Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wenn die Erinnerung verblasst

Wenn die Erinnerung verblasst

Die drei Richter-Brüder, für die ich einst das Wichtigste im Leben gewesen sein soll – ausgerechnet als ich unter einem bösartigen Hirntumor litt, waren sie nirgendwo zu finden. Die Operation könnte zu Gedächtnisverlust führen. Ich wollte sie nicht vergessen, also rief ich sie an und bat um Hilfe. Doch kaum war die Verbindung hergestellt, prasselten ihre Beschimpfungen auf mich ein: „Lena, heute ist Vanessas Geburtstag! Musst du uns ausgerechnet jetzt Ärger machen?“ Vor Schmerzen verlor ich das Bewusstsein. Als ich im Krankenhaus wieder aufwachte, sah ich eine Nachricht von Vanessa auf meinem Handy. „Lena, die Brüder haben mir drei Schutzamulette geschenkt, um mich zu beschützen!“ Auf dem Foto waren die drei Schutzamulette zu sehen – dieselben, für die ich sieben Stunden lang im strömenden Regen Schritt für Schritt niedergekniet war und jedes Mal meinen Kopf zur Erde gesenkt hatte, um sie für die Brüder zu erbitten. Endlich gab ich auf. Ich ging allein ins Ausland, ließ mich operieren und vergaß sie. Bis ich eines Tages drei fremde Männer vor meiner Haustür knien sah, die mich wie von Sinnen um Vergebung anflehten.
Short Story · Liebesroman
2.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Mi esposo, su héroe

Mi esposo, su héroe

La viuda del mejor amigo de mi esposo subió una ecografía. «Gracias por tu esperma. Al fin voy a tener mi bebé.» Abrí la foto y me quedé en shock. En donde decía «padre del bebé», aparecía el nombre de mi esposo: Nelson Navarro. No dije nada. Solo dejé un comentario con un simple signo de interrogación. No pasó ni un minuto y Nelson ya me estaba llamando, furioso. —¡¿Qué te pasa?! —me gritó—. ¡Ella está sola, viuda! Solo quiere tener un hijo para no sentirse tan vacía. ¿Tan difícil es entenderlo? Eduardo fue mi mejor amigo, murió, y yo estoy cumpliendo con él. ¡Eso es lo que hace un hombre que tiene palabra! ¿O tú qué crees? Unos días después, la misma viuda subió otra foto. Esta vez, de un departamento nuevo, todo impecablemente decorado con muebles de lujo. «Menos mal que te tengo. Contigo volví a sentir el calor de un hogar.» En la imagen se veía a Nelson de espaldas, cocinando tranquilo, con el delantal puesto, concentrado frente a la estufa. «Ya está», pensé en ese momento. «Esta relación no da para más».
Short Story · Romance
6.846.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Fui De Ex Para Madrasta Dele

Fui De Ex Para Madrasta Dele

Victor Santos ingeriu acidentalmente um novo tipo de alucinógeno e seu estado era crítico. Como médica da família, fui forçada a me tornar o antídoto. Por ser naturalmente fértil, engravidei de primeira. Depois de me casar com ele, dei à luz a dois gêmeos, um menino e uma menina, ambos inteligentes e adoráveis. Mas, após o casamento, Victor não permitia que as crianças o chamassem de pai, e passava os dias abraçado à foto de sua amada falecida, afogando-se em bebidas. No décimo ano de casamento, ele ateou fogo em mim e nas crianças, e nos queimou vivos no porão. Afinal, durante todos esses anos, Victor guardava ressentimento por eu tê-lo "salvado". Ele sempre acreditou que me aproveitei da sua vulnerabilidade para me aproximar e subir na vida, o que acabou destruindo o relacionamento dele com a mulher que amava. Ela, abalada, sofreu um acidente de carro e morreu. Ao abrir os olhos novamente, descobri que voltei para o dia em que ele ingeriu acidentalmente o alucinógeno. Desta vez, deixei a sua amada ter a chance de salvá-lo, e eu me dirigi ao escritório...
Read
Add to library
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

