Dokter Ajaib Primadona Desa
Tirta tersenyum, lalu berkata, "Sayang, terima kasih atas perhatianmu. Tapi, kamu harusnya tahu suamimu ini nggak pernah lakukan sesuatu yang nggak yakin."
Sebelum Irena sempat mengatakan apa pun lagi, Sodam yang sudah tidak sabar langsung berkata, "Kalau begitu, mari kita bertarung di tempat lain."
Dalam hatinya, Sodam berpikir, "Bocah, kalau hari ini aku gagal membunuhmu, berarti seribu lima ratus tahun hidupku ini sia-sia."
Hot Chapters