Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dosenku yang manis

Dosenku yang manis

Ummu Hussein
Tiba-tiba dia menyuruhku menjelaskan materi yang tadi dia smpaikan. Oh Tuhan,bahkan topik apa yang dibahas aku tidak mendengar.. "Vika". Apa kamu tidak dengar apa yang saya smpaikan? ".. Vika "." "Maaf pak saya tadi kurang fokus" Tanpa jawaban pak Riki melempar kertas, ke meja vika. Gadis itu memandanngnya sambil meringis ,lalu membaca apa yang didalam kertas itu,oh sunggu pak dosen yang menyebalkan. Ucapny dalam hati. Bagaimana bisa dari semua mahasiswi hanya vika yang mendapat segunung tugas. "Oh vikaa.. mungkin kamu gadis idaman pak Riki, selama ini dia kan selalu manis kepada smua siswi,tapi hnya kamu yang bisa buat dia Emosi" . Ujar Sari teman atau lebih tepatny sahabat yang selalu ada dimana pun vika berada. "Gadis idaman? Gak salah? Mana mungkin ada lelaki macam itu suka mnyushkan orang lain,cuih..pantes aja belum dapat jodoh,orangnya gak jelas bgt maunya apa." Meskipun susah payah mngrjakan tugas tapi vika berusaha semaximal mungkin untuk tidak membuat kesalahan ,ya karena dia tau andai ada 1 aja yang salah sdh pasti dia akn disuruh mengulang dari awal. Belakangan Pak Riki yang biasanya selalu manis pada siswi begitu melihat Vika dia seperti bertemu musuh bebuyutan nya. Itu semua karena Pak Riki tau kalau Vika adalah gadis yang dijodohkan ayah dan ibunya,bukan Riki Aditya tidak suka atau keberatan oleh prjodohan itu,tapi karena dia tau Vika sudah mempunyai pacar. Dia sengaja memberi tugas Vika berlebihan agar tidak punya kesempatan untuk berdekatan dengan kekasihnya.
Romansa
104.3K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Tidak Ada Suami yang Sempurna

Tidak Ada Suami yang Sempurna

Ik-Hyeon
Zahra Rosalina Azhari menderita kanker di usianya yang baru tiga puluh lima tahun, tapi dia percaya dia bisa melewatinya dengan suaminya Andi Perkasa Adiputra dan sahabatnya Sarah Adinda Cempaka di sisinya—sampai dia menemukan mereka berdua di tempat tidur bersama di rumahnya tanpa memakai pakaian apapun. Melihat kedatangan Zahra, lantas membuat mereka berdua kaget. Cerita terakhir yang sebenarnya adalah ketika Andi bertindak lebih jauh dengan membunuh Zahra tanpa penyesalan apa pun. Jadi, ketika Zahra yang entah bagaimana membuka matanya dan menemukan dirinya mundur ke sepuluh tahun yang lalu, dia bertekad untuk mengubah nasibnya. Tapi agar Zahra tidak menemui akhir yang menyedihkan, seseorang harus menggantikan dirinya. Zahra menetapkan untuk menempa masa depan baru untuk dirinya sendiri dan membalas dendam untuk masa lalunya dengan menjodohkan sahabatnya dengan suaminya yang selingkuh. Jelas, mereka pasangan yang dibuat di surga—atau lebih tepatnya, pasangan yang dibuat di neraka. *** “Kau tidak lihat, hah? Yang hidup harus tetap hidup. Toh kau juga akan mati sebentar lagi, hiks....” Di hadapanku yang divonis sebentar lagi mati karena penyakit kanker, satu-satunya temanku menangis pilu. “Kau, wanita kecil....” Plak. Sebuah tamparan keras mendarat di pipiku hingga membentur cermin meja rias. Aku mati di tangan suamiku sendiri bahkan tanpa bisa memenuhi tenggat waktu sebelum kematianku. Kemudian, aku hidup kembali. “Zahra, istirahat makan siang sudah selesai!” 10 tahun yang lalu, aku terbangun di perusahaan tempatku bekerja. Kehidupan yang lain diberikan setelah kematian diriku. Untuk bisa mengubah takdirku, seseorang harus menggantikan takdirku yang sudah seperti neraka. Aku menjadikan 'seseorang' itu adalah temanku sendiri sebagai pengganti takdir kedidupanku. Temanku, kau menginginkan suamiku.
Romansa
107.6K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Suami Dingin, Pria Lain Menginginkanku

