Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosen Dudaku

Dosen Dudaku

Sekuel "Terpikat Janda Tajir" "Cemberut aja lu, Di. Kenapa? ditolak lagi?" tanya Andrea; saudara kembar Andini. "Iya, gue tuh bingung sama lelaki, kenapa selalu nolak gue, Andrea? Bukan hanya pas kuliah gini, dari jaman kita masih sekolah PAUD, gue itu udah sering banget ditolak. Arman yang masih pakai pampers. Rama yang suka jajan ciki pun gak mau nerima gue jadi pacarnya. Padahal kan gue pengen tahu rasanya digrapa-grepein pacar."
Romansa
1018.6K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
KAMU SELINGKUH? KUNIKAHI PAPAMU!

KAMU SELINGKUH? KUNIKAHI PAPAMU!

"Pa, jangan mati dulu, Laras belum wisuda masa nanti foto Laras pas pakai toga gak ada Papa." "Pak Rasyid, bangun Pak, Saya akan tanggung jawab menikahi Laras." Papa Rasyid membuka matanya, tatapannya masih abu-abu, cahaya masuk menyilaukan mata hingga Ia menyipitkan kedua bola matanya sambil memulihkan kesadarannya. Perlahan Mama Lana membantu Papa Rasyid terbangun dan kini dalam kondisi masih lemas Papa Rasyid bergantian menatap Laras dan Bima, " Papa akan nikahkan Kalian, SEKARANG!"
Romansa
10916 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
Cerita Pendek · Mafia
12.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram

Hari Aku Keguguran, Suami Pamer Anak Haram

Hari ketika aku keguguran dan mengalami pendarahan hebat, suamiku justru memamerkan foto telapak kaki bayi yang baru lahir di media sosialnya. Teks yang dia tulis berbunyi, "Selamat datang malaikat kecil, Ayah akan selalu menjagamu." Dengan tangan bergetar, aku menelponnya. "Anak kita sudah nggak ada, kamu bisa datang ke rumah sakit nggak?" Dari seberang terdengar tangisan bayi. Suaranya terdengar malas. "Kalau sudah begitu, kamu jaga kesehatanmu baik-baik. Yessy baru saja melahirkan, dia butuh aku. Aku nggak bisa pergi." "Dan yang sudah mati jangan rebut kasih sayang dengan yang masih hidup, ngerti nggak?" Dia langsung menutup telepon. Aku hancur di ranjang rumah sakit, akhirnya menghapus air mata, lalu menekan nomor musuh bebuyutannya, Lukas. "Nikahi aku, seluruh Grup Largi aku bawa jadi mas kawin. Aku cuma mau kamu jatuhin Fandi, kamu mau nggak?"
Baca
Tambahkan
Ketika Keponakan Suamiku yang Sok Kaya Tinggal Di Rumah Kami

Ketika Keponakan Suamiku yang Sok Kaya Tinggal Di Rumah Kami

Noeroel Arifin
Aira tidak pernah menduga hal ini! Kebaikan dan pertolongan yang diberikan pada dua keponakan sang suami ternyata malah mendatangkan banyak masalah di kemudian hari. Di rumah, para keponakannya itu berlaku seenaknya dan di luar ... mereka bertingkah SOK KAYA! Namun, uang dari mana yang mereka pakai untuk foya-foya? Mas Alif, suaminya, bahkan ingin mengusir keduanya jika tak dicegah Aira .... Ikuti dan pantau terus bagaimana Aira menghadapi dua keponakannya di sini!
Urban
105.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Terjerat Gaya Hidup

Terjerat Gaya Hidup

Dwif
Namaku Melia Maharani, usiaku 32 tahun, jadi bisa di bilang sudah tidak muda lagi. Aku adalah seorang Ibu dengan 2 orang anak. Ketika menikah, Aku baru berusia 19tahun dan Anak pertamaku berusia 12 tahun dan Anak keduaku berusia 8 tahun. Suamiku hanya seorang karyawan biasa yang gajinya standar. Aku menerima nafkah pemberian suami ku dengan lapang dada, Rumah tangga Kami pun harmonis saja. Hingga Aku bertemu lagi dengan seorang mantan teman SMP ku yaitu Kartika. Sekarang penampilannya sungguh berbeda, wajahnya putih glowing terawat, barang yang di pakai dan di bawa Tika semua branded. Aku jadi penasaran, bagaimana bisa hidupnya berubah singkat, karena 1 tahun yang lalu dia masih mencari hutangan via pesan whatsup grup SMP. Aku Iri sekali melihat Tika yang sekarang, Aku pun menanyakan Hal yang membuat dia bisa berubah seperti sekarang, padahal yang Aku tahu suaminya hanya pelatih karate di kotaku, dan yang ku tahu hanya di ber gaji pas-pasan juga. Bagaimanakah kisah ku selanjutnya?Apakah Tika memberi tahuku cara yang dia lakukan hingga seperti sekarang? Dan apakah Aku bisa hidup seperti Kartika? Ikuti kisahku selanjutnya ....
Urban
1.5K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Godaan di Ruang Fitnes

