Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hanya Wanita Pengganti

Hanya Wanita Pengganti

Brakkkk Mateo mendorong tubuh Miracle masuk ke dalam kamar. Terlihat tatapannya begitu tajam pada Miracle yang kini terduduk di sofa. Mateo menggeram. Kilat kemarahan di wajahnya begitu terlihat. "Kenapa kau tidak mendengarkan perkataanku, Miracle! Aku sudah bilang padamu jangn lagi dekat dengan Gerald! Jauhi dia!" seru Mateo meninggikan suaranya.
1025.3K viewsCompletedAdded to Library 733 Times as matilah
Read
+Library
Ibu Susu Polos Pak Boss

Ibu Susu Polos Pak Boss

Baru selangkah ia mendekati wanita itu, suara nyaring Matilda langsung meledak, menusuk udara seperti petir menyambar langit. “SURTI! Astaga… kamu ini ceroboh sekali!” Matilda hampir merobek stroller itu dengan tatapannya, memeriksa setiap sisi, lalu menunduk memandangi Matteo yang masih terlelap cuek seperti tidak ada apa-apa. “Kenapa rodanya nggak kamu kunci dulu sebelum kamu tinggal? Kalau Matteo meluncur dan nabrak pohon, gimana? Siapa yang mau tanggung jawab? Pohon palem?”
9.8134.5K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as matilah
Read
+Library
Senandung Masa SMA

Senandung Masa SMA

sahut Matari. “Kenapa sih? Ada pikiran apa? Cerita aja, kali-kali kita bisa bantu,” kata Ayla mendekat. “Gue deg-degan buat besok malam,” sahut Matari. “Ngeliat si Sinta cs yang kayanya udah mateng banget persiapannya dan kita yang cuma latihan sekali itupun banyak banget ketawa-ketawanya. Gue takut malu-maluin.”
12.6K viewsCompletedAdded to Library 378 Times as matilah
Read
+Library
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as matilah
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

sahut Vanya. “Apa kau bilang!!! Mau nyari mati ya!!!” teriak Mawar yang sudah naik pitam. Disaat Mawar marah sesaat dia sadar jika tidak ada Anita, dia menahan amarahnya dan berkata, “Dimana Anita?? Siapa yang mengizinkannya masuk?” Haishhh!!! Cepat sekali dia sadarnya!! Mbak Anita cepatlah!! Batin Vanya, dia kuatir rencananya terbongkar dan itu tidak ada di catatan.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as matilah
Read
+Library
MATE

MATE

Sedikit menarik tubuhku hingga membuatku kembali menabrak dadanya. “Sshh .... Dengar, aku adalah matemu. Kau berhak atas diriku. Dan kau adalah mateku. Aku tidak akan membiarkan siapapun melukaimu, Sia” ucapnya dengan lembut, seperti sebuah janji yang tidak akan dia khianati. Perasaan hangat menyentuh hatiku. Aku tidak tau apakah aku bisa percaya perkataannya. Tapi kata-katanya begitu manis untuk kudengar. Membuat hatiku sejenak luluh karenanya. Aku masih tetap diam. Kubiarkan dia menenggelamkan wajahnya pada leherku dan menghirup aromaku. Namun aku segera memekik tertahan dengan apa yang dia lakukannya tiba-tiba.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as matilah
Read
+Library
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Ibu mertuaku mendengus, "Wanita yang nggak tahu diuntung. Sudah dua bulan dia pergi dan belum pulang." Satria menjawab dengan kesal, "Dasar wanita boros, matikan saja kartunya, lihat apa dia masih bisa senang-senang." Seorang kerabat kemudian berbisik, "Sudah dua bulan nggak bisa dihubungi, kenapa nggak ditanya dulu apakah ibu dari anak itu nggak ada masalah?" Saat itu juga, telepon Satria berbunyi. Tanpa melihat lagi, dia menjawab, "Oh, sekarang baru kamu mau telepon, yang lain pasti berpikir kamu sudah mati di luar sana!"
7.9K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as matilah
Read
+Library
Suamiku Mati Kutu

Suamiku Mati Kutu

dengan tanpa suara. [jalannya juga macet ini] lanjutku. [Beneran lo ke sini ya, aku takut ni, Bik Inah juga izin pulang] ujar Ceril dengan suara bergetar. [Iya iya, bawel] kataku. Ku matikan ponsel dan meletakkannya ke atas meja. "Si Rena itu kenapa, lebay banget, dikit dikit nelpon," kata Dilan bernada kesal.
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 805 Times as matilah
Read
+Library
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Ben tidak marah. Dia mengganti ke nomor lain untuk menelepon ponselnya, tetapi dia tidak bisa tersambung. "Kalau begitu jangan kirimi aku pesan!" Lilith mendorong tangannya menjauh, "Juga, semua yang kamu kirimkan padaku adalah omong kosong." Pesan yang dia kirim padanya seperti [Apa yang kamu lakukan], [Apa kamu sudah makan?], [Apa kamu lelah dari pelatihan?]
9.54.8M viewsCompletedAdded to Library 171.6K Times as matilah
Show Reviews (1744)
Read
+Library
Desy Tri Artika
dan yang ke 3. rosalie pas tau hayden anak elliot kesenangan bgt dan bilang cucuku cucuku....kek nya kalo elliot anak yg ditukar ga bakal se senang it pas tau hasil tes hayden... jadi dugaan ku sementara adlaah elliot anak rosalie dan nathan white
neli sinaga
bagaimana ini??? sudah lama saya menunggu selanjutnya karna sibuk beberapa hari ini GK sempat cek. baru ini saya cek dgn semangat nonton iklan dulu biar bisa pakai bonus lagi.eh taunya hanya baca 1 Bab TAMAT. kesel tauu...kayak dipaksakan tamat,GK seru...padahal menurut cerita masih lumayan panjang.
Read All Reviews
Vila Melati

Vila Melati

tanyanya setelah aku duduk. "Hal mistis?" jawabku pura-pura mengembalikan pertanyaan seraya menatap mata Atika. Sebenarnya dengan melihat mata lawan bicara, aku sudah bisa membaca pikiran mereka. Dari situ kuketahui kalau Atika bukanlah seorang indigo. Ia tak punya mata batin. Dia adalah wanita materialistis yang gemar menggiring opini. "Iya. Alami hal mistis gak?" Ia mengulang tanya.
102.5K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as matilah
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status