Suamiku, seorang CEO, mengidap penyakit aneh. Hatinya memilihku, namun tubuhnya justru memilih seorang anak magang di kantornya. Karena itu, setiap bulan suamiku menghilang selama sepuluh hari, dia pergi menemui si anak magang untuk "berobat". “Vera, dokter bilang ketergantunganku pada Sinta itu bersifat fisiologis. Tubuhku yang memilihnya. Tapi orang yang paling kucintai di hatiku adalah kamu, dan akan selalu kamu,” kata suamiku. Untuk meyakinkanku, ia sumpah mati, bahkan rela mengambil daging dari tubuhnya sendiri demi membuktikan cintanya. Mataku memerah. Pada akhirnya, aku tetap melunak. Hingga suatu hari, di usia kehamilanku yang sudah tua, sebuah papan reklame yang diterjang angin kencang jatuh menimpaku. Aku pun keguguran. Aku menelepon suamiku berkali-kali, namun tak satu pun dijawab. Tak lama kemudian, aku justru melihat unggahan pamer dari akun sosial media anak magang itu. [Membuka identitas baru sebagai seorang ibu. Mulai sekarang, kami bertiga adalah keluarga kecil yang bahagia!] Di foto itu, suamiku menatapnya dengan lembut, telapak tangannya mengusap perut anak magang itu. Di tangannya yang lain, tergenggam hasil pemeriksaan kehamilan. Baru saat itu aku sadar, sejak dulu sampai sekarang, baik hati maupun tubuhnya, yang ia pilih bukanlah aku. Pada detik itu juga, aku mengerti bahwa pernikahan kami telah mencapai ujungnya ....
Short Story · Romansa
6.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Cinta yang Kamu Katakan, Datang Terlambat

Pacarku meninggal karena sakit. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia menitipkan satu-satunya adik lelakinya, Dilan Pratama, kepadaku. Aku membiayai kuliahnya hingga lulus, bahkan membantunya mendirikan perusahaan. Namun, suatu malam, setelah dia pulang dari jamuan dan mabuk berat, kami justru berakhir di ranjang yang sama. Saat aku masih diliputi kebimbangan tentang hubungan kami, pandanganku terhenti pada sebuah foto diriku yang dia pajang di meja kerja. Di sampingnya, tergeletak sebuah cincin pertunangan. Hatiku bergetar hebat. Dengan perasaan penuh harap, aku mendorong pintu ruang istirahat untuk mau membicarakan hubungan kami. Namun, begitu pintu terbuka, sebuah kamisol putih jatuh tepat di kakiku. Aku tertegun di tempat. Sementara Dilan buru-buru menyelimuti tubuh asisten wanitanya yang panik. "Riana, nggak bisakah kamu mengetuk pintu dulu?" Wajahku mendadak pucat. Aku melangkah mundur dengan kikuk, tetapi langkahku tertahan oleh suara pelan sang asisten. "Kak Riana, bisa tolong ambilkan pakaianku?" Aku tidak memedulikan sorot permusuhan di matanya. Sambil berusaha menutupi kegugupanku, aku melemparkan pakaiannya ke tempat tidur, lalu buru-buru melarikan diri. Begitu keluar dari gedung perusahaan, ponselku berdering. Peneleponnya adalah Dilan. "Kak Riana, lain kali jangan seenaknya membuka pintu kamarku." Aku hanya tertawa kecil dan mengiyakan. Sejak hari itu, aku tidak pernah lagi melangkahkan kaki ke dalam dunianya.
Short Story · Romansa
4.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

