SEKAR (Gadis yang Dinodai Kakak Ipar)
“Belum, tapi jahit saya rapi, Pak.”
“Yakin?”
Mata tajam bening berpayung alis tebal berantakan menatapku lurus.
“Yakin, Pak.”
“Siap diuji?”
“Siap, Pak.”
Diperhatikannya desainku. Itu gaun pesta malam, kuwarnai merah hati_warna kesukaan, dengan kerah model syal menjuntai, sabuk warna senada, rok lebar. Meski dibuat tanpa lengan kubayangkan itu bisa dipakai untuk baju muslimah juga, tinggal pakai blazer atau cardigan.
Hot Chapters