Wanita yang dia lepaskan
Bakat langka, masa depan yang menjanjikan, cahaya yang tak seorang pun bisa abaikan. Namun demi cinta, ia mengorbankan semuanya. Demi dia, ia memudar ke latar belakang. Demi dia, ia melepaskan mimpinya. Selama lima tahun, ia menjadi istri yang pendiam, bijaksana, dan tak terlihat. Ia yang dengan sabar menunggu pandangan, isyarat, atau kata-kata lembut yang tak pernah datang.
Ia tak pernah benar-benar mencintainya. Ia hanyalah penghibur, wajah yang familiar sambil menunggu yang lain kembali. Ketika mantan pacarnya muncul kembali, ia menolaknya tanpa ragu. "Mari kita bercerai. Kau tak pernah lebih dari sekadar pengganti."
Namun rasa sakit itu mengungkapkan kengeriannya: "vitamin" yang diberikannya setiap hari hanyalah pil KB. Ia mencuri lebih dari sekadar waktunya. Ia mencuri pilihannya.
Ia pergi tanpa suara, tanpa air mata. Dan bertahun-tahun kemudian, ia terlahir kembali. Cemerlang. Bebas. Terpenuhi.
Sedangkan untuknya? Ia menyesalinya. Dia mencarinya. Dia ingin merebutnya kembali.
Tapi bagaimana kau bisa mendapatkan kembali orang yang telah kau lepaskan… ketika dia tidak punya alasan untuk kembali?