Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

Tadi hujan
Suasana meledak, semua orang maju. Aku segera bergerak cepat ke arah Salma yang langsung melayangkan kakinya ke selangkangan dua pria yang mengapitnya. Aku meraih tangan Salma. Sesuai arahku Ferdi dan tiga temannya mengikutiku. "Fer, bawa!" Aku melepas lengan Salma. Ferdi bergegas menariknya menjauhiku. "Keluar!" tegasku sambil menunjuk arah belakang yang memang kosong. "Nggak, Arka!" teriak Salma, terus menjulurkan tangan. Aku tersenyum. Salma perlahan hilang. Syukurlah mereka berhasil kabur. Hampir lima belas menit, aku masih bertahan. Banyak dari mereka yang langsung tumbang setelah kuhajar. Tapi beberapa serangan berhasil membuat sekujur badanku babak belur. Kini penglihatanku sudah mulai runyam. Aku segera meraih balok kayu yang tergeletak tak jauh, lalu menodongkannya ke segala arah. Tanpa terduga, ada yang menyerangku dari belakang, kepalaku terasa dihantam keras dengan benda tumpul. Kakiku tak kuat lagi menopang, tak lama tubuhku telah terjengkang. Pandanganku menggelap. Sayup-sayup, aku mendengar bunyi yang tak asing. Namun, seketika hening. (Maaf, ya, jika ada narasi maupun dialog yang memakai Bahasa Sunda. Kalau mau tahu artinya ke Mbah Google aja, ya, biar sambil belajar plus ada kerjaan. Ehehehe. Salam damai dari Author) Ikuti aku di cuiter dan kilogram @tadi_hujan, agar kita bisa saling kenal.
Young Adult
107.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Kebersamaan Tanpa Cinta

Kebersamaan Tanpa Cinta

"Bibi, dulu kita sudah sepakat waktunya sepuluh tahun. Sekarang masa itu sudah habis, aku ingin bawa Adele pergi. Tante tahu sendiri, dia memang nggak pernah menyukai Adele sejak awal." Di ruang teh, Amanda mengucapkan kata-kata itu dengan ekspresi getir. Dia sudah hidup bersama Arga selama sepuluh tahun, tapi selama itu pula dia tak pernah berhasil menghangatkan hati pria itu. Hingga suatu malam ketika Arga mabuk, dia menindih Amanda di ranjang. Di bawah pengaruh nafsu, mereka bermesraan hingga Amanda hamil. Setelah kejadian itu, Arga memberinya sebuah vila dan mengizinkannya melahirkan anak itu. Satu-satunya syarat adalah anak itu tidak boleh memanggilnya ayah. Di hadapan publik, Arga tetaplah pria lajang. "Aku nggak mungkin menikahimu, lupakan saja. Aku akan kasih uang untuk biaya hidup anak itu, tapi jangan harap aku akan mengakui statusnya. Bagiku, anak itu nggak pernah ada."
Short Story · Romansa
31.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Sehari sebelum pernikahan, aku menerima telepon dari hotel, "Selamat siang, Nona Kiara. Ada orang yang sudah merusak aula pernikahan Nona." Aku yang tidak tahu apa-apa pun langsung bergegas ke hotel. Setibanya di sana, aku melihat seorang wanita memegang foto pranikah tunanganku dan aku. Dia berteriak marah, "Dasar perempuan nggak tahu malu! Berani-beraninya merebut suamiku! Bahkan memakai uangnya untuk mengadakan pernikahan semegah ini!" Kerumunan langsung ikut heboh. Bahkan manajer hotel ikut menyalahkanku, "Pantas saja mempelai prianya nggak pernah muncul selama persiapan pernikahan. Ternyata Nona hanya selingkuhannya!" Situasi jadi makin tidak terkendali. Aku dipukuli hingga mengalami keguguran. Aku marah dan malah tersenyum menyeringai. Kemudian segera mengirimkan pesan pada sekretarisku, "Pernikahan besok dibatalkan dan suruh Galang angkat kaki dari perusahaanku!" Dia sudah berani memakai uangku untuk berselingkuh, bahkan berbuat seenaknya! Lihat saja apa yang akan kulakukan untuk menghancurkan kalian!
Short Story · Romansa
7.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Kornea Untuk Kekasih yang Mengkhianatiku

