Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Aku Tak Lagi Jadi TKW

Saat Aku Tak Lagi Jadi TKW

Maitra Tara
Saat aku baru pulang bekerja, terdengar suara desahan dari dalam kamarku. Suara siapa itu dan kenapa mereka bercinta di rumahku?
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Gelap Itu Membuatku Salah Pilih Pintu

Saat sedang mandi, tiba-tiba listrik padam. Aku pun terpaksa mengenakan jubah tidur dan kembali ke kamar untuk beristirahat. Tak disangka, dalam gelap gulita, sepasang tangan besar tiba-tiba memelukku erat dari belakang. Celaka! Ternyata aku salah masuk ke kamar keponakanku…
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri

LC yang Kusewa Ternyata Istriku Sendiri

LC yang aku sewa ternyata istriku sendiri. Padahal setiap bulan aku kasih nafkah, kenapa dia kerja begini, kemana perginya uang yang selalu kukirim?
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Dipaksa Foto Tanpa Busana oleh Suami

Dipaksa Foto Tanpa Busana oleh Suami

Betapa terkejutnya Luisa, saat suaminya meminta fotonya tanpa busana. Ada apa dengan Edmun? Kenapa ia nekat meminta hal yang mengerikan?
10113.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Hanya Istri Pelampiasan

Hanya Istri Pelampiasan

"Kenapa? Kalau emang nggak ada rasa, kenapa masih harus melakukannya?" Lelaki bertubuh atletis itu berbalik dengan tatapan tajam yang sama. "Pria lebih banyak menggunakan logika dibanding hatinya. Cuma orang munafik yang menyinyiakan kesempatan, hanya karena alasan nggak cinta!" Malam pengantin tak pernah seindah yang Melody bayangkan. Pengalaman pertama yang seharusnya berkesan justru terasa menyakitkan saat dia berakhir di atas pembaringan sebagai pelampiasan lelaki yang tadi siang bersanding dengannya di pelaminan. Sebab, meski raga lelaki itu sepenuhnya milik dia, hati dan jiwanya seperti ada di tempat lain.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Skandal Panas CEO

Skandal Panas CEO

Sebuah tragedi di malam pesta tahunan membuat hidup sekertaris wanita yang bernama Tiara Veronica seketika berubah. Seseorang telah mencampurkan sesuatu kedalam minumannya dan membuatnya tak sadar akan menggoda Bos nya sendiri. "Pak Gery, kenapa anda bisa di sini?" tanya Tiara lalu tak sengaja melihat Gery yang bertelanjang dada. "Apa?" "Ini kamar saya. Seharusnya, saya yang bertanya kepadamu, kenapa seorang sekertaris sepertimu bisa ada di kamar saya!" jawab Gery yang kesal. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah Gery akan bertanggung jawab atau sebaliknya?
10563 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

Mengejar Cinta Sang Dosen Populer

"Dia siapa, Ma?" Entah kenapa aku gugup sendiri saat tanya itu mencuat. Aku belum berani melihat jelas wajahnya. Sampai Bu Tya memperkenalkanku padanya. "Ning, kenalkan ini anak sulung saya, Zen Maulana. Zen, ini Ning yang mau bantu mama bersih-bersih rumah. Dia juga mau kerja di kantin kampus." Aku yang baru saja menginjakkan kaki di anak tangga terakhir terlonjak kaget. Nama itu, tidak asing bagiku. Apa hanya sebuah kebetulan nama lengkapnya sama. Aku memberanikan diri melihat wajah anak sulung Bu Tya. Seketika kotak yang kupegang jatuh membuat isinya berhamburan. Rasa-rasanya kepalaku bagai dihantam palu. Aku tidak menyangka akan bertemu laki-laki masa lalu di rumah besar ini. Nasib yang menurutku baik bertemu Bu Tya ternyata disertai kejutan besar bertemu orang yang membuatku tidak tenang di tiga tahun terakhir hidupku. "Zen? Dia benar-benar Zen yang sama, Zen Maulana." Tanganku mendadak tremor. Bulir keringat sebesar biji jagung bermunculan. Bahkan tenggorokan terasa tercekat. Aku dilanda ketakutan seperti seorang penjahat yang menanti eksekusi hukuman. Pandangan mulai mengabur dan gelap. Lutut lemas seolah tak bertulang, aku terhuyung. Sebelum kesadaranku hilang, sayup-sayup telingaku menangkap suara. Nama panggilan yang biasa Zen sebut untukku. "Han!" Simak ceritanya, yuk.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 642 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Suamiku Dibutakan Sahabat Masa Kecilnya

Suamiku Dibutakan Sahabat Masa Kecilnya

Saat suamiku memaksa diriku yang sedang hamil delapan bulan untuk menemani sahabat masa kecilnya main loncat bungee, aku tidak membantah ataupun marah. Sebaliknya, aku malah mengangguk setuju. Aku melakukan ini karena di kehidupan sebelumnya, sahabatnya itu sedang sedih. Demi menghiburnya, suamiku berjanji akan mengabulkan satu permintaannya. Sahabatnya pun bilang pada suamiku kalau keinginan terbesarnya adalah ada orang yang menemaninya main loncat bungee. Suamiku yang takut ketinggian langsung menyuruhku untuk menemaninya, aku pun menolak mentah-mentah dengan alasan sedang hamil. Karena penolakanku, sahabatnya itu sedih dan akhirnya memilih pergi ke bar untuk minum-minum. Sialnya, dia malah dijebak di sana, diracuni dan dilecehkan hingga kehilangan kesuciannya. Setelah kejadian itu, dia yang merasa hancur meninggalkan sebuah surat wasiat sebelum mengakhiri hidupnya, [Kalau saja aku nggak pergi ke bar hari itu, mungkinkah semuanya akan berbeda?] Membaca surat itu, suamiku mencekik leherku. “Kenapa kamu nggak mengikuti ajakan Sisil untuk loncat bungee? Apa susahnya tinggal mengikuti dia saja?” Akhirnya, aku mati dicekik oleh suamiku sendiri dan anak di kandunganku yang belum sempat lahir pun ikut pergi bersamaku. Begitu membuka mata kembali, ternyata aku kembali ke hari di mana suamiku memintaku menemani sahabatnya itu main loncat bungee….
6.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Lolos Dari Neraka

Lolos Dari Neraka

Aku adalah seorang guru Bahasa Inggris. Malam itu, aku datang ke rumah muridku untuk memberi les tambahan, tapi aku justru mendapati putriku sendiri sedang tidur bersama kakak muridku. Yang lebih mengejutkan lagi, malam itu juga aku malah merasakan kebahagiaan bersama empat orang sekaligus….
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kenapa belum tidur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2627282930
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status