Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Dia merasa keberuntungan berpihak padanya. "Rasakan itu! Ha-ha-ha!" batin Jasmine, "aku sangat senang Mas Lintang memarahimu," lanjutnya. Embun melihat ke sekeliling, dia hanya menemukan seekor kucing yang sedang mengorek-ngorek sampah mencari makan. "Oh, hanya seekor kucing," gumamnya, "kau mengejutkanku saja, aku kira pencuri tadi," ujar Embun seolah kucing itu mengerti apa yang dia katakan.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as hibur si anjing
Read
+Library
Pesugihan Kandang Bubrah

Pesugihan Kandang Bubrah

aku masih terperangkap di Kandang Bubrah? Suara gonggongan anjing terdengar dari kejauhan, membuat Arif menegang. Bukan gonggongan biasa. Suara itu terdengar menyeramkan, seperti tawa melengking yang menghantui. Suara itu terasa tidak berasal dari anjing, melainkan dari sesuatu yang lebih gelap, lebih jahat, yang sedang mengintai. “Arif!” Teriakan itu membuat tubuhnya tersentak. Dia berbalik dengan napas tersengal, melihat Lila berdiri tidak jauh darinya. Wajahnya penuh kekhawatiran.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as hibur si anjing
Read
+Library
DIAM DISANGKA BABU, BERGERAK JADI RATU

DIAM DISANGKA BABU, BERGERAK JADI RATU

"Apa bedanya?" "Seekor hewan akan merasakan sakit luar biasa jika kita kuliti hidup-hidup dibanding menyembelihnya pakai parang yang tajam." Lelaki berkumis tipis itu mengangguk. Aku bernapas lega, melirik sekilas pada Kak Alyssa. Entah kenapa kakak perempuanku itu menatap sinis. Apa ada satu kesalahan yang tidak sengaja aku lakukan?
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as hibur si anjing
Read
+Library
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

“Tck… Tck… Pangeran Kesembilan… kau tidak tahu.” Ia memiringkan kepalanya sedikit. “Rasanya sangat menyenangkan, tahu?” Pangeran Kesembilan mengernyit. “Apa?” He Sura mengedipkan mata. “Kehilangan anjingku berarti… anjing itu bukan pecundang.” Tatapannya naik ke langit. Dan ia tersenyum. “Brengsek… Kau masih bisa tersenyum…?” Si Fan menegang. “Kita lihat berapa lama lagi.”
109.9K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as hibur si anjing
Read
+Library
I'm Not Lucy

I'm Not Lucy

Shiya membawa anjing itu padanya, ia terlihat sungkan dengan Hans. "Ah tidak papa. Aku menyukainya, aku juga memiliki anjing yang hampir mirip dengannya. Dia membuatku teringat padanya." Hans terus mengusap bulu anjing itu dengan lembut dan menatapnya dengan seksama tanpa menatap Lucy sama sekali. Ia kembali teringat dengan Coda. Anjingnya yang berada di Indonesia.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 299 Times as hibur si anjing
Read
+Library
Kelabu

Kelabu

Aku terus menggosok gosok hidungku yang mulai tampak kemerahan. “Siapa suruh main hujan-hujanan.” Raka mengatakan itu tanpa menghentikan langkahnya sedikitpun. Aku mendesis, “Ish..., Tapi hujan itu bukan suatu hal yang bisa dilewatkan begitu saja.” “Kau main hujan-hujanan seperti anak kecil saja.” “Siapapun bisa main hujan-hujanan ya, tidak ada batasan umur,” jawabku dengan nada sedikit meninggi.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as hibur si anjing
Read
+Library
Gairah Berbahaya Sang Billionaire

Gairah Berbahaya Sang Billionaire

Rain berseru senang hingga ia langsung memeluk tubuh kekar Christian sambil melompat kegirangan karena sudah berhasil membujuk sang billionaire. "Richie, apa kau mau anak anjing yang mana?" Tanya Christian seraya menunjukkan kembali layar ponselnya kepada sang putra. "Itu, itu. Aku mau itu yang bunyi, auuuuu." Richie menunjuk seekor anak anjing Siberian Husky yang fisiknya mirip sekali dengan serigala sehingga ia menirukan bunyi serigala untuk menegaskan ciri-ciri anak anjing yang ia inginkan.
9.584.6K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as hibur si anjing
Show Reviews (22)
Read
+Library
Vee_nue
Hallo, kakak-kakak reader. Aku sudah launching buku baru nih yang pasti lebih seru, loh. Cuus, kepoin. Oh, iya. Apakah ada yang setuju kalau Gairah Berbahaya Sang Billionaire dibuat season 2? Tolong komen, ya. Thank you.
Malaysian chingu
wah tak sangka aku habis marathon cerita yg sudah tamat. biasanya baca separuh dah mulai bosan. tp kerana adrian aku baca sampai ke ending. huwaa sangat menguras air mata.. walau sedih dgn kematian adrian tp aku bahagia bila adrian juga bahagia dan pergi dengan tenang. rip dr adrian. terbaik thor
Read All Reviews
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

Senjata makan tuan. "Teh, kenapa ketawa?" tanya Ayumi. "Ngebayangin si Aa histeris nggak dapet perawan," jawab Asti asal. Lagi, mereka berdua tertawa terbahak-bahak. Keduanya kompak membuat Mawar jera. Ide-ide bagus muncul dari adik iparnya itu. Gadis belasan tahun itu tidak menyukai istri kedua sang kakak karena membenci perselingkuhan apalagi poligami.
1030.9K viewsCompletedAdded to Library 680 Times as hibur si anjing
Read
+Library
Reborn Farmer to Richer

Reborn Farmer to Richer

Mengikuti kemana arah jari Tuan mudanya menunjuk, Jiang Xu memiliki senyuman rumit di wajahnya, "Tuan muda, apakah maksud anda itu adalah Bogi?" "Bogi?" Houran memiringkan kepalanya dengan raut wajah bertanya-tanya. Mu Qixuan ikut berbicara pada akhirnya, "anjing milikku." "Anjing?! Hewan sebesar itu adalah seekor anjing?!" "Iya, Tuan muda." Jiang Xu berkata, "itu adalah anjing jenis Tibetan Mastiff yang dapat bertumbuh besar melebihi ukuran rata-rata anjing pada umumnya."
108.4K viewsOngoingAdded to Library 276 Times as hibur si anjing
Read
+Library
Bus Penyelamat

Bus Penyelamat

Mereka pun mulai akrab, berbagi cerita dan juga pengalaman. “Ada apa di bawah sana? Kenapa anjing itu berlari ke tempat itu?” Tanya Pak Jumri sambil melongakkan kepalanya ke bawah sana. Anjing yang berwarna hitam itu tak henti-hentinya menggonggong dengan wajah yang menghadap ke atas tebing. Pak Jumri dan semua orang yang melihatnya pun menjadi bingung. Apa yang terjadi?
107.0K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as hibur si anjing
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status