Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Biarlah Kita Berakhir di Sini

Biarlah Kita Berakhir di Sini

"Nona Lea, apa Anda yakin mau mendonorkan semua organ tubuh Anda?" "Iya, aku yakin." Setelah Lea mengatakan ini, dia tersenyum seperti sudah bebas. Dokter malah kaget dan membujuknya lagi, "Meski kanker Anda sudah mau masuk stadium akhir, asal Anda rawat inap dan melawan penyakit ini dengan semangat, mungkin bisa memperpanjang hidup Anda."
Short Story · Romansa
33.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Di kehidupan sebelumnya, Maya Asraf menikah dengan seorang "suami tak kasat mata". Di hari dia bersalin, Maya mengalami perdarahan hebat hingga koma. Namun, panggilan teleponnya ke Howard Bandri tak pernah diangkat. Setelah dokter menyadarkannya, dengan tangan gemetar dia menandatangani sendiri surat persetujuan operasi. Saat anak-anaknya demam tinggi hingga 40 derajat, Howard tetap tidak menampakkan batang hidungnya. Maya pun menggendong anaknya sendirian ke rumah sakit. Penjagaan selama tiga hari tiga malam, membuatnya sangat letih hingga jatuh pingsan di lorong. Di hari orang tuanya meninggal karena kecelakaan, Howard masih tidak ada. Ketika dia membawa pulang kotak abu kedua orang tuanya, pamannya langsung menamparnya dan mencaci-maki dirinya yang tidak becus menjaga hati suami. Akibatnya, orang tuanya meninggal dengan tidak tenang karena menantu mereka tidak hadir di saat terakhir. Hingga pada usia lima puluh delapan tahun, kanker stadium akhir merenggut sisa hidupnya.
Short Story · Reinkarnasi
1.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Baru setelah sebulan menemani selingkuhannya keluar negeri untuk melepas penat dan sama sekali tidak menerima kabar dariku, barulah sang pacar menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Di sela-sela kesibukannya, dia menelepon sekretarisnya. “Bagaimana pemulihan luka di kaki Celine? Aku mengambil kulitnya untuk cangkok kulit Gwen, dia nggak menyalahkanku, ‘kan?” Orang di balik telepon terdiam cukup lama, lalu dengan suara pelan menjawab, “Nona Celine sudah mengurus prosedur keluar dari rumah sakit sebulan lalu dan sudah pergi meninggalkan Keluarga Vier.” Mendengar itu, dia baru teringat hari runtuhnya hotel waktu itu. Saat itu dirinya reflek memeluk Gwen ke dalam pelukannya dan tatapan mataku terasa begitu putus asa, tapi juga tegas. Bukan tatapan kesedihan, melainkan sebuah perpisahan.
Short Story · Romansa
12.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Anak Suamiku yang Dirahasiakan

Tahun ketujuh pernikahan, Dhea baru tahu kalau suaminya punya seorang anak laki-laki berusia enam tahun. Dia bersembunyi di balik perosotan TK, melihat Yordan sedang membungkuk menggendong seorang anak kecil sambil bermain dengannya. "Papa, sudah lama banget Papa nggak datang lihat aku." Suaminya mengusap kepala anak itu. "Anak pintar, Papa sibuk kerja. Kamu harus nurut sama Mama ya." Duar! Suara itu seakan-akan meruntuhkan dunia Dhea. Kepalanya langsung kosong. Papa? Mama? Sosok besar dan kecil itu memiliki wajah yang mirip 70%. Semuanya jelas sekali mengatakan bahwa pria yang dulu bersumpah akan mencintainya seumur hidup, ternyata sudah selingkuh sejak lama! Mereka tumbuh bersama sejak kecil, saling mencintai bertahun-tahun. Dhea bahkan pernah ditusuk di perut demi menyelamatkan Yordan. Akibatnya, dia bukan hanya kehilangan anak, tetapi juga tak bisa punya keturunan seumur hidup. Saat itu, Yordan berlutut di sampingnya dengan mata merah dan berkata, "Aku nggak butuh anak. Aku cuma butuh kamu seorang!" Suara bergetar Yordan yang sampai sekarang masih terngiang-ngiang di benak Dhea, kini hancur tak bersisa karena pemandangan di depan mata!
Short Story · Romansa
6.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Tunangan Dan Sahabat yang Mengacuhkan Kematianku

Hari ketiga setelah aku meninggal, tunanganku menerima telepon untuk mengidentifikasi jenazah. Dengan nada tidak sabar, dia berkata, "Kalau sudah mati, ya mati saja. Kuburkan dulu, baru kabari aku." Polisi tak berdaya, lalu menelepon orang kedua yang tercantum sebagai kontak darurat, yaitu teman masa kecilku. Dia tertawa dingin. "Benaran mati? Tapi soal mengurus mayat, bukan urusanku juga, 'kan? Langsung saja dibakar, terus abunya dibuang." Sampai akhirnya, foto jenazahku tersebar di internet. Dalam semalam, rambut tunanganku dan teman masa kecilku sama-sama memutih.
Short Story · Romansa
1.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Kebahagiaan setelah Badai

