Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Fake

Fake

Untuk beberapa detik Shena kehilangan fokusnya, tahi lalat itu begitu kontras dengan warna lipstick merah merona yang Laura gunakan. “Lo siapa? Gue nggak ada urusan sama lo, minggir! Dia harus dikasih pelajaran biar paham pentingnya attitude!” bentak Laura yang masih emosi, nafasnya memburu tak beraturan. Demi Tuhan, air matanya sudah menggenang entah sampai kapan gadis itu bisa menahannya. Laura tidak mau dianggap remeh dan lemah dia masih punya harga diri.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai humour
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

timbal Kyra sedikit tertawa. "Ini nih, yang Aya gak suka. Orang humoris kalo sedih, susah banget dibedain, bisa banget ketawa-ketawa seolah gak ada masalah." Ataya membuang wajahnya. Ia memahami betul bagaimana gerak-gerik sahabatnya.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai humour
Baca
+Pustaka
Unexpected Surprise

Unexpected Surprise

tukas Alhena, "Kalau mau bisa tunggu sampai aku gegar otak trus lupa ingatan." Tanpa mereka sadari, semua pasang mata memandangi objek yang tengah bercakap dengan dipenuhi gelak tawa. Pemandangan jarang yang dilihat oleh kaum Adam, ternyata Hoshi bisa tersenyum lebar seperti itu. Tidak adil! "Tawa Hoshi manis banget," sahut Alpha. "Iya." balas Ankaa.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai humour
Baca
+Pustaka
Remorse

Remorse

Kansa berujar kencang, kemudian menutup mulutnya yang tidak memiliki sopan santun itu. “Jangan gitu, Ca. Allah gak suka,” timpal Edo masih dengan tawanya. “Kecanduan cogan sih, makanya sengklek!” Tawa Anaya pecah dengan lontaran tak berdasar itu. Entahlah rasa lelah yang sedari tadi ditanggung kini hilang dirampas kebahagiaan.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai humour
Baca
+Pustaka
PERMINTAAN GILA KAKAKKU

PERMINTAAN GILA KAKAKKU

Hish! ***
10148.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai humour
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
dhee_n@
ini statusx msih bersambung thor, apa ad kemungkinan masih ad lnjutanx thor? stdakx bonchap msh mw lht daffa menmbal sobekan2 RTx, membahagiakan kel kclx aplg risa msh trauma smpe ad adekx cila thor... berkali2 ulang bc ttp sj nyesek... yok bs thor...
Eni Rahayu
seru banget ceritanya,,,, tambahin lagi hall babnya, kuarng puas bacanya kalau cuman 4 bab tiap harinya,,, soalnya bagus banget ini cerita, selalu aku update trs tiap jam, sangking nggak sabaranya aku dengan cerita selanjutnya......
Baca Semua Ulasan
Take Me Back to Switzerland

Take Me Back to Switzerland

Haris persis seperti itu. "Paksa aja, Sha, kalau dia nggak mau makan sayur," tukas Arya. Mendengar perkataan kakaknya membuat Haris hanya melirik ke arah Arya yang kini sedang tertawa jahil. Sifat yang dimiliki sang kakak dan adik ini tidak jauh berbeda. Mereka berdua sama-sama suka meledek orang lain. Namun, sepertinya sang kakak lebih mempunyai selera humor yang rendah seperti Ishak dan Bayu. Contohnya tadi malam, ketika suasana sedang hening tiba-tiba Arya tertawa dengan keras tanpa sebab. Haris kemudian bertanya pada sang kakak mengapa ia tertawa. Ternyata, Arya tertawa akibat melihat postingan video lucu di sosial media. Padahal, ketika Haris dan Marsha melihat video tersebut ternyata t
107.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai humour
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status