Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saved a Hundred Goodbyes

Saved a Hundred Goodbyes

My name was Natalia Granger. My husband, Andrew Lane, was a CEO, but he didn't love me or our son, Carl Lane. In order to spend time with his first love, Jennifer Zink, and her child, Jordan, Andrew would give one piece of candy to Carl before leaving. He promised he would return once Carl collected 100 candy wrappers. … Yet, when Carl finally gathered 100 candy wrappers, Andrew dumped him by the side of a highway instead. It was all because of another child's birthday party. Panicking, I searched everywhere for Carl. By the time I found him, he had become mute due to the trauma. However, Andrew only commented flippantly, "Jenny and Jordan didn't mean it. Can't you two be more magnanimous?" Eventually, Carl no longer became sad when Andrew left, nor did he hold out hope for Andrew's return. Instead, he simply wanted to return the candy wrappers to Andrew while also leaving a note that read, "Daddy, I don't want you to come back anymore, but could you return my voice to me?"
Baca
Tambahkan
Kehamilan Berujung Perceraian

Kehamilan Berujung Perceraian

Pada ulang tahun pernikahan kami, wanita yang disukai oleh suamiku menunjukkan foto USG di status media sosialnya. Dia juga menuliskan ucapan terima kasih untuk suamiku. "Laki-laki baik yang sudah menjagaku selama sepuluh tahun memberiku seorang anak. Terima kasih." Aku sempat melotot dan berkomentar, "Sudah tahu cuma selingkuhan, tapi masih berani begini?" Aku langsung menelepon suamiku dan memarahinya. "Jangan punya pikiran aneh-aneh! Aku cuma kasih tabung reaksi buat memenuhi keinginannya menjadi ibu tunggal." "Oh ya, Erika saja sudah hamil, kamu yang sudah melakukannya hingga tiga kali masih saja belum hamil. Dasar nggak berguna." Tiga hari yang lalu dia bilang padaku kalau dia harus pergi ke luar negeri untuk urusan bisnis, tidak menjawab telepon atau membalas pesanku. Aku pikir dia sibuk, tetapi tidak disangka dia malah menemani orang lain untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Setengah jam kemudian, Erika memamerkan hidangan mewah di atas meja makan. "Aku bosan sama makan makanan barat, jadi Regha memasak semua makanan kesukaanku." Aku melihat slip kehamilan yang ada di tanganku. Seketika, kegembiraan yang memenuhi hatiku langsung membeku menjadi es. Aku jatuh cinta kepadanya selama delapan tahun, berkomitmen dengannya selama enam tahun dalam ikatan pernikahan. Kali ini, aku akan melepaskan semuanya.
Cerita Pendek · Romansa
14.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Ikhlaskan Hatimu, Aku Pergi!

Kirana Quinn
Seorang gadis penjual pakaian bekas diminta menikah dengan seorang pemuda yang tak di kenalnya, dan anehnya permintaan itu datang dari wanita yang menjadi pelanggan pakaian bekas bernama Akila. Permintaan yang tiba-tiba itu ditolaknya mentah-mentah. Tapi demi ayahnya yang membutuhkan biaya operasi akhirnya di terimanya juga permintaan gila itu. Zahira nama gadis penjual pakaian bekas itu bahkan tak tahu seperti apa calon suaminya, sudah tua atau cacat yang penting dia bisa membayar biaya operasi ayahnya yang kecelakaan akibat truk yang di bawanya masuk jurang. Zahira di dandani secantik mungkin, dia bahkan tidak ingin melihat bagaimana bayangan wajahnya di cermin setelah memakai makeup pengantin. Zahira baru mengangkat kepalanya saat mempelai pria datang bersama keluarganya. Zahira terperangah karena pria yang akan menjadi suaminya bagaikan pangeran dari negeri dongeng. Tampannya tak bisa di samakan dengan pemain sinetron favoritnya. Zahira ingin lari meninggalkan pesta pernikahan yang menurutnya tidak benar ini, pasti ada sesuatu yang terselubung karena Akila pernah menunjukkan foto kekasihnya yang berada di latar walpaper ponselnya. Bagaimana mungkin Akila memintanya menikahi kekasihnya sendiri yang bernama Fajar seorang pengusaha muda real estate terkemuka di Indonesia. Ada apa sebenarnya? Pikirannya terus berkecamuk antara pergi dan tak menengok lagi ke belakang atau melanjutkan pernikahan ini.
Romansa
1.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Wenn die Erinnerung verblasst

