Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
No, it's You!

No, it's You!

“Yep … kenapa … are you jealous?” Are you jealous? pertanyaan macam mana pula itu? Mantan pacar kamu, yang super cantik dan dengan terang-terangan menabuh genderang perang untuk mendapatkan kamu kembali dan sekarang kamu bertanya are you jealous? “Jealous? why?”. Ok, jawaban ini tidak pernah terencanakan di otaknya yang sekarang sedang terbakar api cemburu. Samudra membalikkan badan seperti tahu jawaban tidak jujurnya “kamu tidak perlu cemburu … you’re my only one”.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 376 Times as you j
Read
+Library
You're MINE

You're MINE

Netra biru itu memejam erat ketika suara lembut yang sukses membuat hatinya tercabik kembali terasa berdesing di telinga, berpadu menjadi satu dengan suara musik yang mengentak di sekitarnya, membuat kepalanya semakin pening saja. Kedua tangan besar itu meraih botol whiskey bermerk Jack Daniel's di atas meja. Meminum langsung dari mulut botolnya, bahkan hingga hampir tandas. Ketika cairan dengan rasa manis bercampur pahit itu mengaliri tenggorokan, perlahan salah satu sudut bibir merah kecoklatan itu terangkat; tersenyum miring. 'Baiklah, aku akan menjadi pria jahat, sesuai permintaanmu. Kuharap kau tak menyesal.'
8.9K viewsCompletedAdded to Library 274 Times as you j
Read
+Library
Dear Joy

Dear Joy

"Sudah jam berapa sekarang?" "Jam setengah tujuh. Bangunlah, Joy. Oh iya maaf aku membuka jendelannya. Biar udara segar masuk." Joy mulai mengucek mata memastikan tidak ada kotoran atau apapun itu. "Tidak ada tai mata, kok." "Ehehe."
107.7K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as you j
Read
+Library
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

"Genjot terusss… jangan berhentiii... arghhh!" Jaya kehilangan akal sehatnya. Ia memburu puncak itu dengan keputusasaan yang indah. "Mir... akuuu... aku mau keluarrrr..." "Keluar di dalam, Jay! Keluar di dalam!" seru Mirah sambil memeluk punggung Jaya erat-erat. "Aku keluar... Mir! Aku keluar... Arghhh!"
107.5K viewsCompletedAdded to Library 224 Times as you j
Read
+Library
Do You Know?

Do You Know?

"Sepertinya orang itu sangat spesial sampai kamu tertarik memelihara hewan aneh itu." "Entahlah, aku juga tidak tahu." Liana dan Krystal melahap makanan sambil berbincang ringan. "Kemana Javas?" tanya Liana. "Sekarang dia sedang mengurusi perusahaan papanya di Berlin." "Lalu kenapa kamu tidak ikut?" Liana menyuapkan tumis daging sapi yang Krystal masak tadi.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as you j
Read
+Library
I'm On You

I'm On You

Semoga Allah SWT memudahkan urusan kamu dan melapangkan rezeki kamu, amiin. Saya menyatakan sudah menyesal menulis cerita dengan isi penuh dosa dan saya bertaubat pada Allah SWT dari pada ini. Semoga Allah SWT mengampuni kita semua, amiin.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as you j
Read
+Library
Yuk, Nikah!

Yuk, Nikah!

Jari telunjuknya mengetuk-ngetuk dagu perlahan. Aku masih menunggu. Agak bosan juga, sih. “Itu ... lagunya Jason Miraz!” serunya. “Yang mana?” Kalau lagu-lagu jadul agak tahu sedikit, lah, walaupun lagu barat. Seperti Jason Miraz, aku cukup tahu beberapa judul dan hafal liriknya. “Lucky!” Dengan semangat Vivi menyerukannya. Dapat kulihat raut muka itu berseri, tampaknya dia cukup senang saat aku menawarkan diri untuk menyanyikan lagu untuknya.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 502 Times as you j
Read
+Library
WITH YOU

WITH YOU

Seorang pria dengan tinggi sekitar 178 cm. Memiliki tubuh tegap atletis, bentuk dagu tegas. Netranya hitam pekat dan dihiasi alis yang tersusun tebal. Pria ini memiliki sorot mata yang tajam. Wajah paripurnanya juga dihiasi dengan jambang tipis yang dicukur rapi. Tubuh atletisnya diselimuti dengan setelan jas berwarna cream dan celana senada sedang berjalan tergesa sambil membawa sebuah map. Terlihat dia sedang berbicara dengan seseorang menggunakan eraphone yang sudah terpasang di telinganya.
4.8K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as you j
Read
+Library
Into You

Into You

Aku menjulurkan lidahku untuk membalas Radit. Radit menggunakan outfit serba denim. Hoodie berwarna hitam dipadukan dengan jaket denim serta celana jeans denim. Tidak lupa bucket hat andalannya. Radit merasa jika ia menggunakan bucket hat, ketampananannya bisa meningkat drastis. Walaupun menurutku tidak ada pengaruh apa-apa. Ia juga menggunakan sneakers putih yang selalu ia banggakan. Sepatu yang ia dapatkan susah payah dari war di internet. Aku tidak percaya ia menggunakan barang-barang kebanggaannya hanya untuk makan ramen. “Jalan, yuk! Kita harus sampai duluan sebelum mereka. Hitung-hitung memunculkan kesan sebagai junior tepat waktu.” Radit menggandeng tanganku, menarikku untuk bergerak
104.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as you j
Read
+Library
Let You Go

Let You Go

55 Yuna Ih apaan gak penting. Jangan bikin penasaran dong. 21.56 Aku tadinya mau ngajak kamu jalan besok. Tapi keknya kamu sibuk. Maaf ya... 21.57 Yuna Ngapain minta maaf? Besok aku gak lagi sibuk kok. Aku mau, biar gak gabut juga di rumah 21.58 Seriusan? Aku gak maksa loh ini, kalo kamu gak mau juga gak papa.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 164 Times as you j
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status