Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Rintik Hujan Yang Menggugurkan Cinta

Istri dari mendiang sahabat suamiku mengunggah foto hasil pemeriksaan kehamilan. “Terima kasih atas spermamu yang memberiku kesempatan memiliki anak sendiri.” Aku melihat di kolom suami tertera nama suamiku, Benson. Lalu, meninggalkan komentar tanda tanya. Tak lama kemudian, Benson langsung meneleponku dan memarahiku habis-habisan. “Dia itu seorang janda dan hidupnya kesepian. Dia hanya ingin punya anak supaya ada teman di rumah, biar agak ramai. Masa kamu nggak punya sedikit pun rasa toleransi?” “Lagipula, Celvin itu sahabat baikku. Dia sudah meninggal, jadi wajar kalau aku menjaga istrinya. Ini namanya setia kawan, kamu mengerti nggak, sih?” Tak lama kemudian, janda sahabatnya itu kembali memamerkan foto sebuah apartemen mewah tipe penthouse di Sandona. “Untung ada kamu yang menemaniku, membuat aku kembali merasakan hangatnya sebuah rumah.” Melihat foto punggung Benson yang sedang sibuk di dapur, aku pun berpikir, sepertinya pernikahan ini memang sudah waktunya berakhir.
Baca
Tambahkan
Bos Mafia Jatuh Ke Dalam Pelukan Adik Tiri

Bos Mafia Jatuh Ke Dalam Pelukan Adik Tiri

Begitu aku hamil, aku dielu-elukan sebagai perempuan paling berharga di dunia mafia. Suamiku, kepala keluarga baru Keluarga Jasman, sampai menutup satu area rumah sakit swasta khusus untuk pemeriksaan kehamilanku. Sementara ayahku, Chandra, memanggil semua koki berbintang Michelin di Kota Nordi ke kediaman keluarga, hanya agar aku bisa makan apa pun yang kuinginkan. Bayi yang kukandung ditakdirkan menjadi satu-satunya pewaris dari dua keluarga mafia paling berkuasa. Namun, pada hari ketika kami seharusnya menandatangani dokumen yang menjamin warisan anakku, mereka berdua menghilang. "Ada urusan keluarga mendesak," kata suamiku, Desta, sambil mengecup keningku. "Kita bisa selesaikan urusan warisan anak ini setelah kita kembali. Nggak perlu terburu-buru." Tak lama setelah mereka pergi, aku menerima sebuah tautan menuju siaran langsung anonim. Suara ayahku terdengar dari video itu, dingin, lebih dingin dari yang pernah kudengar sebelumnya. "Jadi kamu bilang kontrak pernikahanmu dengan Eva nggak pernah sah. Bukankah itu berarti anak itu adalah anak haram?" Vincent tampak bersantai di sebuah klub, mengembuskan cincin asap rokok. Dalam pelukannya ada saudari tiriku, Sarah. "Eva selalu mendapatkan cinta dan perhatian," ujarnya santai. "Anaknya nggak akan kekurangan apa pun." "Sarah sudah bertahun-tahun diejek karena statusnya. Aku harus memperbaiki semuanya untuknya, memberinya keadilan, memberi anak kami nama yang sah." Saat itu juga, dadaku terasa diremas. Napasku tersengal, nyaris tak bisa bernapas. Kemudian, ponselku bergetar lagi. Sebuah pesan masuk. [ Selamat datang kembali di Keluarga Gandara, ratuku. ] [ Sebut saja satu kata dan anak yang kamu kandung akan menyandang nama Keluarga Gandara serta menjadi pewaris paling berkuasa di dunia mafia Amira. ]
Cerita Pendek · Mafia
3.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila

Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila

Pada tahun keenam setelah diusir dari keluarga kaya karena dianggap sebagai putri palsu, aku bertahan hidup dengan menjual darahku. Baru saja aku menerima sedikit uang dan hendak menghubungi dokter untuk membeli obat, seorang pengawal menendang belakang lututku dengan keras. Saat jatuh berlutut, aku mendengar seorang wanita kaya berteriak tak terkendali. "Dasar anak nggak tahu terima kasih! Apa yang kamu lakukan di sini? Apa kamu mau coba celakai Sophia-ku lagi?" Sebuah tamparan keras mendarat di wajahku. Aku baru menyadari bahwa itu adalah ibuku yang sedang mengumpulkan sumber darah untuk putri kesayangannya, Sophia. Melihat ibuku yang putus asa, kakak laki-lakiku, Owen, segera memerintahkan para pengawal untuk mengusirku. Dia menatap uang di tanganku dan mencibir, "Sepertinya, beberapa tahun terakhir masih belum mengubah sifatmu. Demi kemewahan semu, kamu bahkan rela menjual darah untuk dapatkan beberapa ratus ribu." "Sophia akan lulus dan pergi ke luar negeri untuk melanjutkan studi dalam setengah bulan. Dia nggak butuh perhatian eksklusif keluarga lagi, sedangkan kamu juga nggak akan bisa menindasnya. Nanti, aku akan jelaskan alasannya kepada Ayah dan Ibu, lalu membawamu pulang. Kamu akan tetap menjadi tuan putri di rumah." "Pulang ... tuan putri?" gumamku. Akhirnya, aku hanya menggeleng dan tertawa terbahak-bahak. Aku mengidap penyakit ALS, penyakit saraf yang bisa menyebabkan tubuh lumpuh secara perlahan. Penyakit ALS-ku berkembang terlalu cepat dan aku bahkan tidak akan mampu bertahan sebulan lagi. Lagi pula, ketika dia menuduhku sebagai putri palsu demi Sophia yang hanyalah seorang anak dari keluarga miskin, aku sudah lama kehilangan rumah.
Baca
Tambahkan
Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hadiah Ulang Tahun untuk Wanita Lain

Hari itu adalah hari ulang tahunku. Kupikir, Andre akan menemaniku ke pantai untuk menonton kembang api. Tapi, pacarku itu malah membawa wanita lain dan anak wanita itu. "Keisya repot bawa anak, tolong pengertian." "Dia nggak tahu jalan dan bawa barang banyak, jadi aku mau antar mereka ke hotel duluan." Dia mengatakannya dengan enteng, seolah sedang menjelaskan masalah sepele. Kelembutan itulah yang membuat kemarahanku tampak berlebihan dan tanpa alasan. Dia membantu mereka masuk ke dalam mobil dan memasangkan sabuk pengaman untuk anak itu. Lalu dia tersenyum dan berkata kepadaku, "Aku nggak lama pasti balik lagi, jangan mikir macam-macam." Aku berdiri di pinggir jalan, menyaksikan mereka pergi seakan-akan mereka satu keluarga sempurna. Malam tiba. Angin laut terasa sangat dingin hingga menusuk tulang. Aku masih menunggu, sampai aku melihat video di akun Keisya. Andre menggendong anak Keisya sambil menonton pertunjukan kembang api di pantai. Pertunjukan itu adalah kejutan yang aku rencanakan sendiri untuk ulang tahunku. Isi komentar di bawahnya senada. [Mereka pasangan yang serasi, keluarga kecil yang bahagia.] Seseorang bertanya padanya kenapa dia tidak menjemputku. Dia tersenyum dan berkata, "Viona pengertian. Dia nggak mungkin marah." Pada saat itu, kue ulang tahunku sudah meleleh seluruhnya. Ternyata, dia bukannya tidak punya hati. Dia hanya terlalu yakin bahwa aku akan terus menunggu selamanya. Tapi, hati yang terlalu lama diabaikan pasti akan menjadi dingin. Ombak menghantam pantai. Menghancurkan ilusi terakhirku. Kali ini, aku tidak akan menunggunya kembali.
Baca
Tambahkan
Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Cinta Datang Di Saat Kumenemukan Penggantinya

