Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Aku setuju untuk menemani teman masa kecilku, yang mengaku menjadi korban perundungan, untuk pindah sekolah bersama. Namun, tepat sehari sebelum berkas kepindahan disahkan, dia menarik kembali ucapannya. Sahabatnya mencemooh. "Hebat juga kamu. Berpura-pura dirundung sekian lama hanya demi menyingkirkan Deandra." "Tapi dia itu teman masa kecilmu, apa kamu benar-benar tega membiarkannya pergi sendirian ke sekolah asing?" Samanta menjawab dengan nada datar, "Ini cuma sekolah lain di kota yang sama, memangnya sejauh apa sih?" "Lagi pula, aku sudah bosan ditempel terus olehnya setiap hari. Begini lebih baik." Hari itu, aku berdiri di depan pintu untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk berbalik dan pergi. Hanya saja, pada formulir permohonan pindah sekolah itu, aku mengubah tujuannya. Dari SMA 3 Kota Hakan menjadi sekolah menengah atas di luar negeri, sesuai keinginan orang tuaku. Semua orang lupa bahwa antara aku dan dia, sedari awal memang ibarat awan dan tanah, terpaut jarak yang tak tergapai.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Gadis Tomboy Milik Ustaz Tampan

Gadis Tomboy Milik Ustaz Tampan

Farzana Nazia
Cinta segitiga, mungkin terdengar pasaran. Namun, bagaimana jika yang menghalangi cinta itu adalah diri mereka sendiri? Hingga pihak ketiga masuk dan mengisi setiap celah di setiap kesempatan yang ada. Ibarat aliran air yang akan selalu mencari rongga-rongga di tanah hingga tanpa sadar membuat batasan untuk semut yang hendak menyeberang. Farzana dan Fatimah, dua gadis belia yang berbeda watak, penampilan, dan cara mereka bersikap menyukai pria yang sama. Farzana adalah seorang gadis tomboy mengenakan hijab, selalu berusaha mendustai diri bahwa dirinya tidaklah menaruh rasa pada Boim, sahabatnya sejak kecil sekaligus seorang ustad terkenal. Sementara itu Fatimah si gadis bercadar dan selalu tampak kalem. Justru gencar mencari cara untuk mendapatkan hati Boim. Tentu saja didukung penuh oleh sahabatnya, Nadia. Mereka berdua kerap mencari cara untuk membuat Boim selalu merasa terjebak dengan Fatimah. Apakah kegigihan Nadia dalam membantu Fatimah akan berhasil, atau justru takdir akan mengubah aliran hati Boim dan Farzana untuk bersatu?
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Elements

Elements

Ninna Krisna / Ninna Krisnamurti
Dipa baru mengetahui rahasia terbesar keluarganya saat usianya 20 tahun. Dia merupakan seorang penguasa elemen tanah. Dan dia merupakan keturunan dari Basundari, seorang penguasa elemen tanah 15 abad yang lalu, yang menyebabkan kehancuran empat klan besar karena skandal cinta segitiganya. Belum cukup sampai di sana, hidupnya ternyata dalam bahaya. Dia diburu oleh sebuah organisasi untuk dijadikan objek penelitian dalam membangun tentara berkekuatan super. Tentara yang akan digunakan untuk menghancurkan peradaban manusia dan menguasai dunia. Dia tahu dia tidak sendirian. Ada Syifa, kakak sepupunya yang seorang penguasa elemen air. Ada Taeyang, teman Syifa, yang seorang penguasa elemen api. Ada Bhoomi, gadis asal India yang sangat menarik perhatiannya, dan juga seorang penguasa elemen angin. Dan tentu saja ada Blythe, gadis misterius yang selalu menempel padanya, dan dia mampu mengontrol elemen waktu. Namun segala sesuatunya terlalu tiba-tiba. Dia harus menyelamatkan dunia, sekaligus menebus dosa nenek moyangnya yang sudah menghancurkan bangsa mereka. Dan ... dia pun dihadapkan pada dua cinta yang harus dipilihnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Gerbang Neraka: Desa Terakhir

Gerbang Neraka: Desa Terakhir

ig author: @rafi.aditya87 Di ujung peta, tersembunyi sebuah desa bernama Angkara. Tak ada yang bisa masuk, kecuali mereka yang dipanggil atau dikutuk. Raka Prasetya, seorang jurnalis muda yang haus cerita eksklusif, menerima surat tanpa pengirim berisi potongan artikel kuno dan satu kalimat: "Datanglah ke Angkara sebelum malam merah tiba." Penasaran dan tergoda sensasi, Raka menuju desa yang bahkan tak tercatat di Google Maps. Namun, sejak ia menginjakkan kaki di tanah itu, udara berubah dingin, waktu terasa lambat, dan tatapan para penduduk seakan menembus jiwanya. Ia menemukan makam yang bernafas, suara tangis dari pohon beringin, dan seorang wanita tua yang mengaku sebagai penjaga "pintu terakhir ke neraka". Malam-malam di Angkara tak seperti malam biasa. Raka harus memilih: mencari kebenaran dan membuka pintu yang seharusnya tertutup selamanya atau menjadi bagian dari legenda berdarah yang tak akan pernah diceritakan kembali. Karena di Angkara, tidak semua yang mati bisa beristirahat. Dan tidak semua yang hidup adalah manusia.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Bukan Lagi Nyonya Sang Ketua