Kebahagiaan setelah Badai

Suatu hari, Rachel Sonya mendengar percakapan suaminya, Zack Gundam, dengan asistennya. “Pak Zack, sejak Anda merancang agar lengan nyonya terluka, dia sudah sangat sulit untuk mengambil kuas. Sekarang Nona Selvia sudah menggantikan posisi nyonya sebagai pelukis terkenal.” “Sekarang lengan nyonya di ambang nekrosis, apakah Anda yakin ingin terus mengelabuinya dan nggak mau menyembuhkan lengan nyonya?” Zack menjawab dengan suara jernih dan dingin. "Hanya ini yang bisa kulakukan untuk mengukuhkan posisi Selvia sebagai pelukis jenius. Aku hanya bisa menggunakan sisa hidupku untuk mengkompensasi pengorbanan Rachel." Saking terkejutnya, Rachel sampai mundur beberapa langkah. Dia tidak percaya dia telah tertipu selama tiga tahun oleh sang penyelamat dalam hatinya. Toh semua cinta hanyalah kebohongan, maka sudah saatnya dia pergi.
Short Story · Romansa
7.660.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Luka yang Terulang 99 Kali

Luka yang Terulang 99 Kali

Saat aku terkena radang usus buntu akut, orang tua, kakak, dan tunanganku sedang sibuk merayakan ulang tahun adikku. Di luar ruang operasi, aku menelepon berkali-kali mencari kerabat untuk menandatangani formulir persetujuan, tapi semua orang menolak panggilanku dengan kejam. Setelah menutup telepon, tunanganku mengirim pesan. [Hana, berhenti bercanda. Hari ini ulang tahun ke-18 Wulan. Tunggu habis pesta dulu, kalau mau bicara.] Aku pun meletakkan ponselku dan dengan tenang menandatangani namaku pada formulir persetujuan. Ini sudah ke-99 kalinya mereka meninggalkanku demi Wulan. Kalau begitu aku ingin meninggalkan mereka juga. Aku sudah tidak sedih lagi atas sikap mereka yang pilih kasih. Sebaliknya, aku menuruti setiap permintaan mereka. Mereka semua mengira aku semakin pengertian, tapi mereka tidak tahu bahwa aku akan pergi selamanya.
Short Story · Romansa
10.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Kematian Tragisku Menyadarkan Kakakku

Kematian Tragisku Menyadarkan Kakakku

Saat tubuhku dimutilasi, aku berusaha untuk menelepon kakakku. Ketika aku hampir kehilangan kesadaran, dia menjawab panggilan dengan kesal. "Ada apa lagi?" "Kak, tolong ...." Sebelum aku selesai berbicara, dia sudah menyelaku. "Kenapa kamu begitu suka berulah? Pesta ulang tahun Yeri akan diadakan pada akhir bulan. Kalau kamu nggak datang, aku akan menghabisimu!" Setelah berkata demikian, dia langsung mengakhiri panggilan. Aku sudah tidak sanggup menahan rasa sakit dan memejamkan mata untuk selamanya, air mata masih mengalir dari sudut mataku. Kak, kamu tidak perlu membunuhku, aku sudah mati.
Short Story · Realistis
8.4198.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Hadiah yang Kusiapkan Untuk Suamiku

Hadiah yang Kusiapkan Untuk Suamiku

Di sebuah acara kumpul-kumpul kecil bersama teman-teman, suamiku, Charles Gunandi ditanya teman baiknya dengan bahasa Prancis, “Wanita simpananmu sedang hamil dua bulan, kamu mau gimana tangani?” Bibir Charles melengkung, sambil dengan penuh perhatian mengupas udang dan mengambil sayur untukku. Lalu dia menjawab dalam bahasa Prancis, “Jenny tidak suka anak-anak, aku akan menyuruh Shinta melahirkan anak itu dan membesarkannya di luar negeri, agar bisa punya ahli waris.” Aku sambil memakan udang, air mata mengalir di pipiku. Charles bertanya dengan panik, “Jenny, kamu kenapa?” Aku menghapus air mataku dan menjawab sambil tersenyum, “Saus udangnya terlalu pedas.” Tapi saus udang itu jelas-jelas hanya kecap asin, air mataku menetes karena aku mengerti bahasa Prancis.
Short Story · Romansa
6.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Kejutan Spektakuler Untuk Keluargaku

Kejutan Spektakuler Untuk Keluargaku

Aku meninggal pada hari ulang tahunku sendiri. Namun, orang tuaku dan suamiku sama sekali tidak menyadarinya. Mereka malah sedang sibuk menyiapkan pesta ulang tahun untuk adik kembarku dengan sepenuh hati. Ketika adikku dikelilingi semua orang untuk memilih gaun pesta, aku diikat erat dan dilempar ke dalam ruang bawah tanah. Dengan seluruh tenaga yang tersisa, aku menekuk jariku yang hampir patah, lalu dengan susah payah memasukkan empat angka: 9395. Itu adalah kode darurat sederhana yang dulu pernah kusepakati bersama suamiku, Willy. Itu adalah sebuah sinyal yang harus dia mengerti jika aku berada dalam bahaya. Tak pernah kuduga, pada akhirnya, kode itu benar-benar kupakai. Namun, Willy tidak percaya. Dia membalas dingin. [ Valerie, cuma karena aku nggak bawa kamu beli baju baru, kamu sampai berakting begini? Gaun tahun lalu masih bisa kamu pakai. Sampai jumpa nanti di pesta, jangan bikin ribut. ] Dia tidak tahu bahwa gaunku sudah lama digunting habis oleh adikku. Dia juga tidak tahu bahwa satu detik setelah dia menutup telepon, nyawaku sudah melayang. Jadi, pada malam pesta ulang tahun itu, aku memang tidak pernah muncul. Namun ketika semua orang melihat hadiah ulang tahun yang sudah kusiapkan terlebih dahulu untuk adikku ... mereka semua langsung kehilangan akal.
Short Story · Romansa
2.3K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
4445464748
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status