Kornea Untuk Kekasih yang Mengkhianatiku

Setelah Joey kehilangan penglihatannya, aku rela mendonorkan korneaku padanya tanpa ragu-ragu. Dia bersumpah tidak akan pernah mengecewakanku. Namun, pernikahan kami malah terus diundur sejak kekasih lamanya tiba-tiba pulang dari luar negeri. Di hari ulang tahunku, dia telat memberiku hadiah. Aku menerima hadiah itu dengan penuh penantian. Namun, yang kuterima ternyata adalah dua lembar tiket bioskop. Pertanyaanku padanya malah membuatnya kesal. "Siapa bilang orang buta nggak bisa nonton bioskop? Kamu jadi buta karena keinginanmu sendiri, bukan aku yang mencelakaimu. Jangan asyik ungkit masalah ini!" Kekasih lamanya bersikap sok lembut. "Maaf ya, Kak. Film itu nggak cocok dengan seleraku. Kalau kamu juga nggak mau pergi, buang saja tiketnya!" Aku merobek tiket itu, lalu meninggalkan rumah. Namun, aku malah mendengar bahwa Joey jadi kehilangan akal setelah tidak bisa menemukan pengantin di acara pernikahannya.
Short Story · Romansa
7.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta Bisa Tumbuh Lagi

Cinta Bisa Tumbuh Lagi

Sebelum menikah, mataku yang buta demi menolong Doni tiba-tiba pulih. Aku ingin memberi tahu hal ini padanya dengan senang, tapi malah melihatnya sedang bermesraan dengan adik sepupuku. "Kak Doni, sekarang anak kita sangat sehat, dokter bilang kita sudah bisa melakukan hubungan intim. Bagaimana kalau kita mencobanya di ruang tamu?" "Selain itu, kakak sedang tidur di kamar, kalau kita melakukan hubungan intim di sini, pasti sangat seru, 'kan?" "Diam! Kelak jangan pakai istriku untuk bercanda." Doni memarahinya sambil menciumnya. Melihat gerakan mereka makin mesra, bahkan napas mereka makin desak, dia baru menyadari kenapa setengah tahun lalu, mereka berdua tiba-tiba suka olahraga dalam ruangan. Aku menutup mulutku dengan tangan, lalu kembali ke kamar dan mengunci pintu. Sekarang aku tidak berencana memberi tahu Doni kalau mataku sudah pulih. Aku mengeluarkan ponsel untuk menelepon ibuku. "Ibu, aku nggak mau menikah dengan Doni lagi, aku mau menikah dengan pria vegetatif dari Keluarga Barata itu." "Aku nggak mau Doni si pria berengsek itu lagi."
Short Story · Romansa
6.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Putri Kandung yang Diperlakukan Asing

Putri Kandung yang Diperlakukan Asing

Setelah resepsi pernikahan ke-88 kali dibatalkan, aku menelepon partnerku, "Aku mau daftar untuk mengembangkan pasar di Negara Heksa." Suara partnerku yang terkejut terdengar. "Apa kamu sudah pikirkan baik-baik? Kamu nggak boleh pulang selama 10 tahun setelah pergi ke Negara Heksa. Kamu baru nikah hari ini, tapi langsung pisah rumah. Apa suamimu setuju?" Partnerku menambahkan, "Bagaimana dengan orang tuamu? Bukannya keinginan terbesarmu itu menemani mereka?" Aku memandangi gereja yang kosong, lalu tersenyum getir dan menimpali, "Resepsi pernikahan dibatalkan, mana mungkin aku punya suami? Mengenai orang tuaku, mereka sudah cukup bahagia ditemani Yasmin." Partnerku terdiam sedetik sebelum menyahut, "Oke. Kalau begitu, kamu siap-siap. Besok kamu berangkat." Sesudah mengakhiri panggilan telepon, aku menyentuh gaun pengantinku. Air mataku yang terakhir menetes. Hari ini, depresi yang diidap adik angkatku kambuh lagi dan dia ingin bunuh diri. Lagi-lagi, Aditya membatalkan resepsi pernikahan kami. Aku yang tidak berdaya dan putus asa berucap sambil memandangi Aditya, "Ini sudah yang ke-88 kali." Aditya merasa bersalah. Dia menunduk sembari membujukku, "Beri aku waktu lagi ya? Willa, kamu tahu sejak kejadian itu, kondisi mental Yasmin nggak stabil. Aku benar-benar takut dia melakukan hal bodoh." Aditya berjanji, "Kamu tenang saja. Kali ini, aku pasti akan jelaskan padanya. Setelah itu, kita segera menikah." Orang tuaku mendesak Aditya untuk segera menyelamatkan Yasmin. Ayahku menegur, "Willa, cepat lepaskan Aditya. Kalau bukan karena dulu Yasmin menyelamatkanmu, mana mungkin dia diculik? Dia nggak akan mengidap depresi dan mentalnya nggak akan hancur." Ayahku meneruskan, "Sekarang kamu menghalangi Aditya untuk menyelamatkan Yasmin, apa kamu mau mencelakai adikmu? Kenapa kamu begitu egois? Apa resepsi pernikahanmu lebih penting daripada nyawa Yasmin?" Aku sudah sering mendengar teguran seperti ini. Dulu aku pasti membantah, tetapi kali ini aku terdiam. Tunanganku dan orang tuaku tidak menyukaiku, bahkan mereka tidak memercayaiku. Kalau begitu, aku pergi saja.
Short Story · Romansa
5.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Tunanganku Mendonor Ginjalku

