Kuberikan Suamiku Pada Sahabatnya
Riri ragu untuk mengangkatnya.
"Wih, kompak ya mereka. Jangan-jangan emang jodoh."
Riri mendelik ke arah Laras, seketika Laras tersenyum nyengir sambil mengangkat dua jarinya.
"Hehehe…. Sabar bu, jangan marah."
Ponsel Riri terus berdering, Laras kemudian menatap lekat pada Riri dan memegang tangannya.
"Dengarkan aku, Pilihannya ada dua, kamu lari dari masalah atau kamu mau menghadapinya," ucap Laras.