Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembalasan Dendam Sang Dewa Perang

Pembalasan Dendam Sang Dewa Perang

Pukulan Morgan menghantam kedua tangan si monster yang disilangkan di depan mukanya. Saat itu juga, terdengar bunyi retakan yang mengiris dada, diikuti auman panjang dari si monster. "GRRRRAAAAOOOOOOOO!!!!!" Morgan memutar tubuhnya dengan cepat dan menendang si monster tepat di dadanya. Si monster terpelanting jauh. Ambruk.
8.9142.8K viewsOngoingAdded to Library 4.4K Times as doraemon monster
Read
+Library
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

“Kalau harus mati, mending kita mati meledakkan monster-monster itu. Sekalian neraka kecil ini kita tutup selamanya.” Suara pintu pemeliharaan terbuka paksa. Para monster mulai bermunculan di ujung tangga. Beberapa tak menyerupai manusia lagi—ada yang tubuhnya transparan, menampakkan otot dan urat seperti jaring-jaring merah menyala, ada pula yang kepalanya tumbuh ganda. Kaela menatap Elio. “Pilihannya tinggal satu.” Elio membuka panel reaktor. Di dalamnya, tombol merah besar bertuliskan **OVERRIDE: CORE MELTDOWN.**
101.4K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as doraemon monster
Read
+Library
My Monstrous Boss

My Monstrous Boss

ia mengatakannya sambil memasang wajah merendahkan ketika menyebut kata ‘monster’. Ucapan adiknya barusan, membuat raut wajah ramah Kili berubah menjadi menahan amarah. “Jangan menyebutnya monster, Adikku. Hanya karena dia berbeda, dia tetaplah seorang manusia,” jawabnya sambil menghela napas ,”aku hanya ingin menjaga kerajaan kita dari marabahaya, kita tidak tahu kapan kutukan itu akan terjadi.” “Saya tidak sudi dibandingkan dengan monster itu! Keputusan saya mengenai membunuhnya sudah benar dan saya tidak akan menyesalinya.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as doraemon monster
Read
+Library
Kembalinya sang Dewa Perang

Kembalinya sang Dewa Perang

Milan mengarahkan para penembak jitu itu untuk menembak sosok monster itu. Dor! Dor! Dor! Puluhan peluru dilontarkan ke arah monster itu, namun sayangnya peluru-peluru yang mengenai tubuh monster itu hanya menyebabkan lubang dan pulih dengan cepat. Karena, monster ini dibentuk dari kumpulan serangga dan semut yang tidak terhitung jumlahnya. Jadi, walau terkena tembakan, serangga dan semut lain akan segera berkumpul kembali.
9.6780.6K viewsOngoingAdded to Library 27.3K Times as doraemon monster
Show Reviews (86)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Selubung Memori

Selubung Memori

Datang di waktu yang salah: monster berbulu. Bibi sudah tidak bisa lagi bergerak. Tampaknya Bibi sudah tahu kalau ada monster mendekat padanya. Setiap monster itu melangkah, tanah juga semakin kuat bergetar seiring semakin dekat monster itu padanya. Monster itu berhasil mencium aroma pemilik keganjilan Bibi, lalu menemukan posisinya secara pasti. Tingginya sekitar enam sampai tujuh meter. Bentuk kepalanya mirip orang utan, tetapi punya lengan yang sangat panjang. Dia mirip monster yang kulawan di markas musuh—tetapi dengan aura yang seribu kali lebih mencekam. Dan tibalah momen ketika dia akan menerkam: dia meraung.
1019.4K viewsOngoingAdded to Library 660 Times as doraemon monster
Read
+Library
Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Superhero, Inc. (Bahasa Indonesia)

Di sekelilingku hanya tembok putih dengan cahaya terang dari lampu neon. Tiba-tiba saja jatuh monster dari atap. Bentuknya mirip Godzilla versi mini. Godzilla itu meneteskan liurnya dan melihatku dengan tatapan lapar. Aku celingak-celinguk cari senjata untuk pertahanan diri. Tapi nihil. Di ruangan sebesar lapangan futsal ini hanya ada aku dan dia. Aku mulai berprasangka buruk. Jangan-jangan aku dijebak Rock Ice.
1012.5K viewsOngoingAdded to Library 412 Times as doraemon monster
Read
+Library
Another Side of EARTH

Another Side of EARTH

"Monster apa itu?" Ericko terlambat melihatnya. Monster itu menyabetnya dan dia terjatuh dari punggung Orama. Sambil menahan rasa sakit akibat terjatuh tadi, dia berusaha bangun. Aku dan Dova membantunya. "Ssssh...!" "Wooouww...! Guk!"
107.3K viewsCompletedAdded to Library 154 Times as doraemon monster
Show Reviews (25)
Read
+Library
Susan S
Kak Dita mah nggak perlu diragukan lagi. Tapi btw kok aku lebih suka Scifinya ya daripada genre yg lain yg kakak tulis. Ini tuh gimana ya. Meski baru baca 3 bab tapi asik banget gitu dibacanya. Kayaknya kak dita nyaman sama genre ini. Fellnya nonjok banget. Dan lebih bebas tentunya.
Shell
Scifi memang seru. Btw suka sama gaya bahasanya. Jadi keinget cerpen Millenium 11 karya Kak San. Settingnya sama2 masa depan. Meskipun punya Kak San lebih jauh lagi. Tapi konsep ceritanya sama2 keren.
Read All Reviews
Sistem Pelindung Terkuat Bumi

Sistem Pelindung Terkuat Bumi

Monster itu muncul dari atap gua, suasana sedikit remang namun monster laba-laba besar itu sudah terlihat. [Hunter Dinan, kalahkan bos monsten Nectrun. Dia adalah monster yang mampu bergerak sangat cepat dan semburan benangnya dan cairannya, bisa melelehkan segala sesuatu. Hadiah mengalahkannya akan ditransfer otomatis]
1068.6K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as doraemon monster
Read
+Library
CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

CINTA BUKAN SEPENGGAL DUSTA

'Suara itu? Mary Aram mendongak dan tertegun. Bagaimana bisa Abee Bong Moja berubah menjadi monster berwarna hijau dengan kuku yang panjang dan tajam? "Lepaskan aku!" Mary Aram berontak berusaha melspaskan diri. "Jangan sentuh aku!" Mary Aram meninju wajah monster itu tepat pada bagian mata. Kemudian ia terjun ke dalam sungai dan berenang ke tepi sungai.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as doraemon monster
Read
+Library
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

“Bentuknya aneh banget. Badannya dari tumpukan kayu yang runcing. Kakinya itu seperti akar pohon yang basah." Dimas menarik napas lebih dalam. “Monster ini nggak punya mulut, tapi matanya ... matanya cuma satu, besar di pinggir wajah. Bentuknya kayak logam kuningan. Terus setiap kali dia napas, ada serbuk merah yang keluar dari sela-sela badannya." Suasana Khazanah mendadak sunyi senyap. Azura terperangah, lalu tiba-tiba sebuah tawa kecil yang jernih lolos dari balik cadarnya. "Masya Allah? Monster? Mas Dimas selalu punya cara unik untuk melihat dunia."
1.1K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as doraemon monster
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status