Suami Dingin, Pria Lain Menginginkanku

Suasana lounge hotel bintang lima itu riuh, namun suara ketawa Rhea adalah yang paling nyaring. Dengan segelas wine di tangan kanan dan gaun hitam yang memamerkan bahu mulusnya, Rhea sedang menjadi pusat perhatian. ​"Kalian tahu kenapa pria suka pakai dasi?" Rhea mengerling nakal ke arah teman-teman kantornya. "Supaya kalau mereka terlalu banyak bicara di ranjang, kita punya pegangan untuk menarik mereka lebih dekat... atau membungkam mereka." ​Ledakan tawa pecah. Pria-pria di meja itu menatap Rhea dengan tatapan lapar sekaligus kagum. Mereka menjuluki Rhea sebagai 'Si Singa'—wanita energik yang bicaranya berani, mesum dalam konteks bercanda, dan seolah-olah sudah khatam urusan ranjang. ​Namun, saat jam menunjukkan pukul sebelas malam, senyum itu memudar begitu Rhea melangkah masuk ke mobilnya. ​Di rumah, suasana hening. Rhea masuk ke kamar, menemukan Gavin sudah menunggunya. Tanpa kata-kata romantis, Gavin menariknya ke tempat tidur. Rhea mencoba membalas, mencoba menjadi 'Singa' yang diinginkan dunia, namun Gavin hanya fokus pada area sensitif Rhea dengan tangannya. Dingin. Terburu-buru. ​Rhea mendesah, namun matanya menatap langit-langit kamar yang kosong. Saat ia hampir mencapai puncak, Gavin menarik tangannya. Pria itu mencium keningnya sekilas—ciuman yang terasa seperti formalitas—lalu berbalik membelakangi Rhea. ​"Mas... tidak bisakah malam ini kita... melakukannya?" bisik Rhea parau. ​"Aku capek, Rhea. Lagipula, bukankah ini sudah cukup membuatmu puas?" jawab Gavin tanpa menoleh. ​Rhea terdiam. Di luar dia adalah predator, tapi di kamar ini, dia hanyalah mangsa yang kelaparan akan kasih sayang yang utuh. Ia tidak tahu, bahwa di balik punggung Gavin, sebuah rahasia besar tersimpan di dalam ponsel yang disembunyikan suaminya di bawah bantal.
Romansa
50 viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Undian yang Menentukan Pernikahan

Undian yang Menentukan Pernikahan

Setiap malam Natal, pewaris Keluarga Mafia Marsa, Adrian Marsa, harus mengikuti tradisi keluarga, yaitu mengundi sebuah nama untuk menentukan apakah dia diizinkan menikah denganku. Karena aku, Irene Karsa, bukan keturunan mafia. Jika dia tidak menarik kertas undian bertuliskan namaku, dia tidak boleh menjadikanku istrinya. Selama empat tahun, Adrian sudah melakukan undian itu empat kali dan tidak sekali pun namaku yang terambil. Aku selalu mengira dia bertengkar dengan keluarganya karena aku, bahwa dia rela mempertaruhkan posisinya sebagai bos mafia hanya untuk memilihku. Setiap kali dia gagal, dia akan memelukku erat dan berbisik, "Nggak apa-apa. Masih ada tahun depan." Aku mencintainya sampai rasanya menyakitkan. Begitu sakitnya, sampai aku bersedia menunggu ... tahun demi tahun. Tahun ini, aku berkata pada diriku sendiri, "Kalau dia masih juga nggak menarik namaku, aku akan diam-diam menukar hasil undian itu." Aku menyelinap ke depan pintu ruang kerja Adrian, lalu mendengar adik laki-lakinya bertanya, "Bos, setiap tahun sebenarnya kamu menarik nama Irene. Kenapa kamu pura-pura nggak menarik namanya? Apa karena kamu masih belum bisa melepaskan Sera?" Namun, Adrian hanya menjawab dengan suara datar, "Sera membutuhkanku untuk urusan mendesak. Lakukan seperti biasa, tukar nama Irene dengan kertas kosong." Dia pergi tanpa menoleh. Alih-alih menukar, adiknya justru membuang kertas kosong itu ke tempat sampah, meninggalkan kertas bertuliskan namaku di atas meja, lalu bergegas menyusul Adrian. Aku masuk ke dalam. Mengambil kertas kosong dari tempat sampah dan menggantinya dengan kertas yang bertuliskan namaku. Membuang kertas bertuliskan namaku sendiri ke tong sampah. Adrian, aku tidak ingin menunggu dan menikah denganmu lagi. Aku akan memberimu pilihanmu.
Maikling Kwento · Mafia
7.8K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

