Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
El Juguetito De Mi Esposo

El Juguetito De Mi Esposo

Mi mejor amiga, Maya, voló desde Miami para la semana de mi despedida de soltera. Eran mis últimos días de libertad. Insistió en organizar una noche de chicas para celebrar y pidió toda mi comida favorita a domicilio. Me pidió que le cuidara el celular y esperara un momento. Entonces, la pantalla se iluminó. Era un mensaje de un hombre. Una foto sin camisa. “Mi arma está lista para ti esta noche”. Llegó otra foto vibrando. Juguetes sexuales. Accesorios de bondage que parecían sacados de una película. Sentí que la cara me ardía. El corazón me latía descontrolado contra las costillas. Acababa de tropezarme con su vida secreta. Pero la siguiente imagen me cortó la respiración. Era un primer plano del pecho del hombre. Tenía una cicatriz que yo conocía mejor que mi reflejo. Era de mi prometido, Luciano Carbone.
Histoires courtes · Mafia
7.4K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Tafsir Waktu

Tafsir Waktu

Bias Sastra
Akira Carrasco adalah satu-satunya pria keturunan Jepang yang tinggal didaratan eropa. Di tahun 1960, ayahnya yang seorang pelaut membawa Akira untuk tinggal ditempat asalnya. Akira harus hidup seorang diri, kehidupan yang sangat sulit untuk dijalani. Apalagi karena wajahnya yang sedikit berbeda dengan orang disekitar tempat tinggalnya, membuat dia sulit untuk mendapatkan teman. Menemui jalan buntu. Ketakutan. Hingga rasa sakit hati. Pada suatu ketika Akira bertemu dengan sorang pria aneh. Pria itu berjanji akan mewujudkan apapun yang Akira inginkan. Namun untuk itu ia memberikan syarat. Mendapat bantuan dari pria tersebut Akira menjelajahi ruang waktu untuk mendapatkan keinginannya. Tidak mudah untuk itu dia bahkan harus menjalani banyak misi yang di berikan juga disisi lain dia harus menyelamatkan banyak orang yang ia sayangi. Hingga harus terlibat dengan banyak orang jahat. Editor Visual ads_aspera foto by; https//www.pexels.com/id-id/foto/orang-yang-mengenakan-jaket-hitam-dan-
Sci-Fi
1010.6K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
My Husband, Marry Me : Balas Dendam Pengantin yang Terluka

My Husband, Marry Me : Balas Dendam Pengantin yang Terluka

"Apa kamu masih per*wan?" tanya Aland pada Rania. Rania terkejut mendengar pertanyaan dari pria yang baru saja sah menjadi suaminya itu. Bukan tanpa alasan Aland menanyakan hal tersebut. Sebab, tepat setelah ijab kabul dilakukan, Aland mendapatkan kiriman foto-foto dari orang yang tak ia kenal. Foto-foto yang memperlihatkan keadaan Rania yang tengah tertidur bersama seorang pria di tempat yang nampak seperti hotel. Aland menatap tajam ke arah wanita yang masih mengenakan gaun pengantin itu. Melihat Rania dan juga foto-foto yang dikirimkan padanya itu membuatnya murka. Sebab dalam satu hari, Aland tak hanya mendapatkan luka kepergian Zara —calon pengantinnya— tapi juga masa lalu dari wanita yang menggantikan posisi calon istrinya. "Akan kucari tahu siapa pengirim foto itu dan apa tujuannya," ujar Aland, menatap tajam. Sedangkan Rania, ia yakin jika si pengirim foto itu pasti dari mantan kekasihnya, Devan. "Kalau benar memang dia, aku nggak akan biarkan dia kembali merusak hidupku. Devan, kamu harus terima akibat dari perbuatanmu!" batin Rania tegas. *** Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Akankah pernikahan Aland dan Rania yang serba mendadak itu akan berujung pada perpisahan? atau justru sebaliknya? Lalu, bagaimana dengan Rania? mungkinkah ia adalah wanita seperti yang disangkakan Aland? Mampukah Aland menemukan siapa pengirim foto itu dan alasannya? Lantas bagaimana nasib akhir dari Zara? dan mengapa ia meninggalkan Aland tepat di hari pernikahan mereka? Temukan jawabannya di cerita terbaruku "My Husband, Marry Me : Balas Dendam Pengantin yang Terluka" Terima kasih sudah membaca, Tetap Utamakan Baca Al-Qur'an 💜 🤗
Rumah Tangga
538 VuesEn cours
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Dibuang oleh Keluarga

