Dihamili Suami Saudara Kembarku
Ia terhuyung, jatuh berlutut di antara serpihan kaca, napasnya terengah, bahunya naik turun.
Air matanya jatuh satu per satu, membasahi lantai yang kini penuh pecahan dan parfum yang tumpah. Ia tidak tahu sudah berapa lama ia menangis, tapi ketika tubuhnya mulai gemetar karena kelelahan.
“Sial! Kenapa saat aku mulai jatuh cinta, dia malah tau soal hubunganku dengan Bram?” Ia memejam mata. “Bram sialan!”