Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Home

Home

"Makannya, aku bakal tanggung jawab karena yang ada di kandungan Astrid itu anakku. Aku juga sudah membicarakan hal ini dengan Gita." Mutia hanya mengingat sebatas itu dan sebuah momen pahit saat Yasa masuk ke kamar. Yasa masih terlihat muda dan tampan. Ayahnya kelihatan sangat tertekan—ekspresi sedih, kecewa, dan kalut menghiasi wajah. "Ya Tuhan, Dek ... Ayah harus bilang apa ke Nenek dan Kakek kamu?"
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 486 Times as j y
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Kadang ada yang dibunuh, kadang ada yang dibiarkan lolos dengan membuat mereka setengah cacat atau sumpah paksaan. Setelah beberapa hari ke arah barat, Cang Er sedikit membelok. Kini ia menuju barat daya. Tujuannya adalah Danau Yueya yang terkenal dengan keindahan sekaligus keunikan tempat tersebut. Pasalnya, danau itu memiliki ciri khas tersendiri dalam bentuknya yang melengkung seperti bulan sabit raksasa. Jika dipandang dari bukit terdekat ketika sore hari, maka airnya akan berwarna merah terang. Ketika dipandang saat malam hari, maka Danau Yueya memantulkan gambar bintang dan bulan dari langit.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as j y
Read
+Library
Ya, Sayang?

Ya, Sayang?

Jari Nanda menunjuk ke arah Yesi, istri dari direktur keuangan di kantornya. "Tante Yesi punya bayi, bayinya perempuan, Pa." "Iya, terus?" "Tapi Aryo katanya nggak mau adik perempuan." "Kok gitu?" "Katanya kalau punya adik perempuan itu nggak asyik, lebih asyik punya adik laki-laki. Soalnya adik perempuan nggak bisa diajak main mobil-mobilan, robot-robotan, perang-perangan. Adik perempuan mainnya boneka barbie terus. Emang iya, Pa?"
10.9K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as j y
Read
+Library
ZOE

ZOE

Dengan nafas terengah, On Ji berkata, "Kita harus segera pergi dari sini, Zoe!" Melihatnya penuh luka, aku yakin sesuatu yang buruk tengah terjadi. Tanganku segera cepat mengaktifkan bomb buatan Kyrene. Mendadak bising kerumunan pasukan berlarian menuju kami. Wajah On Ji pias menatapku, "Berapa menit?" tanyanya. Aku menutup kotak dan melemparkannya kesembarang arah, "Satu menit setelah kuaktifkan." ujarku cepat
106.3K viewsOngoingAdded to Library 190 Times as j y
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status