Bukan Lagi Nyonya Sang Ketua

Setelah adikku pergi ke luar negeri, aku menggantikan dia menikah dengan Ketua Geng mafia. Selama lima tahun pernikahan, kami adalah dua orang yang paling saling membenci. Dia membenciku karena mengira akulah yang memaksa adik pergi, lalu memakai cara licik untuk menjadi istrinya. Aku membencinya karena sejak awal sampai akhir dia selalu menganggapku hanya sebagai pengganti, bahkan tidak pernah mengumumkan identitasku ke publik. Justru karena tidak diakui, orang tuaku yang gengsi menanggung segala hinaan, dan sejak itu mereka pun membenciku sampai ke tulang. Di akhir kehidupan sebelumnya, dia dan kedua orang tuaku demi merayakan Natal untuk adikku, melupakan diriku di pegunungan bersalju. Di tengah kedinginan yang membeku, aku dan anakku yang belum sempat dilahirkan meninggal bersama. Sementara itu, adikku menikmati seluruh limpahan kasih sayang, menjalani Natal paling bahagia dalam hidupnya. Saat membuka mata kembali, aku kembali ke hari pertama adikku pulang ke tanah air. Di kehidupan ini, aku tidak akan lagi memohon cinta dari Adriano maupun dari kedua orang tuaku.
64.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

"Kita bukan manusia biasa." Forlan, yang kehilangan ingatannya, dibawa pergi oleh Aza ke pondok di tengah gunung dan hidup bahagia bersama seorang nenek. Namun, begitu menginjak 18 tahun, Forlan mengetahui rahasia yang disembunyikan Aza: dunia sedang berperang sejak 500 tahun lalu. Manusia normal hampir punah. Dunia dikuasai para pemilik kemampuan, dan Forlan salah satunya. Tetapi itu hanya sebagian kecil dari rahasia yang disembunyikan Aza. Masalah semakin rumit ketika Forlan mengetahui dirinya memiliki adik perempuan yang tidak diketahui keberadaannya. Dirinya juga merupakan golongan langka di antara pemilik kemampuan. Kini Forlan memutuskan pergi dari pondok untuk mencari adiknya, ingatannya, dan mengetahui segala kebenaran yang telah disembunyikan selama 500 tahun. Hanya saja, tantangan Forlan begitu besar. Dia harus menghadapi musuh yang tidak pernah dia tahu bersama monster mitologi yang telah menguasai permukaan tanah selama manusia normal bersembunyi. Tanpa dia sadari, perang telah berada di ujung tanduk kekalahan.
1018.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 493 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Untuk Apa Lagi Mencinta

Untuk Apa Lagi Mencinta

Pada hari kelima puluh lima sejak tunanganku memblokirku, aku membatalkan pernikahan yang sudah kunanti-nantikan selama delapan tahun. Sementara dia masih menemanikan teman masa kecilnya yang depresi beristirahat dan berobat di kuil. Dia membuat Kuil Jingu yang selalu ramai peziarah tutup selama setengah tahun penuh. Namun, karena kehilangannya tanpa sebab, aku dikepung dan dikejar-kejar wartawan hingga tak punya tempat tinggal. Terpaksa, aku pergi ke Kuil Jingu untuk mencarinya. Tapi dia justru mengusirku turun gunung dengan alasan tak boleh mengganggu ketenangan kuil. Di tengah musim dingin yang menusuk, aku pingsan dan nyaris tewas di kaki gunung. Saat siuman, kulihat Arif Wijaya menanam hamparan besar mawar yang lambangnya cinta dengan tangannya sendiri di tanah suci kuil itu. Setengah tahun kemudian, akhirnya dia turun gunung dan membawa teman masa kecilnya pulang. Mawar yang mereka tanam itu memenuhi kamar pengantin kami. Kutatap dingin. Dia belum tahu, aku sebentar lagi akan menikah dengan orang lain.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Lembaran Baru Tanpa Bayang Masa Lalu

