SUAMI TOXIC
ucap Ibu sendu.
Aku meneteskan air mata mendengar ucapan Ibu. Sedih sekali hatiku, Ibu sampai menangis karena tingkah suamiku yang sangat toxic. Mas Dani hanya diam menundukkan kepala, entah apa yang ada di pikirannya.
"Baiklah, Pak, Bu. Kami akan segera hidup mandiri. Soal tempat tinggal, nanti kami cari dulu," ucapku. "Kemungkinan besar kami cari kontrakan dekat pabrik, karena memang di sana yang sesuai dengan kemampuan kami."
Hot Chapters