Godaan di Ruang Fitnes

“Aku gagal tes kebugaran kampus, tapi malas ikut latihan. Untung Paman Calvin datang membantuku. Baru beberapa kali melakukan squat, dadaku sudah terasa berat dan nyeri, kakiku melemas sampai aku jatuh ke dalam pelukannya. “Aku… nggak kuat lagi, Paman Calvin… aku belum pakai sport bra…” Napas Paman Calvin memburu. “Mira, biar Paman bantu.” Tak kusangka, ia benar-benar menggunakan kedua telapak tangannya yang kasar untuk menopangku, mengangkat dan menurunkanku, makin cepat… dan makin cepat…
Cerita Pendek · Gairah
23.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Cinta yang Sudah Hilang

Cinta yang Sudah Hilang

Setelah hamil, tiap malam suami pergi lari malam. Hari ini dia buru-buru keluar, hanya pakai smartwatch, lupa bawa handphone. Aku tanpa sengaja melihat beberapa pesan yang dia kirimkan kepada rekan wanita. [Datang numpang makan nggak? Sekalian makan aku juga.] [Malam ini nggak ada nafsu makan, hanya mau makan kamu aja.] Sup ayam yang tadi dia suapin aku, rasanya sedang bergolak di dalam perutku. Kalau nggak salah, dia barusan kenalin rekan wanita ini ke adikku.
Cerita Pendek · Romansa
19.5K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kehidupan Pernikahan Tak Seindah Lamaran

Kehidupan Pernikahan Tak Seindah Lamaran

Seberapa besar dulu suamiku mencintaiku? Demi bisa menikahiku, dia melakukan lamaran sampai 99 kali. Pada lamaran ke-100 kalinya, aku akhirnya luluh oleh kegigihannya. Aku pun menjadi Nyonya Wirawan yang membuat semua orang di Kota Haidar iri. Pada hari pernikahan kami, aku memberinya 99 kupon rujukan. Kami berjanji, selama kupon-kupon itu belum habis digunakan, aku akan selalu berada di sisinya. Selama lima tahun pernikahan, setiap kali dia pergi menemani cinta pertamanya, satu kupon rujukan akan terpakai. Saat dia menggunakan kupon rujuk ke-97, suamiku tiba-tiba menyadari bahwa aku telah berubah. Aku tidak lagi menangis atau membuat keributan, juga tidak lagi memintanya untuk tinggal. Ketika dia kehilangan kendali karena sekretarisnya yang sok polos itu, aku diam-diam bertanya padanya, "Kalau kamu pergi menemaninya, bolehkah aku menggunakan satu kupon rujukan?" Pria itu tertegun sejenak, lalu untuk pertama kalinya, hatinya melunak. "Oke, toh baru terpakai 60-an kupon sekian. Kalau kamu mau pakai, pakailah." Aku hanya menggumam pelan, lalu membiarkannya pergi. Dia tidak tahu, bahwa itu adalah kupon rujukan ke-97 yang digunakannya. Dan kupon rujuk kami ... kini hanya tersisa dua lembar terakhir.
Baca
Tambahkan
Pemagut Lara

Pemagut Lara

NufhaJaa
Amitha Kanyaah, setelah mengalami kesialan beruntun dirinya jatuh hati dengan Bos Besar--musuh yang seharusnya ia benci. Lelaki berparas rupawan itu penyebab keluarganya hancur dan hilang, kembali ke pelukan semesta. Lelaki itu yang membuat Akademi menuduhnya berkhianat pada negara. Lelaki itu pula yang menyuruh para bawahannya menyiksanya sepanjang hari juga malam. Lelaki itu pula yang hampir merenggut harga diri dan nyawanya. Bagaimana mungkin Amitha Kanyaah bisa jatuh cinta? * "Bos Besar tidak sejahat itu, Kanyaah. Menyerahlah!" pinta lelaki berjas putih, Domanic Elf. . "Aku tidak mengerti kenapa kamu masih hidup setelah penyiksaan ini. Aku yang menyiksamu saja lelah." Mendesah. "Tidak mau mengakui saja?" tanya Gelegar Awan. . "Gadis sialan. Kamu membuatku ingin merobek perutmu dan memasukan semua ini langsung ke dalam lambung!" umpat Qi Shaoyun. . Amitha Kanyaah hanya memejamkan mata dan menutup telinganya. Dia ingin bertahan. Hingga matanya terbuka, kini bukan lelaki serba hitam atau serba putih yang mendatanginya. Dia mengenakan jubah hijau kelam dengan topi bundar. Terdapat tongkat kecil di tangannya. Dalam satu tatapannya, Amitha Kanyaah membeku. "Setelah hampir setengah tahun hidup penuh siksaan. Haruskan aku menyerah dengan lelaki di depannya! Sungguh memalukan."
Romansa
102.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3031323334
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status