Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tukang Pijat Desa

Tukang Pijat Desa

Tangan besar dokter desa yang hangat mendekapku, sementara kelembutan di dadaku terus berubah bentuk di bawah usapannya yang ringan. Aku menggertakkan gigi dengan wajah yang memerah padam dan tubuh yang gemetar hebat, tak mampu menahan rintihan manja yang terus lolos dari bibirku. "Suamimu ada di sebelah, lho. Pelan-pelan, nanti bakal lebih menegangkan ...."
5.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 144 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Gairah di Ketinggian Sepuluh Ribu Meter

Pada ketinggian sepuluh ribu meter. Kedua kakiku terbuka lebar, bersandar pada dada yang bidang dan keras, membiarkan "area sensitif" yang butuh ditenangkan milikku terekspos tanpa penutup. "Pelatih, aku ... aku lupa melepas mainan itu, rasanya sakit sekali." Jemari yang terbungkus sarung tangan hitam legam mulai meraba masuk. "Aku akan membantumu mengeluarkannya sekarang dan meredakan rasa sakitmu. Kamu mau?"
1.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 55 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

Malam Saat Aku Terjepit di Pagar

"Boneka baru di tempat ini mantap banget! Nggak cuma mirip manusia asli, bagian belakangnya bahkan bisa basah." Aku berniat menangkap basah perselingkuhan, mengikuti suamiku ke sebuah tempat pijat. Tapi, tanpa sengaja kepalaku tersangkut di pagar, pantatku terangkat tinggi, celana dalam terlihat jelas. Alhasil, aku dikira mainan baru yang baru dikirim ke toko ini, lalu dipermainkan seenaknya. Paha dan pantatku yang terbuka pun dimainkan orang-orang. Aku meronta, ingin orang di belakangku sadar bahwa aku manusia sungguhan. Aku juga takut ketahuan suamiku. Di saat aku bimbang seperti itu, tangan orang di belakang menyentuh pusat sensitifku. Dalam sekejap, sensasi itu membuatku mengerang, cairan panas meliap dari belakang membasahi tangan pria itu.
2.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 62 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

Rahasia Bersama Kakak Ipar Di Bioskop

“Kak… sayang, puaskan aku.” “Sial! Kamu belajar dari mana? Kok tiba-tiba jadi begitu jago?” Di dalam bioskop, aku menyamar jadi kakakku. Tangan kakak ipar sudah menyelinap ke balik rokku dan meraba-rabanya. Reaksiku yang begitu sensitif membuat wajah kakak ipar memerah karena bergairah. Tanpa membuang waktu, dia langsung melorotkan celananya. Benda miliknya yang besar itu memantul keluar. Dia menggendong dan mendudukanku di pangkuannya, rasa membaranya menembus tubuhku. Tubuhku gemetar, aku memekik tertahan dan mencapai klimaks. Detik berikutnya, aku mendengar suara cemas kakak ipar, “Jangan bergerak! Ada orang yang melihat ke arah kita!”
3.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 94 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Penulis Skenario Penggoda

Penulis Skenario Penggoda

Di sudut lokasi syuting yang sepi dan jauh dari keramaian, sutradara menyudutkanku ke dinding. Seluruh tubuhku sudah lemas tak berdaya, sepenuhnya hanya ditopang oleh jari-jarinya yang kekar. "Sebagai penulis skenario, apa yang sebenarnya kamu tulis? Jari terasa kasar dan membuatmu nggak nyaman?" "Sekarang jariku sudah di dalam, coba katakan padaku, bagaimana rasanya?" Telapak tangan sutradara yang panas menempel erat, lalu tiba-tiba menekannya kuat-muat. "Aku ... mau ...."
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 44 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

“Lia … kamu juga mulai bersemangat, ya?” Saat pergi ke rumah hantu bersama sahabatku dan pacarnya, pacarnya salah mengira diriku sebagai sahabatku, lalu menempel dari belakang. Dalam kegelapan total, tangan pria yang besar dan hangat itu menyusup dari tepi rokku dan perlahan bergerak ke atas. Napasnya di lekuk leher dan telingaku terasa panas. Dan yang paling memalukan, tubuhku justru merespons sentuhannya.
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 52 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Selamat Tinggal Selamanya, Suamiku

Setelah delapan tahun menikah dengan suami seorang pengacara, dia tidak pernah mau mengungkapkan kepada siapa pun bahwa aku adalah istrinya, dan bahkan tidak mengizinkan putri kami memanggilnya ayah. Dia berkali-kali melewatkan kesempatan untuk bersama putri kami demi teman masa kecilnya, dan bahkan memaafkan teman masa kecilnya yang menyakiti putri kami. Hatiku hancur, dan aku memutuskan untuk bercerai. Aku pergi bersama putriku, menghilang dari dunianya. Namun, dia tidak mau bercerai, bahkan mencariku seperti orang gila ke seluruh dunia. Tapi kali ini, aku dan putriku tidak akan pernah kembali.
45.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

Dusta Di Kontrakan Bersama Pacar Sahabatku

“Apa? Nggak apa-apa… ah, tunggu sebentar….” Di hari hujan, aku yang basah kuyup hanya sempat menyampirkan selembar handuk, tapi tiba-tiba diriku sudah terperangkap di dalam pelukan pacar sahabatku. Seketika itu juga, tubuhku terekspos sepenuhnya di hadapannya. Napas pria itu terasa panas menyentuh kulit telanjangku dan setiap sentuhannya membuatku gemetar hebat. Di satu sisi, tanganku masih menggenggam ponsel yang tersambung dengan sahabatku. Di sisi lain, tubuhku ditindih oleh pacarnya. Aku hampir gila, entah karena rasa bersalah atau sensasi nikmat yang kurasakan. Sambil mendengarkan suara sahabatku di balik telepon, aku memejamkan mata, tak lagi mampu menahan erangan yang lolos dari mulutku….
602 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 14 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Gadis Pecandu di Rumah Sakit

Gadis Pecandu di Rumah Sakit

"Nggak ... jangan, bagian bawahku sudah nggak muat lagi, huhuhu!" Di atas ranjang pasien, aku menunggingkan bokongku yang putih bersih. Dokter sedang membantuku memeriksa masalah gangguan gairah parah yang kuderita. Namun, dia seolah sedang mempermainkanku. Telapak tangannya tak henti meremas bokong kencangku, bahkan memasukkan jarinya ke dalam. Semakin aku memohon ampun, dia tampak semakin bergairah. Tak tahan lagi, aku menoleh ke belakang. Siapa sangka, dia bukan dokter! Bukankah dia itu dosenku? Detik berikutnya, dia mendesak maju ke arahku dengan kasar!
28.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 857 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
Masalah di Kebun Jagung

Masalah di Kebun Jagung

Di atas motor roda tiga menuju kota, kursi pengemudi yang sempit itu dipenuhi oleh aku, menantuku, dan sahabatnya. Kami bertiga berimpitan. “Sempit banget, bagaimana kalau ... aku duduk di pangkuan Paman Joni saja?” ucap sahabat menantuku itu sambil membalikkan badan dan duduk mengangkang di atas kakiku. Jalanan tanah pedesaan yang bergelombang membuatnya terus mendesah pelan. Tatapannya perlahan mulai sayu, dia menatapku dengan wajah menggoda yang tampak begitu bergairah. Sementara itu, menantuku yang melihat pemandangan ini memalingkan wajahnya dengan malu-malu, namun kedua kakinya tanpa sadar merapat kencang.
4.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 186 Beses bilang i became an evolving space monster chapter 18
Read
+Library
PREV
1
...
3132333435
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status