Lembaran Baru Tanpa Bayang Masa Lalu

Aku sedang jual furnitur bekas di platform seken, tiba-tiba ada seorang perempuan kirim pesan untuk menawar harga, [Kak, harganya boleh agak kurang?] [Aku belum lulus kuliah, baru saja pindah dari asrama gara-gara berantem dengan teman sekamar. Pacarku yang mencarikan kontrakan untukku.] [Meskipun dia sangat kaya, bahkan bilang mau menikahiku setelah lulus, aku tetap nggak mau terlalu membebani dia.] [Boleh kurang empat puluh ribu, nggak? Nanti aku ambil sendiri ke sana!] Waktu masih kuliah dan pacaran dengan Steve, aku juga pernah rela mengayun sepeda umum selama dua jam hanya demi hemat sepuluh ribu. Meskipun sekarang aku hanya karyawan kantoran biasa, kondisiku lebih baik sedikit dibanding anak kuliah. Akhirnya, aku pun luluh dan menyetujuinya. Malam itu, dua orang muncul di depan gerbang komplek perumahanku. Si Perempuan dengan bangga berkata, “Aku hebat, ‘kan? Hanya keluar uang nggak sampai dua ratus ribu, tapi sudah dapat mesin cuci yang kondisinya masih 90% baru!” Si pria menyahut dengan nada memanjakan, “Iya… sayangku memang paling hebat.” “Tapi aku cari uang memang untuk membiayaimu, kamu nggak perlu sehemat itu.” “Suamimu ini direktur Grup Rosel, masa membiayai kamu saja nggak mampu? Sekali ini saja ya, lain kali jangan begini lagi.” Pria itu mendongak sambil tersenyum. Begitu mata kami bertemu, aku langsung mematung di tempat. Dia adalah Steve, pacarku yang pamitnya mau dinas keluar kota selama tiga bulan demi mendapat uang saku perjalanan dinas tiga kali lipat.
972 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
60 Detik: Menggapai langit untuknya

60 Detik: Menggapai langit untuknya

Yustinalusi
Natasya Arrabella Putri, gadis yang mulai memasuki masa remajanya namun tidak seperti remaja pada umumnya hanya karena keadaan. Baginya mempunyai keluarga yang harmonis sudah sangat cukup walaupun hidup dikeluarga yang serba berkekurangan. Memiliki Rafa dihidupnya adalah suatu anugerah serta keberuntungan yang tidak akan mungkin ia dapatkan dimanapun. Dan pada saat Gilang datang, Tasya merasakan keberuntungannya menjadi dua kali lipat. Namun, tidak pernah terbayangkan bahwa luka akan didapat dari seseorang yang Tasya anggap selalu memberi bahagia. "Gue adalah tanah yang selalu diinjak-injak, dan lo adalah langit yang selalu ditinggi-tinggikan." Dada Tasya naik turun, segala kesedihan dan emosi menjadi satu, "Untuk gapai langit aja gak akan pernah mungkin bisa gue capai," ..... "Dan satu lagi, jangan pernah lo baik lagi ke gue ataupun ke keluarga gue hanya karena kasihan. Gue emang orang miskin, tapi bukan berarti bisa lo beli." Gilang menghembuskan nafasnya kasar, mengacak rambutnya asal, lalu menyandarkan tubuhnya ke tembok. "Akan gue gapai langit untuk lo, Sya."
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Wanita Untuk Sang CEO

Wanita Untuk Sang CEO

Hana Paramitha, seorang gadis cantik yang berprofesi sebagai fotomodel. Pada suatu hari, dia menjadi model iklan suatu produk apartemen milik salah satu perusahaan besar tanah air. Namun, malang bagi Hana, ketika sedang melakukan pemotretan wajahnya terkena serpihan kaca lampu gantung yang jatuh, karena tidak terpasang dengan benar. Hal itu menyebabkan wajah Hana terluka. Hana melalui managernya melakukan tuntutan ganti rugi kepada perusahaan Barata Group melalui jalur hukum, karena tuntutan sebelumnya yang dilakukan secara kekeluargaan tidak digubris oleh pihak Barata Group. Andhika Barata, CEO yang merupakan penerus kerajaan bisnis Barata Group, merasa geram pada tindakan Hana. Dia menganggap kalau Hana telah mencemarkan nama baik perusahaannya. Andhika lalu mengadakan pertemuan dengan Hana. Setelah bertemu, Andhika akhirnya bersedia memberikan uang ganti rugi pada Hana dengan catatan gadis itu harus bersedia menjadi istrinya untuk sementara, selama satu tahun. “Apa?! Menjadi istri sementara?” tanya Hana dengan mata tak berkedip menatap Andhika. “Iya, selama satu tahun!” sahut Andhika datar dan dingin. Follow, instagram aku di @setiawati_yetti
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai mesin gilingan kacang tanah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2021222324
...
30
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status