Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Setelah Teman Masa Kecilku Menipuku untuk Pindah Sekolah

Aku setuju untuk menemani teman masa kecilku, yang mengaku menjadi korban perundungan, untuk pindah sekolah bersama. Namun, tepat sehari sebelum berkas kepindahan disahkan, dia menarik kembali ucapannya. Sahabatnya mencemooh. "Hebat juga kamu. Berpura-pura dirundung sekian lama hanya demi menyingkirkan Deandra." "Tapi dia itu teman masa kecilmu, apa kamu benar-benar tega membiarkannya pergi sendirian ke sekolah asing?" Samanta menjawab dengan nada datar, "Ini cuma sekolah lain di kota yang sama, memangnya sejauh apa sih?" "Lagi pula, aku sudah bosan ditempel terus olehnya setiap hari. Begini lebih baik." Hari itu, aku berdiri di depan pintu untuk waktu yang lama, sebelum akhirnya memutuskan untuk berbalik dan pergi. Hanya saja, pada formulir permohonan pindah sekolah itu, aku mengubah tujuannya. Dari SMA 3 Kota Hakan menjadi sekolah menengah atas di luar negeri, sesuai keinginan orang tuaku. Semua orang lupa bahwa antara aku dan dia, sedari awal memang ibarat awan dan tanah, terpaut jarak yang tak tergapai.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Setelah Terlahir Kembali, Aku Dipaksa Menjadi Putri Mafia

Setelah Terlahir Kembali, Aku Dipaksa Menjadi Putri Mafia

Di kehidupan sebelumnya aku diadopsi oleh keluarga biasa, sementara adikku diangkat oleh seorang Godfather dan menjadi putri mafia terkuat di Duskfall. Siapa sangka, pada tahun ketiganya sebagai putri mafia, dia justru diusir oleh sang Godfather, lalu terlunta-lunta di jalanan, dan akhirnya mati tragis. Sementara itu, aku mengandalkan prestasi akademik yang gemilang untuk masuk ke NovaTech. Aku pergi ke luar negeri bersama kakak angkatku, dan menjadi bintang baru yang bersinar di bidang AI dengan usahaku sendiri. Kemudian, dengan restu kedua orang tua angkat, kami menikah dan memiliki anak. Hidupku di kehidupan itu berjalan bahagia dan lancar. Namun setelah terlahir kembali, adikku membuat pilihan yang sangat berbeda dari sebelumnya. Dia berlari ke dalam pelukan kakak angkat kami sambil memanggilnya “kakak” dan menggenggam tangan orang tua angkat dengan erat, lalu menatapku dengan sorot mata penuh kemenangan. “Kak, kamu saja yang merasakan penderitaan menjadi bagian dari dunia mafia. Tempat yang sangat kejam itu … aku tak sanggup tinggal di sana sedetik pun.” Aku menatap pria yang di kehidupan sebelumnya adalah suamiku itu, berharap dia akan mengatakan sesuatu. Namun, dia justru melindungi adikku di belakangnya, dan menatapku dengan dingin. “Jangan dekati adikku.” Pada akhirnya, di bawah tatapan penuh kemenangan dari adikku, aku berjalan menuju mobil Falcon itu.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Usir Mantan Suami, Dia Dapat 6 Adik!

Usir Mantan Suami, Dia Dapat 6 Adik!

