(BUKAN) Duda Biasa
Alma duduk di hadapan Adam, “Aku mau ke caffe milik keluarga Sezan ya, mas. Mau kumpul sama Audy.”
Adam menghentikan aktivitas menyiuk sayur jagung, “Ngapain?”
“Ya, kumpul.”
“Iya, maksudnya dalam perkumpulan itu kalian ngapain?”
Alma melirik suster Ruth yang tengah menyuapi Belle, “Ya ngobrol sama makan. Masa kamu gak tahu apa yang di lakuin kalo lagi ngumpul di kafe?”
Adam tak menjawab, ia hanya mengangguk sekali lalu menyesap kopi hitam di hadapannya.
Hot Chapters