Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lanyuan Game World

Lanyuan Game World

Para tamu mulai berbisik-bisik, beberapa tampak terkesima, beberapa lagi mengira Lianara mengigau, tetapi mereka semua mendengarkan. Madam Yue tersenyum tipis, puas karena keunikan Linara, baginya sekarang Linara adalah aset berharga dia, investasi jangka panjangnya.
209 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as ling yun
Read
+Library
LOL

LOL

tany Nira “Tidak, kalian sangat ramah dan sepertinya aku menyukainya.” Balas Darrel Keduanya mengobrol lama sampai akhirnya langit berubah warna dan sang surya bersembunyi yang digantikan bulan sabit. Mereka sudah berkumpul dan menyalakan api unggun. Liza dan Tao mulai memasak mie yang mereka bawa.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as ling yun
Read
+Library
LALI

LALI

Senyuman manis keluar di bibir mak Yem, meski hanya secepat kilat. Hari ini jalanan cukup padat. Harun sengaja memilih berjalan kaki untuk menuju stasiun. Langkahnya santai tapi semangat membara di dada. Pandangannya lurus ke depan. Tidak jelalatan seperti ketika ia jalan-jalan menikmati suasana malam. Tas kecil di cangklong di pundak kiri. Kaos oblong berwarna putih di lapisi dengan kemeja kotak-kotak dengan kancing yang tetap di biarkan terbuka. Wajahnya yang tampan dan kulitnya yang bersih membuat gadis-gadis yang tak sengaja berpapasan pasti akan melirik.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as ling yun
Read
+Library
Layunya Cinta sang Nyonya

Layunya Cinta sang Nyonya

Kerutan di kening Lily terlihat jelas dan mulutnya setengah terbuka. "Kau gila?" Pffft! Finley tak dapat lagi menahan tawanya. Wajah Lily terlihat konyol seperti jijik mendengar kata cinta. "Aku hanya bercanda." Lalu menyeka sudut matanya yang sedikit basah. Ketegangan di antara dua alis Lily langsung memudar.
1039.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as ling yun
Read
+Library
HYANG YUDA

HYANG YUDA

tanyaku dengan ragu – ragu. Senyuman terbentuk di sudut bibirnya, namun kali ini senyuman itu berbeda dengan senyuman yang biasa diperlihatkannya kepadaku. Senyuman itu adalah senyuman licik yang membuatku segera merasakan bahaya jika aku berada di dekatnya. “Mata milikmu benar – benar mata yang luar biasa. Kamu bahkan bisa melihat Awarana Catra milik Hyang Yuda yang bahkan tidak bisa kulihat.”
104.5K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as ling yun
Read
+Library
Aku Bangun di Tubuh Pecundang yang Memiliki Dua Istri

Aku Bangun di Tubuh Pecundang yang Memiliki Dua Istri

“Kalau mau lihat, tidak perlu sembunyi.” Linyue terdiam sepersekian detik, lalu keluar dari balik pilar tanpa terlihat canggung. “Aku tidak sembunyi.” “Kalau begitu tadi itu apa?” “Observasi.” Yancheng terkekeh pelan. “Bahasanya tinggi.” Linyue mendekat beberapa langkah, tapi tetap menjaga jarak. “Aku cuma mau lihat… kamu benar olahraga atau cuma gaya.”
351 viewsOngoingAdded to Library 8 Times as ling yun
Read
+Library
Luka Yang Dirindukan

Luka Yang Dirindukan

Vina baru saja tiba, langsung menarik tangan ibunya. “Eh, ada apa?” “Udah, jelasinnya nanti! Sekarang ikut aja, Mbak Ara ....” “Kenapa Ara?” “Makanya ayo.” Vina menarik ibunya keluar. *** Fery yang tengah joging santai sembari mendengarkan lagu yang dinyanyikan Jay Sean di kagetkan dengan tepukan seseorang di pundaknya. Ia pun menurunkan earphone, penasaran siapa yang mengganggu aktivitas paginya itu.
1011.7K viewsCompletedAdded to Library 420 Times as ling yun
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status