CALON ISTRIKU, BUKAN ISTRIKU (BERBEDA KEYAKINAN)

Alif Ketjil
Perjalanan cinta seorang Alif Pratama tak sesederhana yang ia bayangkan sebelumnya, dalam pikirannya jika telah bertemu seseorang yang cocok maka tahap untuk menuju sebuah pernikahan bisa berjalan dengan baik. Alif dipertemukan oleh Nurul di masa pendidikan dan latihan bagi pegawai negeri yang baru mengabdi. Alif dibuat penasaran oleh kehadiran sosok Nurul saat bertemu di meja registrasi. Sandi dan Bagus, dua teman kamarnya menjadi lakon utama yang membuat Alif dan Nurul saling beradu pandang di lift hingga membuat Alif mati kutu saat berhadapan dengan Nurul. Selesai masa diklat, saat Alif kembali bertugas di Sumur Ujung Kulon Banten, hubungan keduanya berlanjut. Beberapa kejadian mulai dari ke tempat wisata danau yang ternyata sudah tutup saat mereka datangi, kejadian tidak menyenangkan di KRL, hingga keseriusan yang Alif tunjukan membuat Nurul yakin dengan sosok Alif, di matanya Alif seperti cinta pertamanya, yaitu bapaknya. Alif dan Nurul telah sepakat untuk ke tahap serius, yaitu berumah tangga. Saat Alif akan menemui orang tua Nurul, seseorang dari masa lalu Alif muncul. Khairunnisa, gadis yang ia kejar dahulu kini datang menyatakan isi hatinya. Alif sepenuhnya yakin dengan Nurul, tapi saat keyakinan Alif untuk memperistri Nurul telah diutarakan, pak Handoko belum bisa melepas putrinya. Di tengah perjuangan Alif berupaya mendapatkan restu dari orang tua Nurul, Nurul malah menjaga jarak. Saat Nurul meminta waktu untuk sendiri dengan alasan memikirkan hubungannya dengan Alif muncul pengakuan tak terduga. Alif terpukul, sebelumnya ia telah memilih Nurul dan mengabaikan Nisa yang mencoba datang kembali dalam hidupnya. Alif dalam masa pemulihan hati dan mental, ia kembali ke tempat tugasnya di Sumur Ujung Kulon. Alif sedang tidak dalam keinginan membuka hati untuk wanita dalam waktu dekat, Nisa tiba-tiba datang ke rumahnya.
Romansa
105.5K viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Kesandung Cinta Si Ulat Buku