Simon meminum afrodisiak secara tidak sengaja dan berada dalam kondisi kritis. Sebagai dokter keluarga, aku dipaksa menjadi penawarnya. Aku pun langsung hamil karena rahimku subur. Setelah menikah dengannya, aku melahirkan sepasang anak kembar yang cerdas. Namun setelah menikah, Simon tidak mengizinkan anak-anak untuk memanggilnya ayah, dia menghabiskan sepanjang hari mabuk-mabukan sambil memandangi foto pujaan hatinya. Di tahun kesepuluh pernikahan kami, dia membakarku dan anak-anakku hidup-hidup hingga kami tewas di ruang bawah tanah. Rupanya, selama ini Simon membenciku dari lubuk hatinya karena aku pernah menyelamatkannya. Dia bersikeras bahwa aku sengaja campur tangan saat dia paling lemah hanya untuk mengaitkan diri dengan orang berkuasa. Hal itu membuat hubungannya dengan pujaan hatinya retak dan menyebabkan mental wanita itu rusak hingga meninggal dalam kecelakaan mobil. Ketika aku membuka mata, aku mendapati diriku kembali di hari Simon meminum afrodisiak. Kali ini, aku sengaja membiarkan wanita idamannya menyelamatkannya dan memilih untuk pergi ke ruang belajar...
10.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Menulis Surat Perpisahan di Malam yang Hening

Menulis Surat Perpisahan di Malam yang Hening

Pada hari pertama pernikahan kami, aku berkata kepada suamiku yang merupakan seorang presdir, "Aku nggak keberatan kalau kamu jatuh cinta sama orang lain kelak. Tapi kalau orang itu berani buat keributan di depanku, kamu nggak akan pernah melihatku lagi." Jadi, ketika suamiku itu jatuh cinta pada seorang guru perempuan di sekolah, dia hanya bisa menyembunyikannya. Dia memberikan apa pun yang diinginkan wanita itu, tetapi melarangnya muncul di depanku. Hanya saja, wanita simpanan itu malah sangat tidak patuh mentang-mentang dimanjakan suamiku. Dia yang hamil malah membual di hadapanku. "Yudha sendiri yang bilang dia nggak pernah mencintaimu. Dia menikahimu cuma demi dapatkan keuntungan dari Keluarga Lorandi. Lebih baik kamu gugurkan kandunganmu dan bercerai dengannya secepat mungkin. Kalau tunggu sampai Yudha mencampakkanmu, kamu nggak akan dapatkan sepeser pun!" Aku tersenyum dan menghubungi nomor ayahku. "Tarik investasi untuk Grup Cengkara! Aku mau cerai."
14.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Pembalasan Untuk Suami Mati Palsu

Pembalasan Untuk Suami Mati Palsu

Saat kabar kematian suami asuh itu datang, aku tidak menangis dan tidak buat keributan. Aku justru segera menarik kembali saham miliknya dan mengurus surat kematian. Aku melakukan semua itu karena aku telah terlahir kembali. Di kehidupan sebelumnya, ayah khawatirkan aku, putri keluarga terkaya akan menderita setelah menikah. Sehingga beliau memilihkan tiga orang suami asuh, lelaki yang sejak kecil dibesarkan untuk menjadi pendampingku. Dari ketiganya, aku memilih Kevin yang paling menonjol untuk jadi suamiku, tetapi baru tiga hari setelah pernikahan, dia tiba-tiba meninggal mendadak. Dalam kesedihan, atas bujukan dua orang lainnya, aku memadamkan niat untuk menikah lagi dan menjalani hidup sebagai janda hingga akhir hayat. Namun, pada usia 80 tahun, ketika aku kembali ke Provens, tempat kenangan cinta kami, aku justru melihat Kevin yang telah mati 60 tahun lalu. Dia hidup bersama pengasuhku yang dulu menghilang, dikelilingi anak dan cucu dan menikmati kehidupan yang begitu bahagia. Aku menyadari telah ditipu seumur hidupku. Amarah membuat pandanganku menggelap, lalu aku meninggal akibat pendarahan otak. Ketika kembali membuka mata, aku mendapati diriku telah kembali ke hari saat kabar kematiannya pertama kali datang. Aku ingin melihat sendiri bagaimana seorang mayat tanpa nama dan identitas bisa terus hidup.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali: Tumbal Kekejaman Suami Bengis