#TERINSPIRASI KISAH NYATA [Rated 21+] Aku menemukan foto dan video mesum para wanita cantik di ponsel suamiku. Ada mantan dan ada juga pemain baru. Berusaha untuk kuat karena tidak semudah itu untuk membalas atau mempermainkan suamiku, meski ia berulang kali berkhianat. Satu hal lagi, tidak semudah itu bagiku untuk mengatakan kalimat "AKU MINTA CERAI!" Banyak pihak mengatakan aku bodoh dan kelewat sabar. Penakut karena tidak mau hidup mandiri. Ah, seandainya mereka mengalami apa yang aku alami. Mampukah mereka menjadi aku? Bertahan demi kebaikan buah hatiku yang berkebutuhan khusus, dan demi kesehatan orang tua. Sekali lagi, tidak semudah itu bagiku 'tuk pergi. Biarlah seisi dunia mengatakan aku pandir. Namun, aku pun tidak hanya diam. Aku berjuang dalam sabarku. Bertekad membalikkan keadaan, dan berada di atas mereka yang menyakitiku. Inilah jalan hidupku, khusus kuceritakan padamu. Untuk kalian para wanita kuat di antara deraan nestapa. Kisah ini adalah tentangmu, tentangku, tentang kita. Perjuanganku sebagai seorang ibu, seorang istri, dan seorang anak. Ya, kita para wanita dengan segala sisi manusiawi, ketakutan, dan kelebihan. Benarlah bahwa wanita adalah makhluk terkuat di muka bumi. Hatinya bisa hancur menjadi ribuan keping, tetapi senyum indah tetap terlukis di wajah. Adakah kebahagiaan menanti kita di ujung pelangi? *****
Rumah Tangga
1013.6K viewsOn hold
Read
Add to library
Depois do Divórcio, Meu Ex-marido Frio Perdeu o Controle

Depois do Divórcio, Meu Ex-marido Frio Perdeu o Controle

No primeiro ano do nosso casamento, Augusto Moretti, meu marido perfeito aos olhos de todos, começou a mudar. Ele se afastou de mim, tornando-se frio e distante. De repente, ele parecia ter feito um voto de castidade: mandou construir uma pequena capela na mansão e não largava mais o rosário. Eu tentei de tudo para reacender a nossa relação. Mas, por mais que eu o provocasse, ele permanecia indiferente, como se eu fosse invisível. Até que, em uma noite, o flagrei através de uma fresta na porta do banheiro. Ele estava se entregando à paixão… Mas não por mim. Ele olhava fixamente para a foto de outra mulher. Foi nesse momento que percebi: ele não era frio, ele apenas não tinha sentimentos por mim. Decidi virar o jogo. Enganei Augusto para que assinasse o acordo do divórcio e desapareci completamente da vida dele. Mas, ironicamente, depois que sumi, ele enlouqueceu tentando me encontrar. Quando nos reencontramos, foi no casamento do tio dele. Eu vestia um vestido de noiva branco, e ele, com os olhos vermelhos de raiva, não conseguia de jeito nenhum me chamar de "tia"!
Romance
8456.8K viewsOngoing
Show Reviews (255)
Read
Add to library
Juliana Barbosa
Vou parar de ler. Estava no capítulo 137 e não aguentava mais a enrolação e as humilhações. Fui ver o último capítulo lançado e descobri que além da história ainda não terminou, não houve evolução nenhuma e a protagonista ainda tá só se ferrando. Nem acredito que passei a madrugada lendo. tempo perd
Jaqueline Severo
Talvez a intenção da autora seja nos instigar a continuar lendo tanta submissão e vergonha alheia. É uma boa estratégia, prende o leitor para querer ir até o final, mas fica uma leitura cansativa e frustrante, para quem é ansiosa não compensa, talvez qndo lançar td eu tenha interesse continuar a ler
Read All Reviews
Terlahir Kembali: Pernikahan yang Tak Kuinginkan