Kesandung Cinta Si Ulat Buku

mereka sering mengira Kota itu ramai. Tapi pada kenyataannya Kota itu tak pernah benar-benar ramai, bagi Vania rumah Vania selalu terasa lebih sunyi daripada jalanan di luar sana. Rumah dua lantai dengan pagar hitam tinggi itu berdiri megah, tetapi tak pernah terasa hangat. Dindingnya kokoh, lampunya terang, namun percakapan di dalamnya selalu singkat dan seperlunya. Vania tumbuh di antara jadwal rapat dan dering telepon papahnya yang tak pernah berhenti. Pria itu selalu berangkat sebelum matahari terbit dan pulang ketika malam hampir habis. Jas kerjanya rapi, wajahnya tegas, tetapi waktunya tak pernah cukup untuk duduk sebentar dan mendengarkan cerita putrinya. Di meja makan yang panjang, kursi papah sering kali kosong atau jika terisi, hanya ada keheningan yang menggantung canggung. Bagi Vania. rumah bukan tempat berbagi cerita, melainkan tempat menyimpan luka. Di sekolah, ia dikenal sebagai siswi pendiam. Senyumnya manis tapi siapa yang tahu sorot matanya menyimpan lelah yang tak dimengerti teman-temannya. Ia pernah menemukan tempat bersandar seseorang yang membuatnya merasa didengar, dihargai, dan tidak sendirian. Seseorang yang menjadi dunianya ketika rumah tak lagi terasa utuh. Namun sandaran itu runtuh. Orang yang paling ia percaya justru meninggalkannya dan menghianatinya. Sejak saat itu, Vania belajar menjadi wanita yang lebih tegar. Ia yakin bahwa ia mampu melewati semuanya sendiri. Lorong sekolah, bangku taman, dan sudut perpustakaan menjadi saksi bisu tangis yang ia sembunyikan. Hari-harinya berjalan datar hingga suatu pagi, di tengah riuh langkah siswa dan bel yang menggema, takdir mempertemukan ia dengan seseorang. Seseorang yang mampu mengerti yang terdalam yang tersembunyi di balik dirinya. Dan seseorang yang mempunyai luka yang sama. Dan di sanalah cerita Vania benar-benar dimulai di antara luka yang tak kunjung sembuh, dan harapan yang diam-diam tumbuh kembali.
Romansa
118 viewsOngoing
Read
Idagdag sa library
Om Duda!

Om Duda!

"Mommy!" seorang bocah laki-laki menghampiri Disya yang sedang duduk menikmati es krim bersama dengan ketiga sahabatnya di salah satu caffe. Disya tentu saja membelalakkan matanya, yang benar saja bocah laki-laki di depannya memanggil Disya dengan sebutan 'Mommy' padahal Disya masih duduk di bangku kuliah semester tujuh, dan lagipula Disya belum menikah, bagaimana mungkin dia sudah mempunyai anak? Kailash, nama bocah laki-laki itu. Rupanya dia salah mengira Disya Mommynya. Hingga akhirnya seorang lelaki menghampiri meja mereka. Disya sampai membelalakkan matanya, mulutnya menganga ketika melihat lelaki tampan itu. Devan, lelaki yang dipanggil 'Daddy' oleh Kai. Baru pertama kali bertemu saja, rasanya Disya langsung jatuh cinta. Memejamkan kedua matanya, sedikit membenarkan posisi duduknya, lalu menengadahkan kedua tangannya di depan dada. "Ya Tuhan... jodohkanlah hamba dengan Pak Devan, kalo Pak Devan masih ada istri, ambil saja istrinya!" "Astaga, Disya omogan kamu ih!" pekik ketiga sahabatnya berbarengan. Mereka tentu saja syok mendengar ucapan sembarangan yang diucapkan Disya beberapa detik yang lalu. "Sejak kapan kamu suka sama om-om hah?!" "Sejak hari ini!" Berbeda dengan Disya yang langsung terpikat, Devan malah melihat Disya dengan tatapan tidak suka. Namun, Disya akan tetap bertekad, dia harus mendapatkan hati Devan. Setelah menjadi detektif dadakan untuk mengamati Devan. Sebuah fakta yang berhasil membuat Disya merasa sangat senang. Devan hanya tinggal berdua dengan Kai, yang artinya Devan adalah seorang duda bukan? Benar! Tentunya itu adalah kesempatan besar untuk Disya mendapatkan hati Devan. Tidak perlu mengambil hati Kai—bocah itu sudah menyukai Disya sejak pertemuan pertamanya. Tugas Disya hanya mencari cara untuk mengambil hati Devan. Akankah Disya berhasil? "Otw jadi Mommy Kai." — Nadisya Queensa Fatyavia. "Ck! Gadis kecil!" — Devano Zayn Ganendra. ***
Romansa
9.872.4K viewsKumpleto
Ipakita ang mga Review (27)
Read
Idagdag sa library
Anaa
Hai temen-temen^^ Sebelumnya aku mau ngucapin makasih banyak buat yang selalu nunggu novel ini. Aku ngerasa bersalah udah bilang mau update tiap Kamis dan Sabtu, padahal kadang suka engga di tepatin, sorry ..., aku usahain update di hari itu, tpi kalau engga ya mngkin di up di hari berikutnya yaa ...
Michael Sanjaya
sumpah deh...baru x ini baca novel tentang keluarga dan perceraian tp ujung"nya ttp hrs berpisah jg. hahahaha.... uda gt kasian keluarga si cowok yg boleh di blg hancur, si cowok mo rujuk berujung ggal sedangkan adik tnpa pengetahuan kluarga atau si kakaknya hdupnya jg hancur. mantap, ceritanya unik
Basahin ang Lahat ng Review
Balas Dendam yang Hening

