Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rahasia di Dalam Bus

Rahasia di Dalam Bus

Aku mencari sensasi dan memanjakan diriku di dalam bus. Di tengah tubuh yang gemetar hebat, aku menyadari bahwa sopir bus tengah mengincarku. Semua orang di bus jarak jauh itu telah terlelap karena kelelahan. Hanya aku yang duduk di barisan depan, menggigit bibir dengan peluh yang membanjiri sekujur tubuh. Aku menderita sebuah gangguan psikologis yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Begitu penyakit itu kambuh, aku akan berubah menjadi raga tanpa rasa malu, yang tersisa hanyalah gairah yang meluap-luap.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Hasrat Menggelora di Ranjang Perawatan

Hasrat Menggelora di Ranjang Perawatan

"Kalau nggak bisa menyembuhkanmu secara psikologis, aku akan mengobatimu secara fisiologis. Ayo!" Terapis kecanduan seks yang cantik dan memikat itu melepas pakaian dalamnya, berbaring di ranjang perawatan, merentangkan kakinya, lalu melambaikan tangan padaku dengan gaya yang menggoda.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Ujian Kesetiaan Saudara

Ujian Kesetiaan Saudara

“Dasar genit … sudah pengin dari tadi, ‘kan…?” Malam tahun baru, kakak membawa pulang pacar yang sexy dan menggoda. Bukan hanya melalui kata-kata, bahkan saat aku ke kamar mandi pun dia tak melepaskanku. Dia sengaja membawa baskon ke dalam, lalu berjongkok tepat di hadapanku. “Bantu aku bersihkan bokongku … boleh, ‘kan?” Melihat pemandangan ini, aku benar-benar tak bisa menahan diri lagi, tanganku langsung mengulur ke arahnya….
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

“Hmm… tunggu sebentar, jangan sampai putriku melihatnya….” Di tengah perjalanan liburan, ibunya temanku terpaksa harus duduk di pangkuanku karena ruang di dalam mobil yang sangat terbatas. Tubuh wanita itu yang lembut bergoyang seiring guncangan mobil. Bagian tubuhnya yang paling lembut berkali-kali bergesekan dengan bagian bawah tubuhku. Tak butuh waktu lama, aku pun mulai bereaksi. Memanfaatkan situasi saat orang lain tak memperhatikan, aku mulai mendesak wanita di pelukanku itu dari balik pakaian, sementara tanganku juga mulai nakal dan meraba ke mana-mana. Dengan wajah merona, dia menahan sensasi nikmat dari sentuhanku. Namun, bagian bawahnya sudah basah kuyup, membuatnya benar-benar pa
11.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Ruang Gelap

Rahasia di Balik Ruang Gelap

Di dalam ruang bioskop pribadi yang remang-remang, ayah tiriku ajak aku nonton film dewasa, katanya ini adalah hadiah untuk tandai kedewasaanku. Lihat adegan di layar, ada seorang pria dan wanita larut dalam kenikmatan, tubuhku mulai terasa gatal dan gelisah. Nggak sadar, aku rapatkan kedua paha yang telah basah, berusaha tahan sensasi seperti aliran listrik yang menggetarkan. Lihat wajahku yang memerah, ayah tiriku mendekat di antara kedua kakiku, lalu tanpa ragu tarik celana dalamku. “Sayang, biar ayah tirimu ini ajarkan kamu gimana jadi wanita seutuhnya. Kamu akan nurut, kan?” katanya pelan. ……
31.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Rahasia di Kabin Kemudi

Rahasia di Kabin Kemudi

"Suamiku... aku... di..." Tanganku gemetar memegang ponsel dan wajahku memerah karena gugup. Suamiku di seberang layar terdengar bersemangat dan penuh antusias, dia sama sekali tidak menyadari bahwa saat ini ada seorang pria sedang memelukku dari belakang.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Aturan Main Memikat Gadis

Aturan Main Memikat Gadis

"Jangan gerak! Jangan gerak sembarangan lagi." Di hari ulang tahun ke-20 ini, aku sengaja mengenakan celana dalam tali hitam dengan kain yang sangat minim, lalu berterus terang kepada waliku yang dingin, Garry Adnan, di tepi kolam renang pribadi. Dia membungkusku rapat dengan handuk mandi, sementara di sisi lain dia berganti celana renang dan mengajariku cara mengapung secara langsung di dalam air. Di balik baju renang ketat yang kolot itu tidak ada kawat yang menahan, sehingga di tengah riak air yang bergelombang, dadaku yang padat bergesekan tanpa celah dengan otot perut miliknya yang kokoh. Di tengah kepanikan yang membuat kami saling membelit, aku layaknya gurita yang ketakutan lalu meme
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Hadiah Kelulusan dari Ayah Angkat

Hadiah Kelulusan dari Ayah Angkat

"Kenapa diam saja? Apa harus kuperiksa, biar tahu sendiri jari yang membuatmu nggak bisa tidur semalam itu panjang atau pendek?" "Cicipi rasamu sendiri." Di kantor wakil direktur rumah sakit, dokter pembimbingku sedang berdiri di luar pintu, sementara aku di dalam ditindih ke dinding oleh ayah angkatku, Juna Narendra. Aku mengenakan seragam perawat ketat yang dia buatkan khusus untukku, sangat pendek menyentuh pangkal paha saja. Payudaraku yang montok ukuran 36E tertekan hingga berubah bentuk di balik jas putih itu. Celana safety aku sudah robek paksa oleh tangan besarnya yang panas dan kasar. Jari-jarinya yang panjang bergerak masuk-keluar dan menggesek dengan liar di balik lapisan kain ter
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Aku Dan Ayah Muridku

Aku Dan Ayah Muridku

Aku adalah wali kelas putranya, sekaligus ‘guru privat’ yang selalu siap dipanggil kapan pun. Semua ini bermula ketika dia memergoki rahasia terkelamku di ruang kelas setelah jam sekolah usai. “Bu Sri, videonya ada di tanganku. Jam delapan malam ini, di gudang peralatan olahraga. Kalau nggak datang, aku akan kirim ke grup orang tua murid.” Sejak saat itu, aku selalu memakai rok yang sopan saat pertemuan orang tua murid. Namun, di balik rok itu, masih ada bekas merah di lutut akibat kejadian di apartemen sewaannya dua hari yang lalu. Semua orang memujiku karena telah mendidik murid dengan sangat baik. Namun hanya aku yang tahu, bagaimana ayahnya mendidikku sepenuh hati di dalam kelas setelah
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Malam Kelam di Tempat Karaoke

Malam Kelam di Tempat Karaoke

"Gery, itu putriku! Ke mana tanganmu meraba-raba?" Di dalam ruangan tempat karaoke, rekanku Gery mabuk berat dan salah mengira putriku sebagai gadis pemandu lagu. Tangannya meraba-raba paha putriku, bahkan hampir menyelinap ke balik roknya. Yang tidak masuk akal, putriku justru tampak haus dan menikmati rabaan itu. Aku melirik putri Gery yang duduk di samping, dadanya yang seputih salju seolah hampir meledak menembus pakaiannya. Jika situasinya begini, jangan salahkan aku kalau aku pun mengincar putrimu!
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai isabella psikopat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status