PRAMESWARI
Dengan kesedihan yang melesat cepat ke level tertinggi dan memburamkan matanya dengan air hangat, Prameswari memandangi kartu seukuran kertas A4 yang dibentangkan Mbak Honey di depannya.
Benar adanya, semua yang dikatakan Mbak Honey itu benar dan nyata adanya. Di Kartu Keluarga itu dia telah menyandang status sebagai adik angkatnya. Sontak, seluruh rongga dadanya dijalari udara hangat, nyaris panas dan terus menjalar ke atas membanjir bandangkan air matanya. Gempar seluruh jiwanya mendapati kenyataan yang indah dan manis itu. Lebih manis dari pada madu hutan. Begitu gempar, sehingga dari palung hatinya muncul sebuah pertanyaan, 'Benarkah Mbak Honey ini manusia, bukan Malaikat?'
Hot Chapters