Suamiku Jadul
Entah seberapa pentingnya perang medsos ini.
Pak Abdul Hakim menelepon lagi, kuhidupkan speakers supaya semua orang mendengar.
"Waktu tinggal empat puluh delapan jam lagi, masih ada waktu untuk minta maaf," katanya dari seberang.
"Masih ada waktu dua hari lagi, atau bapak kami hancurkan," Butet yang menjawab.
"Hahahaha, baiklah kita lanjutkan," kata Pria itu lagi.
"Bapak mulai takut, kan? kami bukan kaleng-kaleng," kata Butet.