Balas Dendam yang Hening

Aku adalah satu-satunya kelemahannya. Ketua Mafia Alex Mahardika, penguasa Kota Valenusa. Dan aku adalah permaisurinya. Namun beberapa hari sebelum anak kami lahir, aku dilempar ke Pertarungan Dermaga Hitam, tempat itu adalah tempat permainan kejam yang disiarkan untuk hiburan dunia mafia. Peluru beterbangan, jebakan tersembunyi menunggu di setiap sudut, setiap upayaku yang ketakutan dan menyedihkan untuk bertahan hidup disiarkan langsung di layar-layar raksasa. Lalu, aku mendengar suara tangan kanan kepercayaannya dari pengeras suara. "Bos, istri Anda akan segera melahirkan. Anda yakin mau berada di sini?" Aku membeku. Alex ada di sini? Beberapa saat kemudian, suara manis seorang wanita terdengar dari pengeras suara. "Lupakan jalang itu. Alex bilang satu-satunya hal yang penting hari ini adalah berada di sini bersamaku. Iya kan, sayang?" Itu Nadira Santoso. Putri dari Aliansi Valenusa. Kekasih masa kecil Alex dari Kota Valenusa, wanita yang selalu dia manjakan dan perlakukan secara istimewa. Selama bertahun-tahun dia menolak perasaan wanita itu, tetapi tidak pernah menolak kemauannya. Hari ini dia sedang dalam suasana hati yang buruk dan memaksa ingin menonton pertandingan maut itu, jadi Alex datang untuk menemaninya. Aku berteriak memanggil Alex, dan memohon bantuannya, tetapi dia tetap yakin aku adalah pembunuh bayaran yang menyamar. Karena Nadira tertawa dan berkata permainan itu perlu dibuat lebih menarik, dia menekan tombol itu. Anjing-anjing patroli yang buas mengejarku. Air ketubanku pecah, bercampur dengan darah di tanah. Aku pun kesakitan. Permainan itu mencapai puncaknya ketika lebih banyak anjing dan pria bersenjata mengepungku dari segala arah. Semua orang bertaruh siapa yang akan mati berikutnya. Alex tersenyum sambil berkata dengan suaranya yang rendah dan terdengar tidak peduli, "Aku bertaruh perempuan menjijikkan itu yang akan mati." Dia baru mengetahui kebenarannya ketika aku kehabisan darah di meja operasi, dan anak kami mati bersamaku. Mereka bilang ketua mafia yang kejam itu hancur. Benar-benar hancur.
Maikling Kwento · Mafia
3.0K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
SECRETARY DAN CEO

