Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Antara Aku dan Cinta Pertamanya

Antara Aku dan Cinta Pertamanya

Saat hamil sembilan bulan, aku disandera di atap gedung oleh mantan rekan yang dendam karena posisinya digantikan oleh suamiku. Dia menusukku puluhan kali. Sebagai seorang kepala tim penyelamat, suamiku malah mengerahkan semua orang untuk menghentikan cinta pertamanya yang sedang depresi agar tidak membakar diri di rumah kontrakannya. Aku tidak memohonnya datang menyelamatkanku. Di kehidupan sebelumnya, aku menelepon dan memohonnya datang menyelamatkanku. Dia pun meninggalkan cinta pertamanya demi diriku. Aku dan bayiku selamat, tapi cinta pertamanya justru tewas terbakar di dalam rumah itu. Suamiku memang kelihatannya tak menyalahkanku, dia bahkan memesankan ruang bersalin VIP untukku. Namun, di hari aku melahirkan, dia malah mengikatku, lalu menusukku dan bayi kami belasan kali! “Kamu bersekongkol dengan dia untuk menipuku hari itu, ‘kan? Luka tusukanmu nggak parah sama sekali waktu itu! Kamu nggak mungkin mati!” “Kalau kamu begitu suka ditusuk, biar aku kabulkan sekarang!” Saat membuka mata kembali, aku pun kembali ke hari di saat disandera. Kali ini, aku bakal membiarkan dia menyelamatkan cinta pertamanya.
Baca
Tambahkan
Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku

Begitu Reinkarnasi, Kutukar Kondom Suamiku

Begitu tahu aku menukar kondom bekas suamiku dengan milik mertuanya, sahabatku langsung hancur di tempat. Kehidupan sebelumnya. Sahabatku sering dipukuli suaminya, lalu meminta menumpang di rumahku. Aku merasa kasihan, jadi mengizinkannya tinggal sementara. Tidak kusangka, setengah bulan kemudian dia justru dinyatakan hamil. Aku baru hendak bertanya, tiba-tiba suaminya datang. Dia bukan hanya mematahkan kaki suamiku, juga menggugat seluruh keluargaku ke pengadilan. Di ruang sidang, sahabatku menangis meraung. Dia menuduh suamiku berakhlak bejat dan telah memperkosanya selama tinggal di rumahku. Sedangkan aku, dituduh menutup mata dan membantu kejahatannya. Aku dan suamiku membela diri, tetapi dia mengeluarkan hasil tes amniosentesis. Bukti itu jelas menunjukkan anak dalam kandungannya memang milik suamiku. Kami dihujat habis-habisan oleh warganet, lalu pengadilan menjatuhkan vonis penjara dan ganti rugi dua puluh miliar. Pada akhirnya, aku dan suamiku masuk penjara, sementara dia menggugurkan anak itu, membawa uang ganti rugi, dan hidup enak bersama suaminya. Saat kembali membuka mata, aku sudah kembali ke hari ketika sahabatku pertama kali menumpang di rumahku.
Baca
Tambahkan
Tante-tante Kesepian

Tante-tante Kesepian

Demi membantu ayah angkat memulihkan kejantanannya, ibu angkat menyiapkan segelas air yang sudah dicampur dengan obat kuat. Sialnya, gelas berisi air tersebut justru terminum olehku. Saat aku menindih tubuh ibu angkat dengan napas terengah-engah dan membujuk ibu angkat dengan suara serak agar dia mau bertanggung jawab …. Ibu angkat merasakan keperkasaan yang menekan area pribadinya. Dia pun menelan ludah. Kemudian, ibu angkat mengulurkan tangan untuk menarik tanganku dan membimbingku untuk mulai membelai tubuhnya.
Cerita Pendek · Gairah
3.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker

Perceraianku Dimulai Saat Mertua Didiagnosis Kanker

Pada hari ibu mertuaku didiagnosis kanker rahim, dia membawa koper dan pindah ke rumahku. "Ibu nggak punya banyak waktu lagi, hampir nggak ada harapan," dia terisak, "Kalau kalian usir Ibu, kalian bukan manusia." Aku melihat suamiku yang diam tanpa kata, lalu beralih ke putraku yang selama ini kubesarkan dengan penuh kasih. "Kalian mau bilang apa?" Suamiku yang diam itu tampak muram, lalu menarik tanganku. "Soal waktu pasca melahirkan itu, mau kamu ingat sampai kapan? Ibu sudah seperti ini." Putraku juga ikut mendukung, "Nenek hampir tiada, merawatnya di masa tua itu kewajiban kita." Aku tersenyum menatap suami dan putraku. "Kalau begitu, silakan kalian yang merawat."
Baca
Tambahkan
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
Baca
Tambahkan
Pembalasan Dendamku terhadap Suami Pengkhianat

