
+Pustaka
Ummu Syarifah
Finally, happy ending. Terimakasih kak Lis sudah menghadirkan novel yang teramat manis, sampai kadar insulin naik. Elvira akhirnya bahagia bersama dengan pak dokter Hendy. Setiap tokoh memliki karakter yang kuat, plot twist disajikan dengan apik. Recommended... siap kawal karya berikutnya
Dinlea
bom bnyak episode donk thor.. bagus bgt ceritanya suka mewek kalau sdh sampe rizal - Elvira. begitu menyakitkan di posisi rizal.. lope bgt deh rizal ini maksudnya judul novelnya sebelum berpisah dgn yg mana thor? rizal apa hendy
Baca Semua Ulasan
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Dia tidak lagi menahan. “Aku bangga dulu karena bisa hidup tanpa bergantung pada siapa pun. Karena merasa diriku mandiri, kuat, nggak butuh dukungan emosional dari siapa pun.” Ia mengambil handuk, mengeringkan wajahnya dengan kasar. Napasnya berat. “Tapi sekarang aku tahu bedanya mandiri dan kesepian. Mandiri itu saat kamu memilih berdiri sendiri karena kamu kuat. Kesepian itu saat kamu akhirnya sendiri karena kamu dorong semua orang menjauh.”
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
My Bad Wedding Day (Indonesia)

My Bad Wedding Day (Indonesia)

Dua, sambal goreng kentang. Makan sendirian membuat perasaanku menjadi sedih. Aku merasa sudah menyia-nyiakan kebersamaanku sebelumnya bersama Mama dan Papa. Tinggal di sini, sendirian, berbeda sekali dengan saat tinggal di tempat kost. Setidaknya di tempat kost, aku bisa tinggal seatap dengan ibu kost dan teman-teman kost yang lain. Sepi kadang terjadi, tapi keramaian lebih sering kurasakan. Sekarang, terasa sangat berbeda. Keputusanku terasa kusesali. Apalagi saat ini sedang terjadi pandemi yang menyebar di seluruh penjuru dunia. Bukan hanya di Indonesia.
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Bagaimana Denganku

Bagaimana Denganku

Dan perasaan kehilangan itu membuatnya merasa semakin kesepian. Dalam impuls yang didorong oleh rasa sepi, ia meraih ponselnya. Ia membuka daftar kontak, melewati nama 'Adam' dengan perasaan perih, dan berhenti pada nama 'Dokter Rio'. Ia menatap nama itu lama. Hatinya ragu. Tapi rasa sepinya lebih kuat. Ia mengetik sebuah pesan, menghapusnya, mengetiknya lagi. Akhirnya, sebuah pesan singkat terkirim.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Jempolnya refleks mengetik satu nama di kolom pencarian kontak. Rendra. Kosong. Tidak ada kontak. Tidak ada chat lama. Tidak ada apa-apa. Sepuluh tahun berlalu tanpa kabar. Tanpa apa-apa. Selin mengunci layar lagi. Ia menjatuhkan ponsel ke kasur, lalu duduk diam beberapa detik. Rasanya aneh— bukan sedih, bukan marah. Lebih ke kosong. Seolah sebagian hidupnya pernah terlipat rapi, lalu hilang begitu saja tanpa bekas.
10796 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Tuan, Calon Menantumu Tak Tahan!

Tuan, Calon Menantumu Tak Tahan!

Sampai panggilan ke lima kali masih tidak mendapatkan jawaban. “Tidak bisa.” “Tenang, coba pikir siapa yang bisa kita mintai tolong.” Septia memegang kepalanya yang mendadak pusing, memaksa otaknya untuk berpikir. “Tidak ada, aku akan pergi sendiri kesana.” Giselle yang beranjak dari duduknya membuat Septia terpekik. “Kamu gila. Besok kamu sudah harus menikah, Giselle.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Dalam Pelukan Suami Orang

Dalam Pelukan Suami Orang

BAB 25 " Hamil " #POV NANA Sunyi sepi yang aku rasakan, sudah beberapa minggu aku tinggal di rumah sendirian. Biasanya ada suara anak-anak terdengar. Sekarang hanya tinggal kenangan saja. Begitupun Mas Rafa yang biasanya selalu ada bermain dengan anak-anak. Hanya kenangannya saja yang masih tersisa.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Sang Pewaris Tersembunyi

Sang Pewaris Tersembunyi

Tuan muda, ini alamat nona Selena ~ Adam. Abang bisa tolong urus dekan dan rektor yang sudah berani mempermalukan istriku? ~ Tulis Dani, membalas pesan Adam. Ia naik ke atas motor ojek yang akan mengantarnya. Ia tersenyum puas saat Adam menyanggupi permintaannya. Baik, kini saatnya menemui Selena. Alamatnya yang Adam berikan adalah sebuah perumahan sederhana dengan rumah bertipe kecil.
1060.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sepi sendirian
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status