Dibuang oleh Keluarga

Di hari acara pernikahan, pacarku, Thomas Samono, tiba-tiba menghentikan upacara pernikahan. Hanya karena Yana Amerta mengunggah di media sosial bahwa dia telah kembali. Thomas membuang cincin pernikahan rancangannya sendiri dan meninggalkan tempat upacara pernikahan tanpa menoleh ke belakang. Aku terdiam di tempat dalam balutan gaun pengantinku, kakakku yang sedari tadi menopang melepaskanku, “Cindy Marissa, kamu selalu kuat, aku tahu kamu bisa menghadapi ini sendiri, sekarang Yana lebih membutuhkanku daripada kamu.” Setelah mengatakan itu, dia juga pergi. Mereka pergi demi wanita yang sama, meninggalkanku sendirian. Malam itu, setelah membereskan kekacauan acara pernikahan, Yana mengirimkan foto kepadaku. Dalam foto itu, Thomas dan kakakku berada di samping tempat tidurnya. Kalung buatan Thomas ada di leher Yana. Gaun pengantin rancangan kakakku dikenakan oleh Yana. Semua barang-barang ini seharusnya milikku. Akhirnya aku menyerah dan menelepon sambil menangis, “Ayah, ibu. Aku berubah pikiran, aku ingin pulang.”
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Akad Tanpa Malam Pertama

Akad Tanpa Malam Pertama

“Hari ini, tepatnya lima menit yang lalu, saya Adnan Malik telah menikahi wanita yang teramat saya cintai, Aisyah Medina Suryadinata binti Rahadi Suryadinata. Namun, saat ini juga saya kembalikan wanita ini kepada orang tuanya, Aisyah Medina Suryadinata ... mulai saat ini, kamu bukan istriku lagi, aku menjatuhkan talak untukmu!”_Adnan Malik Seketika mataku membulat sempurna, sangat jelas di foto itu menyuguhkan gambar yang sangat tidak bermoral, sepasang manusia yang tengah memadu kasih di atas ranjang dengan tanpa sehelai benang pun menutupi tubuh mereka. Namun, bukan hanya itu yang membuatku syock, tetapi gambar wanita yang ada di foto itu ... aku!_Aisyah Medina Suryadinata Tunai. Ya, tunai sudah janjiku untuk menikahimu, Aisyah. Aku bukan lelaki yang dengan mudah mengingkari janji. Namun, aku juga bukan manusia yang memiliki keluasan hati untuk menerima rasa sakit ini. Kutunaikan janjiku, lalu kukembalikan kita pada semula. Kamu dengan orang tuamu dan aku kembali kepada orang tuaku._Adnan Malik
Rumah Tangga
1013.7K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Don eligió bailarina y no a su prometida

Don eligió bailarina y no a su prometida

Colter Giordano, mi prometido desde hace seis años, heredero de la familia Giordano, recibió una bala por una bailarina llamada Mia. No la recibió por mí. Una bala me atravesó el hombro. La sangre, caliente y pegajosa, me manchó el vestido. Pero mi corazón dolía más. Me preguntó si estaba bien. Solo una vez. Luego se apresuró a llevar a Mia al hospital, dejándome sangrando en el suelo. Al día siguiente, la foto de Mia apareció en mi feed de Instagram. Ahí estaba ella, en una suite de lujo del hospital. Colter se estaba desviviendo por un rasguño en su brazo que apenas se notaba. El pie de foto era de solo dos palabras: [Mi Héroe.] Le di me gusta a la publicación. Luego hice una llamada encriptada. —La oferta de la familia Falcone —dije—. La acepto. Consígueme un avión a Sicilia. Tres días.
Histoires courtes · Mafia
2.9K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Bajo las Luces del Atardecer