Pembalasan Dendamku terhadap Suami Pengkhianat

Setelah putriku dinyatakan mengalami kematian otak, suamiku membujukku untuk menandatangani perjanjian donor organ. Aku menderita karena rasa rindu yang begitu menyakitkan, semangat hidupku sudah hampir hancur. Namun secara tidak sengaja, aku menemukan bahwa dokter penanggung jawab yang bernama Sarah, adalah pujaan hati suamiku. Mereka memalsukan laporan dan menyatakan bahwa putriku mati otak, hanya demi membujukku menandatangani perjanjian itu, lalu menipuku untuk memberikan jantung putriku pada putrinya Sarah. Aku menyaksikan suamiku yang mengantar putri Sarah keluar dari rumah sakit. Mereka bertiga tertawa bahagia, seolah-olah mereka adalah sebuah keluarga yang sempurna. Aku pun menghadap mereka, hanya untuk didorong jatuh dari tangga dan mati di tangan suamiku dan pujaan hatinya. Namun aku diberikan sebuah kesempatan lagi, aku kembali ke hari aku menandatangani perjanjian donor itu. Sambil melihat putriku yang terbaring di atas tempat tidur rumah sakit, aku diam-diam bersumpah. Kali ini, demi kamu putriku, aku akan membuat pria dan wanita bajingan itu membayar dengan nyawa mereka.
Baca
Tambahkan
Pewaris Darah Cemani

Pewaris Darah Cemani

Menceritakan tentang perjalanan Denjaka dalam menjalani takdirnya yang tak biasa. Di mana ia harus terbiasa akan teror yang membuat hidupnya jadi tak tenang, bahkan mengancam keselamatan anak dan juga istrinya. Sekuat tenaga, Denjaka mencoba untuk mengakhiri semuanya. Namun, itu tidak akan bisa. Sebab, sebuah perjanjian yang mengikat dirinya meski tidak pernah ia buat akan senantiasa menyandra ia dan keturunannya sebagai pewaris darah cemani.
Horor
10774 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Kutukan Kain Kafan Wasiat

Kutukan Kain Kafan Wasiat

"Bagaimana bisa aku menguasai ilmu kakek dan menjaga perguruan ini?" gumam Aryan yang ragu akan wasiat dari kakeknya. Aryan, pemuda tampan yang baik hati, pergi ke sebuah desa dan meneruskan perguruan kakeknya. Melaksanakan ritual wajib yang membuatnya menghadapi suatu yang mengerikan. Akankah dia sanggup untuk menjalankan wasiat itu? Atau justru menjadi alat dalam segala kesesatannya?
Horor
9.9986 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Sinta, perawat magang di Rumah Sakit Umum Kartika, tak pernah menyangka bahwa panggilan telepon pertamanya akan datang dari lantai yang tak seharusnya ada—lantai tiga belas. Sejak malam itu, hidupnya berubah menjadi teror yang tak berkesudahan. Lorong-lorong sunyi, suara langkah di tengah malam, dan sosok perempuan yang menyerupainya—semuanya membawa Sinta semakin dekat pada rahasia kelam yang terkubur di rumah sakit tua itu. Namun semakin ia menggali, semakin ia sadar... mungkin lantai tiga belas bukan hanya bagian dari bangunan. Mungkin, lantai itu adalah pintu ke dunia yang tak bisa ia tinggalkan. “Jangan pernah naik ke lantai tiga belas... karena sekali kamu ke sana, kamu tak akan kembali sebagai dirimu yang dulu.”
Horor
793 DibacaTamat
Baca
Tambahkan
7 Hari Setelah Ibu Pergi

7 Hari Setelah Ibu Pergi

Setelah tujuh hari kematian ibu, suasana rumah berubah mencekam. Suara rintihan kerap kali terdengar dari kamarnya. Aku pun melihat, ibu sedang membenturkan kepalanya ke jalan. Ada apa dengan kematian ibu?
Horor
1.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3233343536
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status