Terlahir Kembali: Tumbal Kekejaman Suami Bengis

Menjelang hari perkiraaan lahir, pembukuan senjata Keluarga Gumar tiba tiba mengalami kebocoran besar. Petinggi keluarga langsung mengambil keputusan. Mereka menyuruhku, istri pemimpin yang katanya tidak ada kerjaan, pergi sendiri ke gudang senjata untuk melakukan pemeriksaan. Aku kira itu hanya tugas rutin biasa. Tak kusangka, adik angkat suamiku, Mikha, memanfaatkan kesempatan itu untuk meledakkan seluruh gudang senjata. Ledakannya memekakkan telinga dan kobaran api menelan seluruh langit. Aku tertindih di bawah reruntuhan yang roboh, rasa sakit di perutku seperti disayat pisau. Namun, aku tidak menghubungi Justin lewat jalur pribadinya yang berprioritas paling tinggi. Aku malah memilih mengirim sinyal minta tolong kepada ayahku. Karena di kehidupan sebelumnya, pada detik pertama ledakan terjadi, aku menggunakan jalur prioritas itu untuk menghubunginya. Anakku akhirnya selamat. Namun, Mikha hancur tak bersisa dalam ledakan itu. Justin memang berkata tidak menyalahkanku. Dia mengatakan bahwa Mikha hanyalah orang luar, tidak sepenting ahli waris. Dia bahkan menghabiskan sejumlah besar uang untuk mendatangkan ahli kandungan yang menjagaku 24 jam dan menyuruhku tenang menunggu persalinan. Namun, tepat pada hari aku melahirkan. Dia sendiri yang mengunci aku dan anakku di dalam gudang kosong yang disiram bensin, lalu membakar kami hidup-hidup. Sebelum kesadaranku lenyap, lewat kobaran api yang menjulang tinggi, aku melihat wajahnya yang kejam seperti iblis. "Kalau bukan karena kamu sengaja mengulur waktu, Mikha nggak akan mati. Kamu pikir kamu bisa menipuku dengan pura-pura jadi korban tak bersalah? Mimpi!" "Kamu suka bermain api, 'kan? Baik, akan kubiarkan kamu merasakan sendiri keputusasaan terakhir Mikha!" Saat aku membuka mata lagi, aku sudah kembali ke lokasi ledakan gudang senjata itu.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Bukan Jodoh Idaman

Bukan Jodoh Idaman

"Adara, itu underwear kamu kelihatan! Wah, bentuknya mantap!" Adara Elvira Chelsea selalu naik darah setiap kali Ansel, sang suami berulah. Jika bukan karena neneknya mengancam akan menolak pengobatan, jelas Adara menolak pernikahan dengan sang musuh bebuyutan. Lantas, bagaimana kisah keduanya? Apakah mereka akan membuat kontrak pernikahan seperti di sinetron-sinetron dan berakhir jatuh cinta? Atau... sekali musuh selamanya akan jadi musuh?
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Suami yang Jahat, Ayah yang Buruk

Setelah dijadikan bank darah oleh cinta pertama suamiku, aku sakit hingga meninggal di rumah kontrakan yang disedekahkan oleh suamiku yang merupakan konglomerat. Hari ini adalah hari ketiga setelah kematianku. Putraku yang berusia enam tahun akhirnya menyadari ada yang tidak beres. Dia bermain mainan dan jarinya terluka, aku tidak menenangkannya. Dia membuka biskuit dan menyuapkan makanan ke mulutku, aku tidak menghentikannya. Dia berbaring dalam pelukanku, mencengkeram bajuku dan memanggil pelan "Mama," aku juga tidak memberi respons. Dengan panik, dia menemukan ponselku dan menelepon suamiku yang konglomerat itu. "Papa, kenapa Mama masih tidur?" Pria itu malah mengirimkan sebuah foto dirinya sedang menyantap makan malam tahun baru bersama cinta pertamanya, lalu berkata dengan dingin, "Cuma tidur, bukan mati. Hari ini malam tahun baru, aku sangat sibuk." "Katakan pada ibu kamu yang nggak tahu diri itu, kalau dia sudah mau mengakui kesalahannya, baru datang mencariku." Telepon ditutup. Anak itu tertegun lama. Dia memungut biskuit terakhir di rumah dari tempat sampah, mematahkannya menjadi dua, lalu menyuapkannya ke mulutku. "Mama, kita juga makan."
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Bunga Gugur, Rindu Pun Usai

