Short
Lembaran Baru Kisahku

Lembaran Baru Kisahku

By:  CahayaCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
12Chapters
3views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Suamiku, seorang CEO, mengidap penyakit aneh. Hatinya memilihku, namun tubuhnya justru memilih seorang anak magang di kantornya. Karena itu, setiap bulan suamiku menghilang selama sepuluh hari, dia pergi menemui si anak magang untuk "berobat". “Vera, dokter bilang ketergantunganku pada Sinta itu bersifat fisiologis. Tubuhku yang memilihnya. Tapi orang yang paling kucintai di hatiku adalah kamu, dan akan selalu kamu,” kata suamiku. Untuk meyakinkanku, ia sumpah mati, bahkan rela mengambil daging dari tubuhnya sendiri demi membuktikan cintanya. Mataku memerah. Pada akhirnya, aku tetap melunak. Hingga suatu hari, di usia kehamilanku yang sudah tua, sebuah papan reklame yang diterjang angin kencang jatuh menimpaku. Aku pun keguguran. Aku menelepon suamiku berkali-kali, namun tak satu pun dijawab. Tak lama kemudian, aku justru melihat unggahan pamer dari akun sosial media anak magang itu. [Membuka identitas baru sebagai seorang ibu. Mulai sekarang, kami bertiga adalah keluarga kecil yang bahagia!] Di foto itu, suamiku menatapnya dengan lembut, telapak tangannya mengusap perut anak magang itu. Di tangannya yang lain, tergenggam hasil pemeriksaan kehamilan. Baru saat itu aku sadar, sejak dulu sampai sekarang, baik hati maupun tubuhnya, yang ia pilih bukanlah aku. Pada detik itu juga, aku mengerti bahwa pernikahan kami telah mencapai ujungnya ....

View More

Chapter 1

Bab 1

Saat aku melihat unggahan si anak magang itu, Sinta, seluruh darah dalam tubuhku seakan membeku. Jantungku terasa seperti ditembus sebilah pisau beracun, sakit hingga membuatku sesak napas.

Hari ini adalah ulang tahun pernikahanku yang kelima dengan suamiku, Omar Wijaya. Untuk merayakannya, dengan perut besar milikku, aku keluar membeli bunga dan kue. Namun tak kusangka, baru saja keluar dari toko kue, sebuah papan reklame yang diterbangkan angin kencang jatuh menimpaku. Ujung tajamnya menembus perutku.

Aku panik, dengan gemetar segera menelepon Omar untuk meminta pertolongan. Lebih dari sepuluh kali aku menelepon, namun tak satu pun diangkat. Padahal sebelumnya, dia selalu menjawab panggilanku dalam hitungan detik. Saat aku masih diliputi kebingungan, di saat itulah aku melihat unggahan sosial media dari Sinta. Pantas saja dia tak mengangkat teleponku, ternyata dia sedang menemani Sinta menjalani pemeriksaan kehamilan!

Sinta Niara adalah anak magang yang direkrut Omar secara khusus, dengan alasan karena Omar mengaku mengidap penyakit aneh, penyakit yang membuatnya memiliki ketergantungan fisiologis yang nyaris membuatnya gila. Dan katanya, Sinta adalah penawarnya. Karena itu, setiap bulan dia akan menghilang selama sepuluh hari untuk menemui Sinta demi "berobat".

Setiap kali dia pulang dari menemui Sinta, di tulang selangkanya selalu tertinggal bekas merah yang menyilaukan mata. Tubuhnya pun dipenuhi aroma parfum Sinta.

Hatiku hancur. Tanpa sadar aku menyeka air mata. Dan setiap kali itu terjadi, Omar akan berlutut di hadapanku, menampar wajahnya sendiri sambil menangis dan mengakui kesalahannya. Ia bahkan bersumpah dengan cara yang paling mengerikan. Omar rela melukai diri, bersumpah dengan secuil dagingnya demi membuktikan ketulusan cintanya padaku.

“Vera, dokter bilang ketergantunganku pada Sinta itu bersifat fisiologis. Tubuhku yang memilihnya, tapi orang yang paling kucintai di hatiku adalah kamu!”

“Tenang saja. Posisi Nyonya Omar hanya akan menjadi milikmu. Tak akan ada siapa pun yang bisa merebutnya.”

Dan pada akhirnya, aku tetap luluh. Aku hanya bisa menutup mata dan membiarkan dia berulang kali pergi menemui Sinta untuk "mengobati penyakitnya". Asalkan dia masih mencintaiku, itu sudah cukup.

Namun sekarang, kenyataannya jelas. Bukan hanya tubuhnya yang memilih Sinta, bahkan hatinya pun telah condong kepada wanita itu. Suamiku memilih Sinta, meninggalkan aku dan anak kami.

Rasa sakit yang menusuk di perutku menyeret pikiranku kembali ke kenyataan. Dari bawah tubuhku mengalir cairan panas. Dengan mata terbuka lebar, aku menyaksikan darah terus mengalir semakin deras, warna merah terang itu cepat melebar di gaun putihku.

“Anakku, anakku .…”

Sambil menahan nyeri yang tak tertahankan, aku memanggil ambulans untuk diriku sendiri. Setelah itu, kesadaranku runtuh, dan aku pun jatuh pingsan.

Hari itu ... aku bermimpi panjang. Dalam mimpiku, berdiri seorang gadis kecil dengan dua sanggul mungil di kepalanya. Ia tersenyum manis dan memanggilku, “Ibu”. Namun sebelum sempat aku gapai, ia sudah berlari menjauh. Semakin jauh, hingga akhirnya sosok kecil itu ditelan oleh kegelapan ….

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
12 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status