Tunanganku Mendonor Ginjalku

Aku dan adik perempuanku adalah saudara kembar. Kami sama-sama menderita penyakit ginjal yang parah. Kami akhirnya mendapatkan dua buah ginjal dari donor. Dokter ingin mentransplantasikan masing-masing satu pada kami. Namun, adikku menangis dalam pelukan tunanganku. Dia ingin kedua ginjal itu untuk dirinya sendiri. Aku menolak, jadi tunanganku mengurungku di rumah dan mempersilakan adik perempuanku menerima kedua donor ginjal itu. Dia memegang daguku sambil berujar memperingatkanku. "Sakitmu nggak selama adikmu. Dia hanya ingin hidup seperti orang normal. Kenapa kamu begitu egois? Apa kamu nggak bisa menunggu ginjal berikutnya?" Sayangnya, tunanganku tidak tahu bahwa aku tidak dapat menunggu ginjal berikutnya karena aku akan segera meninggal.
Short Story · Romansa
4.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Di layar HP terlihat seorang perempuan mendesah manja tanpa henti. “Jason, kamu hebat banget .…” Suara napas tertahan Jason Dharma terdengar berat dan kasar melalui pengeras suara. Aku langsung matikan HP-ku. Dalam pantulan hitam layar HP, terlihat wajahku yang basah oleh air mata. Aku dan Jason sudah pacaran sejak kuliah sampai akhirnya kita sampai di pelaminan. Lima belas tahun lamanya kami saling cinta seperti hari pertama kita baru pacaran, jadi pasangan idola yang sering dipuji banyak orang. Namun hanya aku yang tahu kalau hati Jason sudah lama berubah. Ia jatuh cinta pada asisten yang aku pilihkan sendiri untuknya. Kata-kata manis yang dulu hanya untukku, kini ia bisikkan ke perempuan itu. Aku pura-pura nggak tahu. Jason diam-diam punya seorang anak dengannya. Aku nggak nangis, juga nggak buat keributan. Ia kira semua kebohongannya tersusun sempurna tanpa cela. Ia nggak pernah sadar kalau aku sudah lebih dulu menarik diri dan siap-siap untuk pergi. Jadi, pada hari ulang tahunnya, hadiah yang aku berikan adalah perpisahan untuk selamanya.
Short Story · Romansa
1.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Pudarnya Rasa Cinta

Pudarnya Rasa Cinta

Pacarku seorang polisi. Ketika aku diancam oleh penculik, bom tubuhku hanya tersisa sepuluh menit sebelum meledak. Penculik itu memaksaku untuk meneleponnya, tetapi aku justru mendapat makian bertubi-tubi, “Sudah cukup, Selina. Karena cemburu, kamu bahkan berani mempermainkan nyawa? Kamu tahu nggak kucing Vinie sudah tiga hari terjebak di atas pohon, Vinie sangat sayang dengan kucingnya!” “Kalau kucing itu sampai mati karenamu, kamu adalah pembunuhnya!” Dari telepon, terdengar suara perempuan yang manja, “Terima kasih kak, kamu hebat sekali.” Dan perempuan itu adalah teman masa kecil pacarku. Saat bom hampir meledak, aku mengirim pesan kepada pacarku, “Selamat tinggal, semoga kita nggak bertemu lagi di kehidupan berikutnya.”
Short Story · Romansa
8.5113.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Sayangnya, Pak Pengacara Mau Menikahiku

Sayangnya, Pak Pengacara Mau Menikahiku

Tidak sengaja bertemu kembali dengan teman masa kecilnya setelah bertahun-tahun berpisah, Alea seakan mengulang banyak kenangan lama bersama Ilham. Dalam buku impiannya semasa SMP, Alea pernah menuliskan bahwa ia tidak ingin menikah dengan seorang pengacara, dan Ilham dengan entengnya menimpali bahwa ia tidak berminat menjadi pengacara. Sebuah janji masa depan yang tak tertulis namun seolah telah tertanam permanen di lubuk hati keduanya. Tapi apa jadinya jika takdir memainkan peran, mengusik impian mereka satu persatu dan memaksa mereka untuk mendaki jalan yang berlawanan? "Kamu masih sama ya, masih mau jadi dokter?" ujar Ilham dengan senyum hangat. Senyum Alea mengembang sempurna diiringi anggukan bangga, "Aku orang yang konsisten. Kamu sendiri masih konsisten nggak sama mimpimu?" Ilham menjawab tanpa ragu. "Ya, mimpiku juga masih sama. Menikah dengan kamu." Jantung Alea berhenti berdetak dan pipinya memanas. "Aku kan sudah bilang nggak mau menikah dengan pengacara!"
Young Adult
10167 viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
1
...
1920212223
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status