Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta yang Terkubur oleh Waktu

Cinta yang Terkubur oleh Waktu

Pada malam aku menyatakan cintaku pada pacarku, dia menangis tak terkendali. Dia mengatakan bahwa dirinya telah melihat masa depan dan ingin membuat janji denganku. Aku bertanya kenapa dan dia hanya menjawab, "Aku nggak ingat lagi. Aku cuma ingat diriku teramat sangat menyesal di masa depan. Niel, apa pun yang terjadi di masa depan, kamu harus memberiku tiga kesempatan, oke?" Berhubung sangat mencintai Christie, aku langsung setuju. Namun, setelahnya, dia sepertinya sudah melupakan hal ini dan menjadi sangat dekat dengan asisten prianya. Saat itu, aku baru menyadari alasannya. Sebab, pada saat menandatangani surat cerai, aku mendengar suara yang familier. Itu adalah Christie yang berusia 19 tahun. Dia menangis dan berkata, "Niel, kamu sudah janji akan beri aku tiga kesempatan, 'kan?"
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Sehari setelah wanita yang dianggap cinta sejati oleh suami Therina itu memfitnah bahwa Therina telah menabraknya dengan mobil, suami Therina bersama kedua putra mereka menggantung adik laki-laki Therina di atas kuali minyak raksasa yang mendidih, mengancam akan menggorengnya hidup-hidup. Therina berlari ke sana seperti orang gila, tetapi para pengawal menahannya dengan kuat. "Sudah tahu kesalahanmu?" Vandero berdiri di samping dengan setelan rapi. Sorot matanya dingin dan tajam, suaranya pun terdengar dingin, "Setelah ini, masih berani menyakiti Sylva lagi?" "Aku nggak menabraknya!" Therina menangis sambil meronta. "Vandero, lepaskan adikku! Dia baru delapan belas tahun, baru saja diterima di ITB!"
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Pelajaran Pijat Khusus

Pelajaran Pijat Khusus

Aku berpura-pura jadi tukang pijat tunanetra profesional dan memberikan layanan ke rumah pada seorang nyonya muda. Namun, dia justru memanfaatkan kebutaanku, mengurungku, dan menyiksaku selama tiga hari tiga malam. Perasaan itu tidak akan pernah bisa aku lupakan...
23.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 799 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Perlindungan Nenek Sepanjang Masa

Tiga hari sebelum pernikahan, aku baru tahu bahwa Felix telah memindahkan lokasi pernikahan dari rumah nenekku di Wilayah Silea menjadi kastil Span kesukaan cinta pertamanya. Aku langsung mencari dia untuk bertanya, tapi malah mendengar dia mengeluh pada temannya, “Untung saja selera Tania bagus, kalau nggak aku pasti akan ditertawakan seumur hidup.” Temannya mengingatkan, “Bukannya kamu sudah janji mengadakan pernikahan di rumah neneknya? Kamu nggak takut dia marah dan nggak jadi menikah?” Felix langsung tertawa meremehkan dan menjawab, “Grup Tira sudah hampir bangkrut. Menikah denganku adalah satu-satunya jalan hidupnya. Dia nggak akan berani bertaruh.” “Aku sudah menyuruh pihak penyelenggara meneleponnya. Mungkin sekarang dia lagi panik mengganti tiket pesawat.” Amarah dan rasa tidak rela memenuhi dadaku. Aku menggigit bibir, lalu pada akhirnya memilih pergi begitu saja. Tiga hari kemudian, pernikahan di kastil itu tetap berlangsung. Aku tak mengganti tiket dan juga tidak muncul. Aku justru berada di halaman tua rumah nenekku, bertukar cincin dengan pria lain. Sampai sekarang, Felix masih tidak mengerti. Aku menikah dengannya bukan demi jalan keluar, tapi karena cinta sepuluh tahun lamanya. Namun setelah terbangun dari mimpi itu, aku juga berhak memilih hidup yang lain.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Melepas Belenggu Abang Ipar

