Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

DIABAIKAN MENTANG-MENTANG HANYA ANAK PANCINGAN

tanyaku menatapnya. Ia tersenyum, lebih ke menahan tawa. "Lupa," katanya dengan enteng. Kemudian ia mengambil barang-barang yang diperlukan. Ada banyak lukisan di sana, sebagiannya ditutup dengan kain mungkin agar debu tak menempel. Aku berjalan menuju lukisan-lukisannya, selalu menarik perhatian untuk dilihat. Lukisan seorang anak lelaki yang berada di tengah padang rumput, dengan cat berwarna siluet senja. Anak lelaki yang menatap matahari tenggelam seperti ada harapan yang coba ia katakan pada pemilik alam.
1010.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 272 kali sebagai lukisan senja
Baca
+Pustaka
Kekasih Pura-Pura CEO

Kekasih Pura-Pura CEO

Dia meneguk ludahnya, memperhatikan karya lukis itu yang dia gambar di pesisir pantai saat dirinya sedang berlibur ke Amalfi. Di lukisan itu tergambar, seorang lelaki yang berjalan sendirian di pesisir pantai, tetapi dari bayangannya dia bersama dengan pasangannya. Suasana yang tergambar terjadi kala senja. Burung-burung albatross terbang mengitari pantai bersama rombongannya. Lelaki itu memperhatikan burung albatross dari kejauhan.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lukisan senja
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Perselingkuhan

Gairah Liar Perselingkuhan

Maladewa, hari ketujuh. Sebuah lukisan melankolis yang diwarnai awan kelabu tipis, seolah langit itu sendiri ikut merasakan beban waktu kami yang hampir habis. Kami, kuas yang gemetar, sedang menggoreskan perpisahan di kanvas senja. Kami menghabiskan sepanjang hari di dalam vila, seolah ingin menghentikan waktu dengan menolak untuk keluar, terperangkap dalam gelembung keindahan yang rapuh.
33.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai lukisan senja
Baca
+Pustaka
Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Jiwa Kekasihku di Tubuh Suamiku

Mata Alana tak berkedip. Rasanya sulit menarik napas. Ada sesuatu yang mengeras di tenggorokannya saat ia terus menatap lukisan setengah jadi itu. Warna-warna hangat yang dibaurkan dengan sapuan hati-hati. Rerumputan di bagian bawah, pancaran matahari dari sisi kanan atas, dan langit senja yang belum selesai dilapisi warna. Tapi ia sudah tahu, bahkan sebelum lukisan itu rampung. Ia tahu kemana arahnya.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai lukisan senja
Baca
+Pustaka
Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

Cinta yang Dipaksakan Berakhir Tragis

Dia perlahan membuka kain penutup. Kerumunan kembali mengagumi. Karya terakhir itu menggambarkan punggung seorang pria. Di bawah cahaya senja, bayangan tubuh pria itu memanjang, satu tangannya di saku, yang satunya menjepit rokok. Saat semua orang terpukau oleh teknik melukis R, Jennifer menyadari ada yang aneh dari Wira di sampingnya. "Wira? Kamu kenapa?"
9.331.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 929 kali sebagai lukisan senja
Baca
+Pustaka
The Mafia's Deceptive Bride

The Mafia's Deceptive Bride

Dia mendekati meja, jari telunjuknya yang panjang dan bersih mengetuk pelan bingkai lukisan ‘Senja yang Memudar’ karya legendaris Surya Kelana itu. "Bau minyak terpentin," gumam pria itu, tatapannya kini beralih ke wajah Alana, menatapnya lekat. "Untuk lukisan tahun 1950-an, baunya terlalu... segar. Terlalu kuat. Seperti baru dicat semalam."
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai lukisan senja
Baca
+Pustaka
Di Ranjang Majikanku

Di Ranjang Majikanku

Beberapa lampu sorot tipis menerangi satu atau dua lukisan. Binar berjalan perlahan di depan satu lukisan yang tidak dia mengerti. Sebuah pemandangan sungai dengan perahu-perahu kecil dan langit senja. Warna-warnanya tidak terang, cenderung suram, tapi ada sesuatu di sana yang membuatnya berdiri lebih lama dari yang lainnya. Bhaga di sampingnya, juga diam. Tidak menjelaskan apa pun. Dia membiarkan BInar menikmati momen itu.
9.6849.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.0K kali sebagai lukisan senja
Tampilkan Ulasan (44)
Baca
+Pustaka
Planting Tree
selfie hurtness jg bagus bagus....ngak berbelit2.Kalau ini novel ini aneh...ngak di nikahin..tinggal di indonesia...ngak logis lagi ceritanya...jgn baca lagi...wkwkkwkwkwwkw...g ajs udah ngak baca lagi
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris

Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris

*** Langit senja terlihat seperti selembar lukisan, menyebarkan kehangatan, membawa semerbak aroma bunga-bunga dimusim semi melalui jendela yang terbuka. Audrey duduk meringkuk dalam kesendirian, bulu matanya yang lentik terlihat bergetar menaungi sepasang mata zambrud yang cerah dilukis cahaya oranye dari pantulan lembayung senja. Audrey diam sedikitpun tidak bergerak, tangan kecilnya terkapar dipeluk kehangatan senja yang mengobatinya. Hari ini sangat melelahkan. beruntungnya terkhusus hari ini, makanan diantar ke kamar meski pelayan mengantarnya hanya berani sampai depan pintu.
1065.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai lukisan senja
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Asayake
Novel baru saya telah rilis, judulnya 'Isela: Putri yang Terbuang'. Itu adalah spin-off untuk Jach dan Aurelie dari novel Kontrak Rahim Pengganti untuk Sang Pewaris. Bagi yang tertarik silahkan kunjungi ya. Terima kasih..
Puji Lestari
nano nano perasaan ku saat ini. Dante it's okay . rawat anakmu dengan baik yaaaa . tetap mendukung mu. kamu juga berhak bahagia yaa untuk Audrey kamu juga berhak bahagia dengan Jack atau dengan siapampun itu Aurelie kamu harus sembuh kamu harus hidup lebih baik ok. selalu mendukung novel ini.
Baca Semua Ulasan
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

berkali-kali. Hatinya sakit sampai mati rasa, justru tidak lagi terasa sakit. Menjelang senja, mereka tiba di depan bianglala. Petugas tersenyum kepada Vandero dan Sylvaria. "Kalian berdua sangat serasi! Katanya kalau pasangan suami istri berciuman di titik tertinggi bianglala, mereka nggak akan pernah berpisah seumur hidup!"
7.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai lukisan senja
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Di Balik Bayang-Bayang Keluarga

Bahkan setelah bertahun-tahun, wajahnya tidak berubah, jika ada, itu hanya memperdalam pesona dewasanya. Dia sepertinya merasakan tatapan Erianna dan melangkah ke arahnya. "Kamu sedang melukis apa?" Jonathan merangkul pinggangnya dari belakang, dagunya bertumpu di bahu istrinya. Dia menghirup aroma samar cat yang melekat padanya. "Duniaku," ujar Erianna tersenyum, menambahkan sapuan terakhir pada kanvas dengan kuasnya. Kanvas itu tidak memiliki komposisi yang rumit. Lukisan itu menggambarkan lautan luas tak terbatas, seekor camar sendirian terbang dengan sayap terbentang dan di tepi pantai, dua sosok saling bersandar.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai lukisan senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status