Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DEMONice

DEMONice

"Kemarilah! Aku punya sesuatu untuk ditunjukkan kepadamu.” Jantungku berdegup kencang saat dia memegang tanganku dan membawaku ke suatu tempat... Aku tidak bisa melihat apapun karena gelap. Aku merasa takut saat dia melepaskan tanganku. Aku takut gelap, entahlah, tapi tiba-tiba aku membayangkan beberapa monster akan memakanku atau menyakitiku. Bibi saya selalu mengatakan itu kepada saya, ketika saya berusia 9 tahun.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai doors monsters
Baca
+Pustaka
Protagonis Sang Monster Logika

Protagonis Sang Monster Logika

Tetesan darah mulai terlihat dikarenakan pecahan beling saat kaca itu pecah. “Kenapa menjadi seperti ini! Kenapa Tuhan tidak adil? Kenapa Tuhan mengambil Mama? Kenapa Tuhan ambil semuanya?” pekik Fradhella mengamuk. Fradhella kembali menangis. Ia duduk bersandar di dinding. Berkali-kali ia menghantamkan kepalanya ke dinding berharap ia bisa melupakan semuanya. Fradhella merendam dirinya di dalam bath up. Air bath up yang luber membuat Fradhella sadar dari lamuannya.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai doors monsters
Baca
+Pustaka
Demon King

Demon King

Wajah-wajah monster itu tampak begitu marah "Oh, tidak," gumam Devon ketika makhluk-makhluk itu mulai bergerak ke arahnya.
9.77.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai doors monsters
Baca
+Pustaka
Four Moons

Four Moons

Kata bu Aliyah merujuk ke permainan game yang ada di ponselnya yang sedang dipegang oleh Dania. “Kenapa nggak bunda larang, itu kan bisa bikin matanya sakit,” suami bu Aliyah terlihat tidak suka, beliau langsung beranjak dari tempatnya dan berjalan menuju kamar Dania. Suami bu Aliyah langsung masuk begitu saja kesana tanpa mengetuk pintu terlebih dulu. Di lain tempat, bu Aliyah hanya bisa menatap punggung suaminya dengan tatapan yang susah diartikan. ***
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai doors monsters
Baca
+Pustaka
METAMORFOSA

METAMORFOSA

teriak Clarisa kencang di ruang tamu. Tanpa Clarisa sadari kalau ocehan, misuh-misuhnya itu justru mengundang kehadiran kedua orangtuanya yang terlihat habis mandi. Bisa Clarisa lihat kalau mommy sama daddynya itu rambutnya basah semua. “Kamu ada apa teriak-teriak.” Suara mommynya langsung membuat Clarisa bingung mencari alasan. Jangan sampai orangtuanya lihat kalau di depan rumah ada cewek ular.
1017.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai doors monsters
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status