Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Perawatan Khusus untuk Ibu Hamil

Tangan pria itu menyusup ke dalam pakaianku, menyusuri punggungku yang halus dan dingin, bergerak perlahan seolah menelusuri setiap inci kulitku. Aku terdiam di pelukannya, tak berani bergerak sedikit pun. Di telingaku, suaranya yang dalam dan menggoda berbisik, "Katakan, apa kamu menginginkanku?" Saat itu, di kamar sebelah, sang majikan dan kekasihnya sedang berlatih "yoga berpasangan". Getar hasrat dalam diriku pun perlahan mulai tergugah! Aku rasa aku sudah kehilangan akal. Jangan-jangan aku juga ingin melakukan hal yang sama seperti mereka yang ada di kamar sebelah?
Cerita Pendek · Gairah
5.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Astaga, Gairahku Diketahuinya

Astaga, Gairahku Diketahuinya

Suasana hatiku sangat buruk akhir-akhir ini. Temanku menyarankan agar aku menemui dokter pengobatan tradisional. Namun, aku sama sekali tidak berani melakukannya, karena aku memiliki kecanduan dalam urusan seks. Aku mendengar bahwa dokter pengobatan tradisional bisa mengetahui hal semacam ini …. Hanya saja, kesehatanku makin memburuk, jadi aku harus pergi ke sana sendiri. Cara dokter pengobatan tradisional itu memandangku benar-benar berubah. "Kamu sudah sangat ingin disetubuhi, 'kan?" Dokter pengobatan tradisional itu membaringkanku di atas meja periksa. Dengan satu tangan, dia merobek celana dalamku yang basah ….
Cerita Pendek · Gairah
5.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Tidur di Barak Proyek Bersama Suami Sahabatku

Tidur di Barak Proyek Bersama Suami Sahabatku

Aku terpaksa menumpang di barak proyek tempat sahabatku bekerja, tetapi kehadiranku justru memancing perhatian sekelompok pria di sana. Suami sahabatku berniat melindungiku. Namun, tanpa sengaja dia menyelinap ke dalam selimut dan meraba seluruh tubuhku. Aku yang sudah menjanda selama setengah tahun pun, tak sanggup menahan gejolak yang muncul ....
Baca
Tambahkan
Rahasia Malam di Bioskop

Rahasia Malam di Bioskop

"Uh ... sesak sekali." Di bioskop tengah malam, aku duduk di kursi dengan wajah memerah padam. Pinggulku bergerak gelisah ke kiri dan ke kanan, bokongku terasa seolah terbakar. Pria perkasa di sebelahku tiba-tiba merengkuh tubuhku dengan kuat dan mendudukkanku di atas pangkuannya. Dia berkata, "Di sini nggak nyaman? Mau kubantu mengobatinya?" Aku menggelengkan kepala sekuat tenaga, tetapi tubuhku justru lemas tak berdaya di pelukannya. Aku hanya bisa menatap tangannya yang meluncur turun dari pahaku, perlahan merayap menuju tempat yang paling rahasia.
Cerita Pendek · Gairah
1.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Hadiah Menginjak Usia Dewasa

Catatan gadis 19 tahun, hadiah terindah di ulang tahun menginjak usia dewasa dari ayah tiriku adalah bagian bawahnya yang besar. "Chika, Ayah cuma mau kasih kejutan buat kamu," ucap ayah tiriku sambil merobek gaunku dengan kasar.
Cerita Pendek · Gairah
38.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Voodoo Queens of New Orleans

Voodoo Queens of New Orleans

When Lisa Dumont travels down to New Orleans to stay with her mother for the summer, she finds herself entangled in a web of century-long territorial disputes between undead and supernatural forces. Lisa soon realizes that she has become torn between the blood-loyalty to her mother, Voodoo Priestess Madam Dumont, and the intrigue she has grown towards Elder Vampire, Hezekiah Mercier - the enemy. And consequently, the heavy discord between the two factions leaves Lisa with life-changing decisions to make that could possibly alter the fate of both groups and everyone else in between.
Romance
105.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Suamiku selalu memandang rendah diriku hanya karena aku seorang wanita petani. Bahkan, dia tidak sayang pada anak kami. Setelah usia anak kami genap 100 hari, dia baru memeluknya untuk pertama kalinya. Lalu, kekasih pertamanya kembali ke Kota Jenang. Pria yang selama ini bersikap dingin itu pun, untuk pertama kalinya tersenyum di meja makan dan bahkan menyuapi anakku. Semalaman, anakku tampak sangat bahagia. Sebelum tidur, dia bertanya dengan suara lembut. "Ibu, apakah paman sedikit menyukaiku?" Aku memeluknya erat-erat. Mataku berkaca-kaca dan aku menggeleng pelan, berkata. "Bukan, tetapi kekasih paman telah kembali. Jadi kita harus pergi."
Baca
Tambahkan
Jadi Korban Kelalaian Orang Tuaku

Jadi Korban Kelalaian Orang Tuaku

Saat aku disiksa dan dibunuh dengan kejam oleh seorang penjahat, ayahku yang merupakan seorang kapten tim investigasi kriminal dan ibuku yang merupakan seorang ahli forensik, sedang menemani adikku yang berkompetisi dalam sebuah perlombaan. Penjahat yang pernah ditangkap oleh ayahku melakukan pembalasan dendam. Setelah memotong lidahku, dia menggunakan ponselku untuk menelepon Ayah. Namun, Ayah hanya mengucapkan satu kalimat sebelum menutup telepon, "Aku nggak peduli apa yang sedang kamu lakukan, pokoknya perlombaan adikmu paling penting hari ini!" Penjahat itu tertawa sinis. "Sepertinya aku salah orang. Kukira mereka lebih cinta sama putri kandungnya!" Saat Ayah dan Ibu tiba di TKP, mereka terkejut melihat kondisi mayat yang mengenaskan dan mengutuk kekejaman sang pelaku. Namun, mereka tidak menyadari bahwa korban yang begitu mengenaskan itu adalah putri kandung mereka sendiri.
Cerita Pendek · Realistis
9.1104.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Penulis Skenario Penggoda

Penulis Skenario Penggoda

Di sudut lokasi syuting yang sepi dan jauh dari keramaian, sutradara menyudutkanku ke dinding. Seluruh tubuhku sudah lemas tak berdaya, sepenuhnya hanya ditopang oleh jari-jarinya yang kekar. "Sebagai penulis skenario, apa yang sebenarnya kamu tulis? Jari terasa kasar dan membuatmu nggak nyaman?" "Sekarang jariku sudah di dalam, coba katakan padaku, bagaimana rasanya?" Telapak tangan sutradara yang panas menempel erat, lalu tiba-tiba menekannya kuat-muat. "Aku ... mau ...."
Baca
Tambahkan
Masalah di Kebun Jagung

Masalah di Kebun Jagung

Di atas motor roda tiga menuju kota, kursi pengemudi yang sempit itu dipenuhi oleh aku, menantuku, dan sahabatnya. Kami bertiga berimpitan. “Sempit banget, bagaimana kalau ... aku duduk di pangkuan Paman Joni saja?” ucap sahabat menantuku itu sambil membalikkan badan dan duduk mengangkang di atas kakiku. Jalanan tanah pedesaan yang bergelombang membuatnya terus mendesah pelan. Tatapannya perlahan mulai sayu, dia menatapku dengan wajah menggoda yang tampak begitu bergairah. Sementara itu, menantuku yang melihat pemandangan ini memalingkan wajahnya dengan malu-malu, namun kedua kakinya tanpa sadar merapat kencang.
Cerita Pendek · Gairah
2.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2930313233
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status