Dosa Beraroma Oud
Di tengah kegelapan kamar beraroma oud, Amira pasrah ditaklukkan oleh gairah memabukkan yang merenggut sisa kepolosannya. Ia mengira, setelah lima tahun pernikahan yang hambar, sang suami akhirnya menyentuhnya layaknya seorang wanita seutuhnya.
Namun, saat sarapan keluarga di pagi hari, mimpi indah itu berubah menjadi mimpi buruk yang menyesakkan.
Pria yang semalam merengkuhnya kini duduk di ujung meja. Bukan suaminya. Melainkan Malik Al-Fayed, sang kakak ipar yang merupakan penguasa gelap klan tersebut.
Jantung Amira nyaris berhenti saat Malik menatapnya, dengan sengaja memamerkan jejak cakaran dan gigitan kemerahan di lehernya. Seringai mematikan di bibir pria itu menyuarakan satu ancaman tanpa suara.
"Kamu tak bisa kembali pada suamimu, karena kamu milikku sekarang."