The Cursed Journey Of Zhura
Zhura menekuk lututnya, merendahkan tubuh sejajar dengan bocah itu.
"La, sedang apa?"
"Menulis," bisik La menunjukkan tangannya yang memegang kuas ke pada Zhura, lalu kembali melanjutkan kegiatannya. Berbeda dengan tinta yang biasa ia temukan di pavilyun Azhara, tinta di mangkuk La bening dan wangi. Tentu saja ia tahu, itu adalah cuka apel. Tulisan yang dibuat menggunakan cuka apel tidak akan bisa dilihat kecuali diletakkan di depan cahaya.
Hot Chapters