Short
Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Setelah Pergi, Cintamu Tak Lagi Kubutuhkan

Oleh:  FistTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
10Bab
608Dibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Di layar HP terlihat seorang perempuan mendesah manja tanpa henti. “Jason, kamu hebat banget .…” Suara napas tertahan Jason Dharma terdengar berat dan kasar melalui pengeras suara. Aku langsung matikan HP-ku. Dalam pantulan hitam layar HP, terlihat wajahku yang basah oleh air mata. Aku dan Jason sudah pacaran sejak kuliah sampai akhirnya kita sampai di pelaminan. Lima belas tahun lamanya kami saling cinta seperti hari pertama kita baru pacaran, jadi pasangan idola yang sering dipuji banyak orang. Namun hanya aku yang tahu kalau hati Jason sudah lama berubah. Ia jatuh cinta pada asisten yang aku pilihkan sendiri untuknya. Kata-kata manis yang dulu hanya untukku, kini ia bisikkan ke perempuan itu. Aku pura-pura nggak tahu. Jason diam-diam punya seorang anak dengannya. Aku nggak nangis, juga nggak buat keributan. Ia kira semua kebohongannya tersusun sempurna tanpa cela. Ia nggak pernah sadar kalau aku sudah lebih dulu menarik diri dan siap-siap untuk pergi. Jadi, pada hari ulang tahunnya, hadiah yang aku berikan adalah perpisahan untuk selamanya.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Video di HP-ku masih terus diputar. Napas berat seorang pria dan rintihan pelan seorang wanita saling bertaut, membakar udara dengan hawa yang panas dan memabukkan.

Aku menatap tajam sisi wajah Jason yang basah oleh keringat di layar, lalu tiba-tiba tersenyum.

Inilah suami yang aku cintai selama lima belas tahun.

Suami yang pilih tidur dengan perempuan lain tepat di hari ulang tahunku.

HP-ku kembali berbunyi, pesan masuk bertubi-tubi. Saat kubuka, semuanya berasal dari perempuan itu.

Hanya dengan baca teksnya saja, aku bisa bayangkan senyum penuh ejekan di wajah perempuan itu, Kaila Batari.

[Rosa, nggak nyangka, kan? Pria yang sangat cinta kamu pun nggak mampu nahan diri untuk coba cicipi yang lain.]

[Aku memang nggak secantik kamu dan pendidikanku juga nggak setinggi kamu, tapi urusan ranjang aku jauh lebih hebat.]

Pesan-pesannya terus berdatangan seperti rentetan peluru. Namun aku sudah nggak minat baca itu. Setelah ambil foto tangkapan layar, aku langsung matikan HP-ku.

Kaila Batari adalah asisten yang aku pilih sendiri untuk Jason.

Setahun lalu, asisten lamanya yang telah bertahun-tahun kerja dengan Jason mengundurkan diri. Jadi, Jason mau cari orang baru untuk gantikan asisten lamanya.

Setelah proses seleksi, Jason serahkan tumpukan resume itu ke aku. Saat itu ia menatapku dengan mata yang penuh kebahagiaan.

“Rosa, ini kandidat yang lolos seleksi HRD. Pilih saja yang menurutmu paling oke. Siapa pun yang kamu suka, akan aku terima.”

Aku tersenyum nggak berdaya.

“Asisten ini kan untuk kamu. Ngapain aku yang putuskan?”

Ia jawab dengan wajah serius, “Nggak bisa gitu. Asistenku akan sering sama-sama aku. Kalau kamu nggak suka, aku juga nggak mau.”

Usai berkata gitu, ia peluk aku erat-erat, seolah aku adalah harta paling berharga di dunia.

Aku nggak sanggup nolak. Akhirnya, aku ambil resume-nya Kaila.

“Yang ini saja. Kelihatannya lumayan cekatan.”

Nggak nyangka, dalam waktu satu tahun, ia berubah dari asisten pilihanku jadi rival cintaku.

Kue di atas meja mulai meleleh karena hangatnya lilin. Angka “29” yang tertancap di atasnya miring dan nyaris roboh.

Ini adalah ulang tahun pertamaku yang dirayakan tanpa kehadiran Jason.

Dan juga ulang tahun terakhir kami sebagai suami istri.

Jarum jam berputar satu lingkaran demi satu lingkaran. Di dalam hatiku masih tersisa secercah harapan.

‘Gimana kalau dia pulang? Dia begitu cinta aku. Mustahil dia lupa ulang tahunku.’

Namun hingga pukul tiga dini hari, Jason seolah menghilang dari dunia. Nggak ada satu pesan pun. Nggak ada satu panggilan pun. Ia nggak pulang.

Setelah berpikir sejenak, aku buka kembali kolom percakapanku dengan Kaila.

Foto terbaru yang dikirimnya perlihatkan seorang wanita bersandar di dada pria yang penuh bekas lebam dan gigitan.

[Suamimu hebat banget.]

‘Jadi ... pertempuran mereka begitu sengit. Pantesan ia nggak sempat kasih kabar.’

Aku tarik napas dalam-dalam, menekan getir yang bergejolak di dada. Semua hidangan yang telah aku siapkan dengan penuh cinta aku tuangkan semua ke dalam tempat sampah, termasuk kue yang belum sempat tersentuh.

Setelah semuanya berakhir, aku telepon seseorang.

“Roni, dulu kamu kan pernah tanya ke aku, apa aku mau jadi desainer-nya Perusahaan SY? Aku sudah pikirkan. Tolong siapkan tiket ke Negara Feramon untukku.”

Suara Roni Gentana terdengar begitu gembira.

“Akhirnya kamu setuju! Waktu dulu kamu putuskan untuk mundur, aku yang paling nggak setuju. Bakatmu nggak seharusnya terkubur! Syukurlah sekarang kamu berubah pikiran. Aku sudah pesan tiketnya, tujuh hari lagi.”

Tujuh hari lagi ....
Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
10 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status