Suamiku tidak mencintaiku, apalagi mencintai putri kami. Selama enam tahun sejak putri kami lahir, dia bahkan belum pernah menggendongnya sekali pun. Dokter bilang, dia mengidap gangguan emosi. Bukan karena tidak peduli, hanya saja dia tidak tahu cara mengekspresikannya. Namun hari itu, saat wanita yang pernah dia cintai kembali, untuk pertama kalinya suamiku tersenyum pada kami. Bahkan di luar kebiasaannya, dia membawa hadiah untuk putri kami. Aku pikir, mungkin dia akhirnya sadar dan berubah. Sampai aku dan putri kami melihat foto yang jadi layar kunci di ponselnya. Di foto itu, dia tersenyum lebar. Satu tangannya memeluk gadis kecil yang giginya ompong, tangan lainnya menggenggam wanita yang pernah dia cintai. Putriku menggenggam tanganku erat dan matanya mulai memerah. "Ma, apa kita harus pergi dari sini?" bisiknya pelan. "Boleh nggak kita kasih Papa tiga kesempatan terakhir saja? Kalau setelah itu Papa tetap nggak mau sama kita ... ya sudah, kita pergi saja."
Cerita Pendek · Romansa
12.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Waktu Adalah Obat Terbaik

Waktu Adalah Obat Terbaik

"Bu Stacey, Anda telah berhasil membeli pulau tak berpenghuni ini. Tempat ini benar-benar terisolasi dari dunia luar. Begitu Anda masuk, nggak akan ada seorang pun yang bisa menemukan Anda. Selain itu, layanan keluarga khusus yang Anda inginkan juga sudah kami siapkan. Mereka semua telah menjalani pelatihan profesional dan akan memberikan Anda 100% kasih sayang."
Baca
Tambahkan
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

“Rasanya enak?” ​“E–enak, Mas. Ta–pi … aku capek sendirian terus. Aku juga pengen hamil.” ​“Aku punya cara supaya kamu nggak sendirian lagi. Kita praktek, sekarang!” Diana datang ke klinik untuk memperbaiki hubungan ranjang dengan suaminya, tapi siapa sangka, terapis yang menanganinya adalah Madhava—sepupunya sendiri. Pertemuan mereka berubah jadi permainan berbahaya penuh hasrat.
Romansa
9.950.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sayangnya, Pak Pengacara Mau Menikahiku

Sayangnya, Pak Pengacara Mau Menikahiku

Tidak sengaja bertemu kembali dengan teman masa kecilnya setelah bertahun-tahun berpisah, Alea seakan mengulang banyak kenangan lama bersama Ilham. Dalam buku impiannya semasa SMP, Alea pernah menuliskan bahwa ia tidak ingin menikah dengan seorang pengacara, dan Ilham dengan entengnya menimpali bahwa ia tidak berminat menjadi pengacara. Sebuah janji masa depan yang tak tertulis namun seolah telah tertanam permanen di lubuk hati keduanya. Tapi apa jadinya jika takdir memainkan peran, mengusik impian mereka satu persatu dan memaksa mereka untuk mendaki jalan yang berlawanan? "Kamu masih sama ya, masih mau jadi dokter?" ujar Ilham dengan senyum hangat. Senyum Alea mengembang sempurna diiringi anggukan bangga, "Aku orang yang konsisten. Kamu sendiri masih konsisten nggak sama mimpimu?" Ilham menjawab tanpa ragu. "Ya, mimpiku juga masih sama. Menikah dengan kamu." Jantung Alea berhenti berdetak dan pipinya memanas. "Aku kan sudah bilang nggak mau menikah dengan pengacara!"
Young Adult
1087 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Istri Manja Kesayangan Om Arsen

Istri Manja Kesayangan Om Arsen

C I T O S
Sebuah perjodohan tak terduga diatur untuk Acha oleh sang ayah. Namun, Acha menolaknya mentah-mentah karena ia tak sudi menikah dengan pria yang lebih cocok menjadi pamannya sendiri! "Aku nggak mau nikah sama Om Arsen karena Om sudah tua!" -Acha. "Tidak bisa! Kamu harus tetap terima menikah dengan saya!" -Arsen.
Rumah Tangga
1.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

Pesona Kemolekan Istri Sahabatku

"Gimana rasanya naik kuda? Enak nggak?" Di atas punggung kuda yang berguncang, aku memegang pinggang ramping kakak ipar seksi itu. Roknya terus berkibar tertiup angin. Temanku sedang asyik bermain kartu di rumah yang tidak jauh dari sana, sementara aku, tepat di depan matanya, sedang menunggang kuda bersama istrinya yang seksi ....
Cerita Pendek · Gairah
12.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
2627282930
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status