Wenn die Erinnerung verblasst

Die drei Richter-Brüder, für die ich einst das Wichtigste im Leben gewesen sein soll – ausgerechnet als ich unter einem bösartigen Hirntumor litt, waren sie nirgendwo zu finden. Die Operation könnte zu Gedächtnisverlust führen. Ich wollte sie nicht vergessen, also rief ich sie an und bat um Hilfe. Doch kaum war die Verbindung hergestellt, prasselten ihre Beschimpfungen auf mich ein: „Lena, heute ist Vanessas Geburtstag! Musst du uns ausgerechnet jetzt Ärger machen?“ Vor Schmerzen verlor ich das Bewusstsein. Als ich im Krankenhaus wieder aufwachte, sah ich eine Nachricht von Vanessa auf meinem Handy. „Lena, die Brüder haben mir drei Schutzamulette geschenkt, um mich zu beschützen!“ Auf dem Foto waren die drei Schutzamulette zu sehen – dieselben, für die ich sieben Stunden lang im strömenden Regen Schritt für Schritt niedergekniet war und jedes Mal meinen Kopf zur Erde gesenkt hatte, um sie für die Brüder zu erbitten. Endlich gab ich auf. Ich ging allein ins Ausland, ließ mich operieren und vergaß sie. Bis ich eines Tages drei fremde Männer vor meiner Haustür knien sah, die mich wie von Sinnen um Vergebung anflehten.
Baca
Tambahkan
Call Me Your Queen

Call Me Your Queen

I'm accidentally pushed off a cliff when my fiancé and I are enjoying the sunset. I end up with grave injuries. As I drift in and out of consciousness, I hear Eric Bartholomew speaking to a doctor. "Gamma Derrina's injuries aren't that severe, Alpha. She can be treated even without her womb being removed!" "Shut up! Do it because I say it needs to be done. Don't forget that I'm the Alpha here—all you need to do is obey me! Only if Derrina loses her womb can my and Phyllis' pup to become the wolf pack's heir. "Use copious amounts of sedatives on her. I don't want her to wake up on the wedding day. She'll be sad if she sees that the bride isn't her." I open my eyes and look at Eric standing outside the room. He's like a monster with hands that can end lives. I'll make his wish come true since he wants to marry that weak Omega. I make a call. "I agree with the thing you asked me about before." The person on the other end of the line laughs. "The Moon Goddess loves the wise."
Baca
Tambahkan
THE EX-WIFE HE COULDN'T RESIST

THE EX-WIFE HE COULDN'T RESIST

A scandal forced them into marriage. Love might be what tears them apart. After a single reckless night with billionaire Adrian Hollingsworth, Clara never expected the world to know—let alone force them into a marriage built for reputation, not affection. For two long years, Clara lived in a house overflowing with luxury but starved of love. She hid her growing feelings while Adrian openly clung to his first love, convinced he had given Clara everything a wife could want—status, security, and a flawless image. But affection? Never. When Clara finally files for divorce, Adrian refuses. “You have everything here,” he said coolly. “Why throw it away?” “Because none of it is you,” she whispered under her breath with a sad smile. Determined to reclaim her life, she leaves. Some time apart but she runs into him again, this time, Adrian intercepts her and drags her back to his grandfather’s estate. There, faced with the only man in the Hollingsworth family who ever showed her warmth, Clara’s resolve shatters. For the first time, Adrian sees the wife he never bothered to understand slipping through his fingers. And Clara? She already stopped loving a man who never looked at her twice. But now Adrian is looking—and he’s not letting go without a fight.
Romance
591 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dirty Cravings; Big Bad Brother

Dirty Cravings; Big Bad Brother

She loved him her whole life. But she never saw him coming. Indie has spent years secretly in love with Braxton Fallon—her childhood friend, her anchor, the boy with the sad blue eyes who once saved her after she lost everything. To the world, they’re inseparable. To her, he’s the love she’ll never confess. Then Brax announces his engagement—to Bianca, Indie’s high school tormentor—and asks Indie to plan the wedding. Heartbroken but determined, she agrees, vowing to finally let him go. But at the Fallon lake house, Indie’s plans are shattered when she meets Slade—Brax’s arrogant, magnetic twin brother she never knew existed. Slade is infuriating. He’s reckless. He’s temptation in its most dangerous form. And he wants her with a hunger that terrifies her… because part of her wants him too. Brax is everything she’s ever loved. Slade is everything she’s ever feared—and wanted. Now Indie must choose between the safe love she’s always dreamed of… or the reckless passion that threatens to set her ablaze. Explicit Content Warning: This book contains mature themes, sexual content, and scenes intended for readers 18+. Reader discretion is strongly advised.
Romance
2.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
Baca
Tambahkan
Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

