Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

“Ingat pilar tengah? Pohon Beringin Tua.” Kirana mengikuti pandangannya ke tengah Alun-Alun, tempat pohon beringin kembar yang legendaris berdiri, simbol kekuasaan dan stabilitas kota. “Banyu menanam bom di akarnya,” kata Raka, ngeri. “Ledakan panggung hanya pengalih perhatian. Dia ingin melihat seluruh akar Yogya tercabut.” Getaran di bawah mereka semakin kuat.
931 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mitos kebun raya bogor
Baca
+Pustaka
I love you, Calon Ipar

I love you, Calon Ipar

Kondisi Robert yang melemah dan hanya bisa duduk di kursi roda karena kesedihannya atas Bunga. “Namanya lucu ya? ‘Kebun Wisata Bunga’ tapi banyak buah-buahannya juga. Mana ada bebek, angsa, macam-macam ikan juga,” ujar Bayu. “Tapi nggak ada ikan cupang di sini Yu,” balas Narendra. “Ada kali,” jawab Bayu. “Masa ada? Cupang apaan?” celetuk Narendra. “Cupang nyamuk, ha ha ha …,” jawab Bayu, seraya berlari ke arah kebun papaya California.
9.859.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai mitos kebun raya bogor
Baca
+Pustaka
TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

TERIMA KASIH TELAH MENCINTAIKU

Tak terkecuali para pelancong dan wisatawan yang sedang singgah di Jogja. Konon, siapa saja yang berhasil berjalan di antara dua pohon beringin dengan mata tertutup, maka keinginan dan hajatnya akan terkabul. Tentu saja hal itu hanya mitos semata. Namun, terlepas dari embel-embel mitos, kegiatan itu juga memancing rasa penasaran Fikri dan juga banyak orang. Terbukti, saat ini bukan cuma Faza dan Fikri saja yang sedang berada di alun-alun dan melakukan hal yang sama.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai mitos kebun raya bogor
Baca
+Pustaka
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Begitu ia melangkah masuk ke arena, pandangannya langsung tertuju pada hamparan tanah berpasir yang luas, dikelilingi tembok-tembok istana yang telah runtuh, seakan-akan tempat ini menyimpan seribu kisah masa lalu. Di tengah arena itu, sebuah pohon yang rimbun, tinggi, dan sangat besar berdiri megah, seolah menjadi penjaga tempat sakral ini. Semua yang baru datang segera berbisik-bisik, mengagumi kehadiran pohon yang tumbuh subur di padang gurun yang tandus. “Itulah Pohon Bodhi Suci, yang buahnya disebut Airmata Giok Fenghuang!” seru seorang kultivator muda dengan semangat.
9.8227.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.9K kali sebagai mitos kebun raya bogor
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
LINDA GUNAWAN
awalnya keren. warna silatnya kental. di kisaran 75-80% alurnya malah bukan cerita silat, sepertinya sdh kehabisan cerita, malah cerita ala pokemon/pokemon go/cerita ala games muncul. please deh...mending gak usah maksain konflik sikat menjadi konflik games.
Mr. Mystery
Izin Promosi Thor Bagi kalian yang suka membaca kultivator yang benar-benar realistis, dimulai dari manusia biasa/fana yang menjadi legenda. Tanpa embel-embel keluarga/klan atau pelindung di belakangnya... Yuk baca "Benih Dao Kekacauan" 🫡🫡
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status