Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Maaf Pangeran, Aku Memilih Cerai dan Mencari Calon Raja Baru

Maaf Pangeran, Aku Memilih Cerai dan Mencari Calon Raja Baru

Yishu seharusnya mati karena kecelakaan setelah berpesta semalaman. Namun, Ia malah terbangun sebagai Lu Shuyi, tokoh perempuan gendut yang mati karena kebodohannya. Tidak ingin berakhir menyedihkan ia memutuskan mengubah takdirnya. Difitnah, diremehkan, dan hampir dihancurkan, ia tetap melawan. Saat kebenaran terungkap dan perceraian disahkan di depan raja, seluruh istana sadar bahwa perempuan gendut yang mereka hina adalah orang yang akan berdiri di puncak kekuasaan.
10321 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Suami dan Putraku Alergi Terhadapku Setiap Musim Dingin, Aku Memilih Pergi

Musim dingin telah tiba lagi. Setiap musim dingin, suami dan putraku akan mengalami alergi terhadapku tanpa alasan yang jelas. Seluruh tubuh mereka akan dipenuhi ruam dan penyebab alerginya tidak diketahui sampai sekarang. Oleh karena itu, mereka menjaga jarak denganku dan pindah ke rumah lain. Bahkan ketika aku jatuh dan kepalaku berlumuran darah, mereka juga tidak kembali. Meskipun aku dirawat di rumah sakit setelah kecelakaan mobil, aku tetap harus menghadapinya sendirian. Kami menjadi keluarga yang paling asing karena aku bisa membunuh mereka. Aku menanggung dinginnya musim dingin sendirian dan menunggu dalam kesepian. Aku tidak berhenti berharap musim semi yang hangat akan membawa kembali keluargaku yang tercinta. Namun, aku tidak sengaja mendengar percakapan mereka. "Papa, kita cuma bisa ketemu Mama Nancy di musim dingin setiap tahun. Memangnya kita nggak bisa buat alergi ini berlangsung sedikit lebih lama lagi?" Mama Nancy? Teman masa kecil suamiku? Suamiku mengacak-acak rambut putra kami. "Mengonsumsi terlalu banyak obat alergi itu nggak baik. Mama Nancy juga akan khawatir. Papa akan bawa kamu kemari kalau ada waktu." Putraku pun bertepuk tangan. "Hore! Aku paling suka permen mangga di musim dingin! Dengan begitu, aku bisa bertemu Mama Nancy lagi!" Mangga adalah alergen mematikan yang selama ini berusaha kuhindarkan dari putraku! Setelah berdiri lama di tengah angin dingin, aku diam-diam pulang. Ketika musim semi kembali, aku menarik kembali semua perhatianku. "Makan saja apa pun yang kamu mau. Kalau kamu merasa aku menganiaya anak, silakan hubungi polisi. Aku nggak mau hak asuhmu."
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Kamu Pura-Pura Amnesia dan Tolak Nikah, Aku Nikahi Sang Konglomerat

Empat tahun menjalani hubungan rahasia, akhirnya tiba di hari yang Ziana nantikan. Hari di mana Farel akan mengumumkan hubungan mereka. Namun, Farel justru mengabaikan nyawa Ziana demi wanita lain. Pria itu sengaja membuat kecelakaan mobil dan berpura-pura amnesia. Saat Ziana terbaring terluka di rumah sakit, Farel justru merangkul kekasih barunya. Dia juga bertaruh dengan teman-temannya bahwa Ziana akan tetap mengejar cintanya meski sudah disakiti. Farel tidak tahu, sejak Ziana menyadari bahwa amnesia itu palsu, wanita itu sudah memutuskan untuk pergi selamanya. Farel tidak tahu, saat dia memamerkan kemesraan dengan orang lain, Ziana telah membuang barang kenangan mereka. Farel tidak tahu, saat dia mendorong Ziana ke pelukan orang lain, wanita itu sedang dipojokkan dengan penuh godaan oleh pria lain. Farel tidak tahu, saat dia menunggu Ziana merendahkan diri untuk memohon padanya, wanita itu justru sedang memilih gaun pengantin. Ketika Ziana mencapai puncak kariernya dan menjadi miliarder wanita termuda di daftar orang terkaya, Farel dengan penuh percaya diri berlutut dengan satu kaki untuk melamarnya. "Ziana, ingatanku sudah pulih. Menikahlah denganku." Ziana membelai cincin berlian sepuluh karat di jarinya. Sebelum dia sempat menjawab, seorang pria dari belakang merangkul pinggangnya dengan sangat posesif. "Pergi! Kakak Iparmu nggak sudi melihat barang kotor sepertimu!"
9.7124.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
Tanah Makamku masih Basah, Mas

Tanah Makamku masih Basah, Mas

Sejak hamil dan ngidam, Sarah sering kali bersikap berlebihan. Dia manja dan meminta sesuatu dengan cara memaksa, tanpa melihat bagaimana kondisiku yang letih. Aku yang merasa hal itu tak benar, akhirnya memberi Sarah pelajaran dengan bersikap tegas. Kuminta ia pergi sendiri membeli martabak kesukaannya. Namun, penyesalan tak berujung setelahnya menyiksaku. Dia pergi, dan tak pernah kembali.
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 822 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
AIB YANG TERUNGKAP DI HARI PEMAKAMAN SUAMIKU

