Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Kesempatan Kedua? (Aku, Kau dan Rahasia)

Orion tertawa. “Ya gue kan gak tau,” Dewa ngeluh. “Kalian misterius amat.” “Action figure Naruto,” Lalita menjelaskan. “Limited edition. Kemarin gue di Jepang ngeliput pameran action figure gitu. Jadi gue tawarin.” Dewa menyipit, menatap Langit dengan sorot jahil. “Ceileh. Bisa aja modus.” Langit cuma menarik sudut bibir. Tidak menyangkal, tapi jelas tidak ingin membenarkan juga.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai episode naruto melamar hinata
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

” Umi: “Tumben Bee. Pasti cerita Naruto dan Hinata lagi.” Bee: “Hmm, bukan. Aku mau kasih pengandaian terus minta tanggapan dari Umi.” Umi: “Lanjutkan!” Bee menjelaskan panjang lebar lalu bertanya... Bee: “Menurut Yum gimana?” Umi: “Perasaan gak bisa diatur Bee.. mau seperhatian apa, seganteng apa, kalau hati gak bisa dipaksa dan disedot.”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai episode naruto melamar hinata
Baca
+Pustaka
Milky Legends

Milky Legends

Tiba-tiba Morine muncul di hadapan mereka. “Nina Chan, ada apa ini? Kenapa Nijirou berlutut?” Tanya Morine. “Saat masuk wormhole, aku tidak sempat duduk di kursi. Aku terpental. Untungnya Nijirou berhasil menangkapku, akan tetapi..” Pada saat mengatakan lebih lanjut wajah Nina semakin memerah, perlahan namun pasti Nina mengatakan, “Nijirou Kun meremas payudaraku..” Ucap Nina dengan nada yang sangat malu. Dia drop dan menutup wajahnya menahan rasa malu..
9.810.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai episode naruto melamar hinata
Baca
+Pustaka
Lima Samurai Batavia

Lima Samurai Batavia

Bagaimanapun juga, dia terpilih ke dalam lima dari sepuluh murid Shitaro yang berhasil menjadi mata-mata di Batavia. "Apa kemampuanmu?" Ayame masih menunggu jawaban Hina untuk kelima kalinya. Nada bicara, gestur badan, dan volume suaranya serupa seperti pada pertanyaan pertama. Tak ada satu penekanan pun. "Aaaa....ku....a....ku," Hina terus berusaha untuk mengungkapkan perasaan. Namun, jutaan rasa di hatinya seolah menjegal lidahnya untuk berkata, menarik pita suaranya untuk tak bicara, tetapi juga mengacaukan detak jantung serta aliran darah.
107.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai episode naruto melamar hinata
Baca
+Pustaka
SIAPA ?

SIAPA ?

Kini aku tengah sekolah di SMA kelas 3 dan Gita kelas 2 SMP. Masih di kamar Gita, kami duduk memandang foto orang tua kami. Aku bercerita, bercanda, agar perasaan Gita lebih tenang. Kulihat jam dinding yang terpajang di atas meja belajar dengan background Hinata, salah satu karakter pada anime Naruto. Tepat pukul 03.15 dini hari. “Jika kamu sudah tenang, lebih baik kita tahajud,kita do’akan agar papa dan mama bahagia disana.” Ucapku pada Gita.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai episode naruto melamar hinata
Baca
+Pustaka
7 TAHUN SETELAH MENJANDA

7 TAHUN SETELAH MENJANDA

"Harus kuakui memang, aku pria yang nyaris perfect. Banyak wanita antri jika aku open pengumuman sedang mencari pendamping hidup. Tapi sayang, selama ini aku belum nemu kriteria wanita idaman seperti Hana." "Kamu —" Mahendra ingin menyahut, tetapi dicegah Arsen. "Wait." Tangan itu mengarah ke depan, menyuruhnya diam dan sabar karena dia belum selesai bicara. Arsen membetulkan posisi duduk dan mengangkat kaki kanan lalu menumpu ke kaki kiri.
9.6182.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai episode naruto melamar hinata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status