Melepas Belenggu Abang Ipar

"Kakak titip suami dan anak-anak kakak padamu, Rani. To-tolong jaga mereka baik-baik, menikahlah dengan suami kakak." ucapan kak Aina barusan membuat ku terkejut. begitu juga dengan lelaki yang berdiri di sebelah kiri kak Aina, dimana Abang ipar ku itu juga terkejut mendengar penuturan kak Aina barusan. Aku Anjani Maharani, harus mengubur impian ku bersanding dengan lelaki yang aku cintai hanya demi sebuah wasiat. Aku mencintai lelaki yang bergelar seorang dokter, namun aku di paksa untuk menikah dengan lelaki yang bergelar CEO di sebuah perusahaan. lelaki yang bernama Yudha Pratama, yang tak lain adalah Abang ipar ku sendiri. lelaki dingin bak kulkas berjalan, apa aku sanggup hidup dengannya? Mau tau kisah Mereka? Apakah Anjani mampu melepaskan belenggu Abang iparnya?
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Di hari ulang tahunku, tunanganku menukarkan poin supermarket untuk membelikanku sepasang sarung tangan cuci piring. Namun, di lelang, dia menawar paling tinggi demi membelikan permata seharga 10 miliar untuk cinta pertamanya. Aku marah, tetapi dia justru menuduhku sebagai perempuan materialistis. "Aku kasih kamu uang buat dipakai, bukannya sudah sewajarnya kamu melayaniku? Ini sebenarnya ujian terakhir yang mau aku kasih sebelum nikah. Kalau kamu lulus, kita nikah. Tapi kamu benaran bikin aku kecewa." Aku mengajukan putus, dan dia langsung berbalik melamar cinta pertamanya. Lima tahun kemudian, kami bertemu kembali di sebuah pulau liburan pribadi. Kevin melihatku mengenakan pakaian kerja sambil memungut sampah di pantai, lalu langsung melontarkan ejekan. "Celine, dulu kamu remehin sarung tangan yang kubelikan, sekarang malah mungut sampah di sini." "Sekarang, sekalipun kamu mohon agar aku nikahi kamu, aku nggak akan melirikmu lagi." Aku tidak menanggapinya. Pelajaran praktik sosial putraku berjudul membersihkan halaman belakang rumah bersama orang tua. Ayahnya memperluas halaman sampai ke tepi pantai, membersihkannya sungguh melelahkan.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Takdir Memisahkan Kita

Takdir Memisahkan Kita

Laila Permata memiliki sebuah buku catatan yang dia beri nama [Memaafkan]. Enam bulan lalu, tepat di hari ulang tahun Laila, Bima Brahmana meninggalkannya demi pergi menemui Aya Safira, tanpa peduli sedikit pun terhadap perasaan Laila. Kemudian di satu halaman buku itu, Laila menulis [Memaafkan ke-93]. Tiga bulan lalu, hanya karena satu kalimat ringan dari Aya, yang katanya ia alergi bulu kucing, Bima langsung memberikan kucing yang telah menemani Laila selama bertahun-tahun kepada orang lain. Laila hanya bisa menulis lagi di salah satu halaman buku itu, [Memaafkan ke-94]. Sebulan lalu, Bima mabuk dan bangun di ranjang yang sama dengan Aya. Ia bersikeras mengatakan tak terjadi apa-apa. Alih-alih menunjukkan rasa bersalah, ia malah menuding Laila, menyebut Laila berpikiran kotor. Malam itu, Laila menulis dengan tangan gemetar, [Memaafkan ke-95].
11.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Kakakku Bukan Kakakku

Kakakku Bukan Kakakku

"Tidak, tiga terlalu banyak, aku bakal kapok..." Dua teman sekelas kakakku dari sekolah khusus olahraga mengangkat kakiku, satu di kiri dan satu di kanan, lalu menggantungku di udara, mereka meremas bokongku yang montok. Ada teman lainnya di depanku, suaranya agak serak. "Gadis lemah sepertimu harus dilatih dengan keras." Sambil berkata demikian, dia merobek celana dalamku yang sudah basah...
11.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
SISTEM HAREM SANG MILIARDER

SISTEM HAREM SANG MILIARDER

Benang Biru
Zayn hampir dipecat dari pekerjaannya. Ketika hendak kembali ke rumah, dia mendapati Rebecca sedang bersama dengan pria lain di dalam mobil. Zayn berusaha mengejar mobil tersebut. Namun, dari arah kiri melaju kencang sebuah mobil truk, hingga tubuh Zayn terpental beberapa meter. Sistem Harem Sang Milyader pun telah memilih Zayn. Menyelamatkan hidupnya dari kematian dan mengubah dunianya.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai orang kiri adalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3132333435
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status