Terlahir Kembali: Pernikahan yang Tak Kuinginkan

Tiga hari sebelum pernikahan, Arven didatangi oleh sahabat masa kecilnya yang kembali ke tanah air bersama ibunya yang mengidap penyakit mematikan. Dia ingin menikah dengan Arven demi menunaikan wasiat terakhir ibunya. Di kehidupan sebelumnya, aku menentang keras. Pada akhirnya, Arven menolak permintaan sahabat kecilnya, Nyra. Sesuai rencana, Arven melangkah ke pelaminan bersamaku. Namun, Nyra muncul di lokasi pernikahan sambil memeluk foto mendiang ibunya dan menuduh Arven tak berperasaan. Arven menyuruh para pengawal mengusirnya dan pernikahan kami pun tetap berlangsung. Akan tetapi pada malam pertama pernikahan, dia tidak pulang semalaman. Setelah itu, setiap malam kami tidur terpisah. Dia lebih memilih mabuk berat daripada menyentuhku. Ketika aku bertanya alasannya, dia berkata dengan sorot mata yang tampak buram karena alkohol. "Aeris, setiap kali melihatmu, aku selalu teringat tatapan putus asa Nyra, juga wajah mendiang ibunya .... Aku menyesal!" Aku pun jatuh sakit karena kesedihan dan meninggal dunia. Saat membuka mata kembali, aku kembali ke hari ketika Arven mengatakan ingin mengadakan pernikahan untuk Nyra. Di kehidupan ini, aku langsung menyetujui permintaannya. Menatap punggungnya yang pergi dengan wajah penuh kebahagiaan, aku menelpon rumah dan berkata, "Kak, aku setuju dengan perjodohan keluarga. Atur saja pernikahannya tiga hari lagi."
Short Story · Mafia
7.5K viewsCompleted
Read
Add to library
HIRED BY THE HEARTLESS TYCOON

HIRED BY THE HEARTLESS TYCOON

“This is just an agreement.” I said with my breath hitching in my throat as his finger traced my collarbone gently. “Yes it is.” He murmured, his voice sending shock waves through my system. “Nothing more.” I said trying to convince myself even though I was shaking as his hands moved from my waist and cupped my under boob. “Nothing more.” He whispered before his lips landed on my neck sucking the soft skin gently as his thumb caressed my nipple. I gasped in deliciousness feeling the warm sensation in between my legs already. I was trying so hard not to fall but it was a slippery slope! *********************************** Ruby Mae is on the run from a dangerous past and she is on a quest to save her father from the hands of dangerous people. She to hide herself and gather a lot of money first. When the handsome but heartless Tycoon, Damian Loft, a popular heart rob crosses path with her, she is thrown in to more confusion. Torn between doung the job of being his contract girlfriend without catching feelings and planning to save her father, she is swirling in a lot of emotions. Will she give in to the desires that are pulling her? Damian Loft, a sexy handsome but mean young man has never had to care for anything except his business and money. Known to be a notorious womanizer, his image soon creates a dent in his business. Now he has to save his name by hiring a good girl to play pretend. What happens when he finds himself falling faster than he hopes? What happens when a simple contractual romance turns in to a heated, passionate love affair!
Romance
376 viewsOngoing
Read
Add to library
Setelah Kecelakaan, Aku Menikahi Pria Terkaya

Setelah Kecelakaan, Aku Menikahi Pria Terkaya

Dalam perjalanan menjenguk kekasihku yang sedang lembur, aku mengalami kecelakaan hebat. Aku meneleponnya puluhan kali untuk meminta pertolongan, tapi tak satu pun yang dia angkat. Menatap gedung kantor kekasihku yang lampunya masih terang benderang tak jauh dari sana, aku pun tenggelam dalam keputusasaan. Saat aku terbangun di rumah sakit, aku melihat sebuah unggahan dari bawahan kekasihku. [Aku harus bagaimana kalau masih dimarahi atasan tengah malam begini?] Foto yang diunggah, memperlihatkan bayangan dua orang yang terpantul di pintu kaca. Jarak di antara mereka sudah jauh melampaui batas profesional. Dengan sisa-sisa harapan, aku kembali menghubungi kekasihku. Kali ini, panggilanku akhirnya tersambung. Aku tidak bisa menahan isak tangis dan berkata, "Welly, aku kecelakaan ...." "Ziana, aku masih sibuk. Biar asistenku saja yang mengurusnya, ya? Patuh dikit ya, aku akan pulang menemanimu setelah perjalanan dinas ini selesai." Baru saja aku ingin bicara lagi, suaranya yang membentak memotong ucapanku, "Kendal! Perjalanan dinas hanya boleh membawa satu koper, kamu bawa tiga koper itu mau pindahan atau liburan?" Kendal, anak magang yang baru direkrut oleh Welly. Aku menatap layar ponsel yang telah diputus sepihak itu, air mata mengering di wajahku. Aku pun mengalihkan panggilan ke nomor orang tuaku dan berkata, "Perjodohan yang sudah keluarga atur itu ... aku setuju."
Short Story · Romansa
2.0K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
3637383940
...
43
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status