Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

AMERTA (Liku Luka, Duka, dan Cinta)

Senja senang melihatnya. Namun semakin lama Senja melihat lukisan yang lain, gambar yang di buat oleh si pelukis semakin menyeramkan. Warna latar lukisannya pun menjadi abu-abu. Ada gambar awan menangis tersedu-sedu, pelangi berwarna hitam dan abu-abu, bintang tersenyum menipu, dan juga bulan yang terlihat menusukkan pisau ke matahari yang membuat matahari mati menjadi debu. Apa yang ada dipikiran Gauri saat membuat lukisan-lukisan seperti ini? batin Senja bertanya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lukisan langit senja
Baca
+Pustaka
Nyonya, Tuan Presdir Jatuh Cinta Lagi Padamu!

Nyonya, Tuan Presdir Jatuh Cinta Lagi Padamu!

Ia tidak menyangka seorang pelukis bisa sesensitif itu. Ia memang telah membeli sebuah lukisan dari pelukis yang menggunakan nama samaran ‘Venus’. Akan tetapi, begitu lukisan itu tiba, ia merasa tidak cocok dengan atmosfer ruangannya. Hal itu disebabkan Gavin telah keliru memilih lukisan yang ia mau. Maka, tanpa berpikir panjang, Kenan meminta ditukar dengan karya yang lebih sesuai dengan seleranya. Senandung Senja — lukisan karya Venus yang menggambarkan hamparan pantai dengan langit jingga.
10116.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai lukisan langit senja
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Risca Amelia
Halo, Kakak cantik dan ganteng. Author punya novel baru. Jangan lupa mampir ya. Judulnya : Membalas Mantan : Cinta Sejatiku Datang Setelah Kematian. Ditunggu komen, ulasan, dan votenya. Terima kasih. Saranghaeyo
Rahman Nita
baca dr kisah suri-romeo, sekarang lanjut ke story nya kembar jevan & jea... Jevan bakal bucin nih sm serin, kyk papanya yg bucin ke mamanya haha. up nya tiap hari brpa bab sih kak? & up jam brpa aja?
Baca Semua Ulasan
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

tanya Senja meminta izin Langit. "Lakukan, lakukan apa yang kamu mau," jawab Langit pasti. Senja semakin bersorak senang. Saking senangnya, dia sudah memberikan ciuman bertubi-tubi di wajah Langit. Dia tidak malu melakukan itu, karena dia sangat tahu pasti, tidak akan ada orang yang bisa melihat kelakuannya. Setelah mendapat persetujuan Langit. Berlahan Senja membuka kaca mobilnya. Terlihat banyak tangan yang ingin masuk ke dalam mobol mereka.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai lukisan langit senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status