AIB YANG TERUNGKAP DI HARI PEMAKAMAN SUAMIKU

"Bunda bolehkah aku memeluk Ayah untuk terakhir kalinya?" ucap putriku dengan tatapan mata penuh harap. Aku hanya bisa menggeleng perlahan, mencoba menyamarkan diri di antara orang-orang yang sedang ada di rumah duka, bagaimana aku akan tampilkan dan memeluk suamiku sementara aku hanya istri rahasia, dan putri yang lahir dari pernikahan kami, selamanya tidak akan mendapatkan pengakuan keluarganya.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku

Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku

Pada hari Rina Januar pulang negeri, Galih Gunawan tidak pulang semalaman. Keesokan harinya, aku melihat unggahan foto di instagram Rina. Itu foto dua tangan yang saling menggenggam dan wajah polos Galih yang sedang tidur. Ketika pulang, Galih melemparkan surat cerai kepadaku dan memintaku untuk menyerahkan posisiku sebagai Nyonya Gunawan. Katanya, "Posisi ini memang seharusnya milik Rina. Sekarang dia sudah pulang, waktunya kamu meminggir!" Tidak apa-apa, toh sisa hidupku tidak lama lagi. Siapa pun yang mau posisi Nyonya Gunawan, ambil saja! Kemudian, aku pun meninggal. Galih menangis di depan makamku dan berjanji tidak akan pernah menggenggam tangan wanita lain lagi!
22.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 776 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
Penyesalan yang Dimulai dari Pemakaman

Penyesalan yang Dimulai dari Pemakaman

Sepuluh hari setelah longsor salju, suamiku akhirnya teringat padaku. Cinta pertamanya menderita anemia aplastik dan sangat membutuhkan sumsum tulangku. Dia pulang dengan membawa formulir persetujuan donor supaya aku bisa menandatanganinya. Namun, dia malah mendapati rumah yang kosong. Kelly bersandar lemah padanya. "Apa Vanessa begitu membenciku, makanya dia sengaja kabur dari rumah karena nggak mau donorkan sumsum tulangnya? Sudahlah, aku masih bisa bertahan beberapa saat." Kelvin menghibur Kelly dengan lembut, "Aku nggak akan membiarkan apa pun terjadi padamu. Cuma minta dia donorkan sumsum tulang kok. Itu nggak akan membunuhnya." Kelvin mengeluarkan ponsel dan mengirimiku pesan. [ Nggak peduli di mana pun kamu berada, segera kembali untuk tandatangani formulir persetujuan donor. ] [ Kamu nggak boleh begitu egois! Penyakit Kelly sangat parah. Kalau nggak segera jalani transplantasi sumsum tulang, dia akan meninggal. Cuma mau kamu donorkan sumsum tulang kok, bukan mau ambil nyawamu! ] [ Kalau kamu nggak setuju, aku akan putuskan biaya pengobatan ibumu! ] 'Kelvin, aku meninggal setelah kamu bawa Kelly pergi dari resor ski. Aku dan anak dalam kandunganku sudah mati terkubur dalam longsor salju. Demi menolongku, ibuku diterkam serigala dan juga sudah meninggal. Kenapa kamu nggak tahu?'
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
ISTRIKU TAK SUKA DANDAN

ISTRIKU TAK SUKA DANDAN

Istri yang baru kunikahi tak pernah kulihat dandan. Wajahnya kusam dan tidak menarik, wanita pilihan ibuku ini membuatku prustasi lebih mengejutkan dia bisa memgerjakan semua pekerjaan laki-laki. Dia sudah persis Wonder Woman
9.627.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 613 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
Bidan Mima

Bidan Mima

cicilia.coprina
Menjadi bidan bukanlah cita-citaku. Dalam pikiranku, bidan adalah profesi yang identik dengan wajah judes. Namun saat ini, bidan adalah profesi yang kujalani. Suka duka pekerjaan telah kulalui hingga akhirnya aku jatuh cinta dengan pekerjaan ini, dan tak sadar usiaku sudah seperempat abad. Mama menuntutku segera mencari jodoh sesegera mungkin. Andai saja ada toko yang menyediakannya. Lebih memalukan lagi, beliau meminta pertolongan sahabatku. Menyebalkan buka ? Tapi mau bagaimana lagi? Dengan jam kerja seperti ini, membuatku sulit dan tak sempat mengenal lelaki lebih banyak selain suami pasien. Ough! Hingga akhirnya aku bertemu dia, pria yang pesonanya selalu membuatku terlihat clumsy dan memalukan. Perjalanan cinta dan pekerjaanku sepertinya akan sedikit lebih berwarna dengan latar tempat yang tak melulu Puskesmas. - Mima -
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
Dance in the Rain

Dance in the Rain

Yoru Akira
Aku membenci hujan, sebab ia selalu mengingatkan pada peristiwa menyakitkan. Kedua orang tuaku terbunuh ketika hari berhujan. Bahkan aku ingin menghapus hujan agar tidak pernah muncul dalam namaku. - Rain - Aku selalu jatuh cinta pada hujan. Ia serupa kata. Rintiknya menjelma aku. - Aksara - Dua anak manusia yang saling bertolak belakang, dipertemukan dalam kegiatan kampus. Rajin, gadis imut dan manis sangat membenci hujan yang telah merampas kedua orang tuanya. Sedangkan Aksara, si pemberontak tukang demo, penyuka hujan yang tak pernah diragukan kecintaannya oleh siapa pun. Bagaimana mereka yang saling bertolak belakang, bisa memahami satu lain dan menekan ego mereka demi tugas yang harus diselesaikan?
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai makam qais dan laila
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4445464748
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status