Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Satu Malam Bersama Calon Besan

Satu Malam Bersama Calon Besan

seru Mira dengan panik. “Mir, apa kau tidak ingat kalau kami ini adalah sahabatmu!” seru Tari merasa gemas melihat sikap Mira yang maju mundur begini. “Lalu?” tanya Mira dengan tidak mengerti. “Tanpa kau katakan, kami ini sudah bisa membaca apa yang kau inginkan sebenarnya!” sahut Jenni dengan wajah serius. Mira menahan Jenni lagi. “Tunggu, tunggu, tunggu!” serunya dengan cepat.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai novel mira w arini
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Dan menjadi neraka yang panas membakar disaat siang. Nama gadis itu Anara, Anara Carwen Sarendra. Putri tunggal Brama Sarendra, salah satu dari sepuluh orang paling berpengaruh di dunia. Kekayaannya tak dapat di hitung, belum lagi aset dan yayasan-yayasan yang di kelolanya. Membuat seorang Brama dan keluarganya, menjadi incaran para pencari berita.
9.92.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai novel mira w arini
Baca
+Pustaka
ANNORA

ANNORA

tanya Manda. "Dia anaknya ceria banget, tapi pas gue lihat matanya, tuh, kayak beda gitu. Nggak ada unsur bahagianya sama sekali, kesannya kayak dia itu bahagia tapi tapi nggak sampai matanya, makanya gue penasaran sama dia," jelas Luna. "Gue nanya apa, lo jawab apa. Namanya siapa, Luna Arania? buset,wey," ujar Manda gemas sendiri karena saat dia bertanya orangnya siapa, Luna malah menjawab tentang ciri - cirinya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai novel mira w arini
Baca
+Pustaka
Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Berhenti Mengejarku, Pangeran!

"Tapi melelahkan." Mira tersenyum. "Saya sudah siapkan air mandi hangat, Lady." Aruna mengangguk. Sebelum masuk, ia menoleh. "Mira, kau sudah bekerja di sini berapa lama?" Mira mengerjap. "Sejak saya 15 tahun, Lady. Sekarang 19. Jadi empat tahun." Empat tahun. Berarti Mira mengenal Evelyne asli lebih baik dari siapa pun.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai novel mira w arini
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

Antara Cinta dan Misi Sang Assassin

Jeev yang melihat itu dengan cepat menuju kepintu masuk bersama dua pelayan mengikutinya dari belakang, untuk menyambut kedatangan dari para tuan muda keluarga Bintara. "Selamat datang tuan muda Aryan." sapa Jeev dengan ramah. "Yoo, Jeev bagaimana kabarmu?" balas Aryan tersenyum ramah sembari bertanya. Aryan Arga Bintara adalah putra kedua dari keluarga Bintara, keluar dari kediaman utama sejak lulus kuliah. Memiliki sifat yang kekanak-kanakan dan sangat manja, tetapi sangat licik, sehingga diwaspadai oleh para saudaranya.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai novel mira w arini
Baca
+Pustaka
Belenggu Rumah Darah

Belenggu Rumah Darah

Jika Arga masih ada di suatu tempat, terjebak di antara dua dunia, tidak sepenuhnya mati, tetapi juga tidak sepenuhnya hidup? Mira menarik napas dalam-dalam, mencoba mengendalikan dirinya. Dia berdiri dan berjalan mendekati cermin. Jemarinya yang dingin menyentuh permukaan kaca, dan sensasi dingin yang aneh menjalar melalui tangannya. Cermin itu dingin seperti es, jauh lebih dingin daripada seharusnya, dan perasaan itu membuat bulu kuduknya berdiri.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai novel mira w arini
Baca
+Pustaka
ARUNIKA dan Mega Phoenix

ARUNIKA dan Mega Phoenix

Hai, aku Aru, begitulah teman - teman memanggilku dan Arunika adalah nama yang ku tahu dari bibi ku. Aku hidup bersama bibi di sebuah desa kecil yang sepi, kebanyakan penduduknya pergi ke kota untuk bekerja. Bibi ku bernama Noa dan akupun memanggilnya begitu, ia seorang perawan cantik, putih, tinggi, rambutnya yang ikal panjang selalu ia gulung dengan pita, bagiku Noa layaknya seorang ibu, baik hati dan selalu terlihat muda bak bunga desa yang digemari pemuda-pemuda.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai novel mira w arini
Baca
+Pustaka
MIRA ANDINI

MIRA ANDINI

tanya Mira kemudian tubuhnya berbalik menghadap Ibu Atun. "Bagaimana apa kamu sudah memikirkan semuanya?" tanya Ibu Atun. "Demi kebaikkan azmar, Mira akan kembali besok lusa bu!" jawab Mira. Ibu Atun kemudian mengelus pundak Mira dan berkata "pilihan yang tepat kamu tidak bisa menyembunyikan ini semua karena semakin hari azmar akan tumbuh besar!' nasehat Ibu Atun, Mira mengangguk mendengarkan.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai novel mira w arini
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status