SECRETARY DAN CEO

Kholis don't panic
Dua tahun sebelumnya ...,Beberapa majalah bisnis yang mencatut nama perusahaanya tercetak dan beredar di seluruh Ibukota. Berita-berita ekonomi dan bisnis menyuarakan namanya dan mengagungkan perusahaannya. Bahkan media elektronik juga tak luput memberitakan tentangnya. Perkembangan Artha Group semakin melesat menembus kejayaan yang di impikan Aditya. Menempati jajaran sepuluh perusahaan properti yang merajai industri pembangunan di Indonesia, membuat pria itu nampak bangga dengan hasil yang ia peroleh dari tahun ke tahun. Tak tanggung-tanggung, jumlah aset yang sudah dimiliki perusahaan Aditya sampai detik ini berkisar 58,76 trilliun dan hal itu terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 57,65 trilliun. Hal ini membuat perusahaannya menjadi salah satu perusahaan yang di rekomendasikan dalam pembangunan apa pun di beberapa wilayah. Selain itu, nampaknya kejayaan Aditya tak hanya di Indonesia. Perusahaan cabang yang berada di Perancis juga membuahkan hasil yang sama dengan induk perusahaannya. Aditya masih menatap sebuah majalah bisnis yang mencetak nama dan perusahaannya di sampul depan untuk edisi minggu ini. Hal itu menjadi tolak ukur atas keberhasilannya kembali dalam memanajemen apa yang sudah ia bangun beberapa tahun lalu. "Permisi, Pak Aditya," sapa Sandra—sekretaris pribadi sekaligus kepercayaan Aditya—yang saat ini sudah berada tepat di depan meja kerja pria itu. "Ya, Sandra ...," tanggap Aditya. "Hari ini, ada beberapa jadwal wawancara yang sudah saya susun untuk Bapak. Untuk hari ini ada dua perusahaan media massa yang bertandang ke kantor nanti jam sepuluh. Bagaimana, Pak? Pak Aditya bisa menemuinya sendiri?"Akan tetapi, bukannya pria itu mendengarkan ucapan sang sekretaris, justru ia menatap Sandra dengan lekat. Menatap kecantikam sekretarisnya itu yang semakin hari semakin terpancar begitu saja."Pak? Pak Aditya?" tegur Sandra."Memangnya di sini ada siapa selain aku dan kamu?" Sandra memandang netra lelaki itu dan seo
Romansa
8.814.1K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
Dinikahi CEO berstatus Duda

Dinikahi CEO berstatus Duda

AkaraLangitBiru
Pilihan berat kini Anna hadapi di detik-detik sisa hidupnya. Sungguh ia begitu dilema dengan apa yang menjadi pilihannya, gara-gara penyakit yang di idapnya sejak bangku kuliah membuat ia harus memutuskan antara hidup dan mati. Jika tetap dibiarkan hidup rasanya percuma sebab ia tidak akan bisa menjadi perempuan pada umumnya. ya, ia tidak akan pernah bisa memiliki anak sebab penyakit yang menggerogotinya mengharuskan ia berakhir di meja operasi untuk pengangkatan rahim. sungguh, ini tidak bisa di percaya. "Pikirkan baik-baik nak, sungguh Ayah dan ibumu tidak ingin kehilangan putri kesayangan satu-satunya. Cepat putuskan apa yang akan kamu pilih, ayah harap kamu mau mendengarkan perkataan dokter Darius. tak apa nak, jika kamu tidak bisa memiliki anak. Ayah dan ibumu ridho asalkan kamu kembali sehat" dengan nada bergetar Herman berujar. Matanya kini menatap sendu putri semata wayangnya, membuat Anna tak lagi bisa menahan kesedihan atas apa yang ia alami saat ini. "Tapi Ayah, Anna ingin memiliki anak seperti kebanyakan orang. Apalagi Mario, calon suami Anna itu selalu mengidam-idamkan anak yang lucu-lucu dariku. Bagaiman jika Mario tau? pasti ia akan kecewa dan meninggalkanku" rasa sesak kini menyelimuti rongga dadanya, ya tuhan ujian apa ini? "Lupakan Mario, fokuslah pada kesembuhanmu. Kita bisa cari solusinya nanti, jika dia benar-benar mencintaimu tanpa syarat, dia pasti akan tetap memilih bersamamu tapi jika tidak? ayah sudah siapkan calon suami yang lebih baik dari dia, dan insyaallah ia akan lebih menerima keadaanmu" bak di sambar petir siang bolong, kini yang Anna rasakan saat ini. Apa yang dikatakaan ayahnya sungguh menyayat luka dihatinya, batinnya seakan terasa tersiksa. Dadanya sesak, kepalanya kian terasa pening. Sekali lagi, pilihan mana yang harus dia ambil? menuruti kata dokter untuk di operasi dan menikah dengan laki-laki yang sudah ayahnya pilihkan atau tetap merasakan sakit dan menikah dengan Mario, kekasih tercintanya meski harapan hidupnya tidak akan lama lagi?
Romansa
106.9K viewsKumpleto
Read
Idagdag sa library
PREV
1
...
91011121314
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status