Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Henry berjalan mendahuluiku menuju ke stan tujuannya. Aku pun segera berjalan mengikutinya dan berdiri di sampingnya yang sudah berada di depan etalase. Stan yang dikunjungi oleh Henry adalah stan yang menjual makanan khas Turki. “Kebab daging, satu,” ucap Henry pada penjual di belakang etalase. Penjual tersebut tersenyum lalu menatap kearahku, “bagaimana dengan pacar Anda?” Mendapat pertanyaan dari penjual kebab, aku pun dengan cepat menggeleng, “t-tidak ... bukan. Aku bukan pacarnya.”
3.0K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as honey brown
Read
+Library
MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

Harlow memandangi wajah Alexander dengan sangat serius. “Aroma almond yang aku rasakan bukanlah berasal dari brownies yang dibawa oleh Laura. Dan perlu diketahui juga bahwa tidak ada siania di brownies itu. Aroma almond yang aku rasakan berasal dari piring kosong ini. Memang tidak menyengat, tapi aku juga tidak mau berada di dekatnya karena pasti berbahaya. Aku masih belum bisa juga memastikan apakah di sini HCN atau NaCN. Yang pasti, jangan sampai terhirup dan tertelan.”
8.528.2K viewsOngoingAdded to Library 788 Times as honey brown
Read
+Library
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

"Brownies dikasih kakaknya Qey tapi gue agak nggak suka, mau nolak tapi nggak enak. Karena gue tahu anak lo suka mending gue kasih lo aja." "Lho, sejak kapan lo nggak suka brownies? Perasaan waktu Qey bawa tempo hari lo yang paling doyan," ucap Haris heran. "Hehehe... itu beda, Mas." "Apa bedanya?" Haris mengamati lebih lekat kotak tersebut setelah mengeluarkan dari kantong. Pria itu mendapati merek Cake Palace di sana. "Nah, ini kan dari toko kuenya Qey." Haris menyambung lagi ucapannya.
920.6K viewsCompletedAdded to Library 742 Times as honey brown
Read
+Library
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Mereka adalah sistem pendukung praktisnya, mencicipi dan memberikan kritik membangun dengan tulus. Terobosan pertama datang dari Brownies. Aya memutuskan untuk menamai produk ini The Honest Brownies. Nama itu bukan sekadar gimmick; itu adalah janji integritas yang bisa dimakan. Ia hanya menggunakan dark chocolate dengan persentase kakao tinggi dan butter murni, tanpa tepung terigu berlebihan, menghasilkan tekstur padat, basah, dan rasa cokelat yang eksplosif yang langsung meleleh di mulut. Brownies ini dijual dalam porsi kecil, dikemas dengan elegan, siap disantap langsung sebagai pelarian manis yang jujur.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as honey brown
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status