Aku ingat betul pertama kali nemu 'Rise of the Demon King' di rak toko buku kecil dekat kampus. Sampulnya yang gelap dengan ilustrasi pedang berdarah langsung narik perhatian. Setelah baca blurb-nya, aku langsung tahu ini bakal jadi favorit. Ternyata, novel ini ditulis oleh Zhang Cheng, penulis Tiongkok yang karyanya jarang diterjemahkan ke bahasa Inggris. Aku sempat stalk profilnya di Weibo – gaya tulisannya dark banget, tapi puitis. Uniknya, dia awalnya nulis cerita ini buat platform web novel Qidian sebelum akhirnya diterbitin secara fisik.
Yang bikin aku respect, Zhang Cheng sering eksperimen dengan karakter antagonis yang kompleks. Di 'Rise of the Demon King', protagonisnya justru perlahan berubah jadi villain. Plot twistnya bikin aku nggak bisa tidur seminggu. Sayangnya, terjemahan resminya baru ada sampai volume 3, jadi aku terpaksa belajar dasar Mandarin buat lanjutin ceritanya.