Bajo las Luces del Atardecer

Cuando llegó el momento de intercambiar los anillos en la boda, mi prometido apenas podía pronunciar el «sí, quiero». Todo porque un antiguo amor había publicado que volvía a estar soltera justo una hora antes. La foto que acompañaba el anuncio era la de un boleto de avión. Su llegada estaba prevista para dentro de una hora. De pronto, mi hermano se adelantó y, sin más, anunció frente a todos que la boda se pospondría. Los dos, bien organizados, me dejaron plantada ahí, en medio de todas las miradas, convirtiéndome en la burla de todos. Yo me mantuve tranquila, mientras veía cómo la exnovia de mi prometido actualizaba su Instagram. En la foto aparecían mi hermano y él, junto a ella, dándole todo lo que se suponía que era para mí. Sonreí con tristeza, respiré hondo, y marqué el número de mis verdaderos padres. —Papá, mamá —dije—, estoy lista para volver a casa… y aceptar el compromiso con la familia Moulin.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Kematian Palsu Suamiku

Kematian Palsu Suamiku

Suamiku meninggal. Di hari peringatan pernikahan kami, dia nekat keluar di tengah hujan lebat untuk membeli kue buatku, tetapi malah tertabrak truk besar. Jasadnya hancur berkeping-keping, bahkan tidak bisa dikenali lagi. Adik ipar menyalahkanku, katanya aku penyebab kematian kakaknya dan tidak layak mewarisi harta suamiku. Mertuaku menangis dan menyebutku pembawa sial, lalu mengusirku dari rumah. Aku tersiksa batin setiap hari, selalu membayangkan bahwa kalau saja aku menghentikannya hari itu, mungkin dia tidak akan meninggal. Akhirnya aku jatuh sakit dan divonis kanker. Di ambang hidup dan mati, mertuaku datang menemuiku. “Dasar bodoh, percaya saja dengan apa yang dibilang orang!” Ujarnya sambil melempar foto keluarga kecil berisi tiga orang. Setelah melihat foto itu, aku langsung sesak napas dan mati dengan penuh amarah. Ternyata, suamiku tidak hanya masih hidup, tetapi juga sudah punya anak dengan pujaan hatinya. Begitu membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika pertama kali menerima kabar kematiannya.
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun. Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya. Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami. Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah. Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai. Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan. "Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."
Histoires courtes · Romansa
12.5K VuesComplété
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Wenn nur alles wie am Anfang gewesen wäre

Wenn nur alles wie am Anfang gewesen wäre

Als die Trauung beim Ringtausch angekommen war, zögerte Sven Schneider, mein nomineller Ehemann, das Wort „Ja“ auszusprechen. Nur weil seine erste Liebe, Johanna Schulz, vor einer Stunde plötzlich ihre Trennung öffentlich gemacht hatte – mit einem Foto eines Flugtickets, das eine Stunde später landen würde. Mein Bruder Leon Lorenz trat plötzlich nach vorne und erklärte allen, die Hochzeit werde verschoben. Die beiden spielten perfekt zusammen. Sie ließen mich einfach stehen. Ich wurde zur Lachnummer des Saals. Ich regelte alles mit ruhiger Miene und starrte auf den frisch aktualisierten Instagram-Feed seiner ersten Liebe. Auf dem Foto standen Leon und Sven an ihrer Seite und reichten ihr das Beste, was sie hatten. Mit einem bitteren Lächeln wählte ich die Nummer meiner leiblichen Eltern. „Papa, Mama. Ich komme nach Hause. Ich bin bereit für die arrangierte Heirat der Familie Günther.“
Read
Ajouter dans ma bibliothèque
Dernier
1
...
1617181920
...
50
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status