Aku pernah mencoba menggoda tunanganku yang tanpa tergoda oleh nafsu duniawi sebanyak 999 kali. Bahkan saat aku berdiri telanjang bulat di hadapannya, dia hanya akan bertanya apakah aku kedinginan. Awalnya, aku mengira dia hanya taat pada aturan dan baru akan menyentuhku setelah menikah. Namun, pada hari jadi kami, aku justru menemukan bahwa diam-diam dia telah memesan kamar di hotel terkenal di kota ini. Malam itu, aku datang ke ruang VIP dengan penuh harapan. Namun, aku justru menyaksikan dia dan teman masa kecilnya berciuman mesra di tengah sorakan orang banyak, seolah dunia hanya milik mereka. Setelah berdiri semalaman di depan pintu kamar, akhirnya aku menyadari satu hal, dia memang tidak mencintaiku. Setelah keluar dari hotel, aku menelepon rumah. "Ayah, aku nggak jadi menikah dengan Nathan. Aku ingin menikah dengan Darius!" Teh di mulut ayah langsung menyembur keluar. "Putriku Sayang, putra Keluarga Russell itu beberapa tahun lalu mengalami kecelakaan. Katanya, bagian bawah tubuhnya nggak berfungsi. Kalau kamu menikah dengannya, bukankah itu sama saja dengan menjadi janda hidup?" Aku menjawab dengan putus asa, "Punya anak atau nggak, sudah nggak penting lagi bagiku."
22.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Cinta Tak Dapat, Persahabatan Pun Retak

Di bagian timur Kota New York ada dua ahli waris. Satu adalah maniak kecepatan yang mendominasi arena balap, satu lagi adalah aktuaris genius yang mengendalikan arus modal. Keduanya berasal dari keluarga terpandang dan sifat mereka berbeda jauh. Namun, mereka tumbuh bersama sejak kecil dan menjadi satu-satunya sahabat sejati. Mereka pernah berebut perhatian seorang gadis, juga berselisih karena taruhan di arena balap. Namun, saat berusia 15 tahun, mereka sama-sama menggantungkan sebuah lencana tembaga di dada. Itu adalah hasil latihan ukiran tangan dari Mia di kelas kerajinan, dengan sebuah huruf "M" yang tergores di bagian belakang. Saat itu, Mia duduk di bangku paling belakang kelas. Tak seorang pun tahu siapa identitas dia sebenarnya. Namun, kedua laki-laki itu mengenakan lencana tersebut selama 10 tahun penuh. Entah itu saat berdiri di podium juara F1 atau saat mengetukkan palu pada investasi triliunan di bursa, lencana tembaga murahan itu selalu menempel di dada mereka dan tak pernah tergantikan. Sampai akhirnya muncul Ella. Putri kesayangan dari keluarga konglomerat baru. Ella menyulam sebuah emblem kain berhiaskan benang emas dan memberikannya kepada mereka. Kain itu cuma benda biasa yang mirip dengan pernak-pernik murahan yang dijual di pasar loak. Namun, mereka malah sama-sama melepas lencana tembaga itu dan menggantinya dengan kain murahan yang diberikan Ella. Mia tidak mengatakan apa pun. Dia hanya diam-diam menyimpan foto lama mereka yang tercetak di sebuah koran usang. Malam itu juga, dia menelepon ayahnya yang jauh di Sisilia. Nada bicaranya sangat tenang saat berkata, "Papa, aku menerima pernikahan politik ini."
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai musuh terlihat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1617181920
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status