#TERINSPIRASI KISAH NYATA [Rated 21+] Aku menemukan foto dan video mesum para wanita cantik di ponsel suamiku. Ada mantan dan ada juga pemain baru. Berusaha untuk kuat karena tidak semudah itu untuk membalas atau mempermainkan suamiku, meski ia berulang kali berkhianat. Satu hal lagi, tidak semudah itu bagiku untuk mengatakan kalimat "AKU MINTA CERAI!" Banyak pihak mengatakan aku bodoh dan kelewat sabar. Penakut karena tidak mau hidup mandiri. Ah, seandainya mereka mengalami apa yang aku alami. Mampukah mereka menjadi aku? Bertahan demi kebaikan buah hatiku yang berkebutuhan khusus, dan demi kesehatan orang tua. Sekali lagi, tidak semudah itu bagiku 'tuk pergi. Biarlah seisi dunia mengatakan aku pandir. Namun, aku pun tidak hanya diam. Aku berjuang dalam sabarku. Bertekad membalikkan keadaan, dan berada di atas mereka yang menyakitiku. Inilah jalan hidupku, khusus kuceritakan padamu. Untuk kalian para wanita kuat di antara deraan nestapa. Kisah ini adalah tentangmu, tentangku, tentang kita. Perjuanganku sebagai seorang ibu, seorang istri, dan seorang anak. Ya, kita para wanita dengan segala sisi manusiawi, ketakutan, dan kelebihan. Benarlah bahwa wanita adalah makhluk terkuat di muka bumi. Hatinya bisa hancur menjadi ribuan keping, tetapi senyum indah tetap terlukis di wajah. Adakah kebahagiaan menanti kita di ujung pelangi? *****
Rumah Tangga
1013.5K DibacaTertahan
Baca
Tambahkan
Depois do Divórcio, Meu Ex-marido Frio Perdeu o Controle

Depois do Divórcio, Meu Ex-marido Frio Perdeu o Controle

No primeiro ano do nosso casamento, Augusto Moretti, meu marido perfeito aos olhos de todos, começou a mudar. Ele se afastou de mim, tornando-se frio e distante. De repente, ele parecia ter feito um voto de castidade: mandou construir uma pequena capela na mansão e não largava mais o rosário. Eu tentei de tudo para reacender a nossa relação. Mas, por mais que eu o provocasse, ele permanecia indiferente, como se eu fosse invisível. Até que, em uma noite, o flagrei através de uma fresta na porta do banheiro. Ele estava se entregando à paixão… Mas não por mim. Ele olhava fixamente para a foto de outra mulher. Foi nesse momento que percebi: ele não era frio, ele apenas não tinha sentimentos por mim. Decidi virar o jogo. Enganei Augusto para que assinasse o acordo do divórcio e desapareci completamente da vida dele. Mas, ironicamente, depois que sumi, ele enlouqueceu tentando me encontrar. Quando nos reencontramos, foi no casamento do tio dele. Eu vestia um vestido de noiva branco, e ele, com os olhos vermelhos de raiva, não conseguia de jeito nenhum me chamar de "tia"!
Romance
8.6151.2K DibacaOngoing
Tampilkan Ulasan (90)
Baca
Tambahkan
Julie Bispo
gostando muito desse livro , espero que tenha novos capítulos ,e que esse Augusto perca metade do prestígio que ele tem como empresário,e que a Débora faça uma reportagem sobre ele e mostra pessoa má que ele é,a Mônica também precisa ser derrotada ,e que tenha prisão perpétua.
Almenda Lima
Para quem está em dúvida, eu atualizo. Passamos do capítulo 300 e a autora ainda joga a Débora para o Augusto, ela não teve nenhum desenvolvimento com o 'Tio', a história não caminha, não tem lógica, a autora se perde nos acontecimentos, é enrolação atrás de enrolação.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
4041424344
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status